Pakar-pakar sains Eropa Barat dan AS mengakui bahwa sains modern dewasa ini 
dimulai oleh saintis-'ulama Muslim pada abad-abad IX-XII Masehi yang menjadi 
researchers, dosen-dosen akademik di universitas di Alexandria, Toledo, 
Alahambra, Bagdad, Buchara, Cairo, Isfahan, Yerusalem, Syria dll. Pada 
awal-awal abad XI Masehi para raja-raja dan gereja-gereja Eropa Barat 
mengirimkan para sarjana belajar di universitas Islam. Kemudian di Barat mereka 
terjemahkan karya-karya ilmiah para saintis Muslim yang nama-namanya diganti 
dengan nama para penterjemahnya. Dan banyak pula saintis Muslim yang diundang 
ke Austria, Prusia, Perancis, Scotland dan Italia untuk memberikan 
kuliah-kuliahnya. Kurikulum universitas itu diprogram oleh para saintis Muslim 
zaman-zaman itu yang kini masih menjadi penataan baku penyusunan ilmu 
pengetahuan. Kata-kata college itu adalah asal bahasa Arab: al-kuliyah.

Kira-kira begitu menurut sejarah ilmu pengetahuan (bukan suatu sikap dan 
pemikiran apologetic) hanya sayangnya karena cakar-cakaran berebut kursi 
kekuasaan dan harta di kalangan pemimoin-pemimpin politik ummat Muslim dan 
dinobatkannya Al-Dinu al-Islam sebagai "agama, religion, kepercayaan" maka 
Al-Dinu al-Islam yang rasional, logis dan dialektis berubah menjadi suatu 
kepercayaan yang dibungkus dengan peti timah magisme, mistisisme dan 
kontemplatisme. Islam menjadi banci dan membeku dan kita menjadi lelucon serta 
warga dunia klas kambing.

Jika ingin bener-bener Islam, harus berani MEMBACA alam semesta dan masyarakat 
manusia dengan menggunakan akal-fikiran dan keluar dari kamar, hanjajah deso 
milang kori mlebu alas gung liwang-liwung nggoleki susuhing angin (begitu kata 
ki dalang).

Wassalam,
A.M


  ----- Original Message ----- 
  From: RM Danardono HADINOTO 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 27, 2007 5:31 PM
  Subject: [ppiindia] Bacalah! - Re: soal mencari "fosil tulang gajah" di 
(sekitar) Mekkah


  Mas, kalau perintah "bacalah" itu benar benar diberikan, maka, umat 
  yang disuruh baca itu akan menjadi nomor satu dalam bidang research 
  & development, penuntun dalam ilmu pengetahuan dan falsfah.

  Tapi apa yang terjadi, mayoritas bangsa bangsa yang disuruh baca 
  ini, adalah bangsa terbelakang dalam jajaran komunitas warga dunia..

  What was going wrong?

  --- In [email protected], "Radityo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Mas Marconi,
  > 
  > Kalau wahyu pertama kepada Muhammad adalah "Bacalah!!!"
  > 
  > Kenapa Muhammad kok tetap buta huruf ya sampai akhir hayat?
  > Berarti beliau kan malas belajar membaca ya..
  > 
  > Tapi ada versi lain bahwa Muhammad sebenarnya pintar baca tulis, 
  > cuma ada kesalahan interpretasi dari para sahabat Nabi. Ada juga 
  > yang bilang itu untuk menghina Nabi. 
  > 
  > Untuk berniaga hingga ke kota lain kan paling tidak beliau musti 
  > bawa list belanjaan yang rinci. 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > --- In [email protected], "A. Marconi" <a.marconi@> wrote:
  > >
  > > Nimbrung nih,
  > > 
  > > Problim paganisme atau kemusyrikan dan kekafiran adalah 
  > problematika ketidaktahuan manusia atas mulabuka kehadiran 
  > lingkungannya dan dirinya sendiri. 
  > > 
  > > Problim utama manusia yang perlu dipecahkan adalah anjuran 
  firman 
  > Allah swt agar manusia mempergunakan akal dan fikirannya dalam 
  > meemahami kehadiran dirinya dan alam lingkungannya. Mau atau tidak 
  > mau mempergunakan akal fikirannya guna mengerti dan memahami 
  dirinya 
  > dan alam lingkungannya. Dalam hal ini ada kebebasan yang 
  ditawarkan, 
  > tidak dipaksa, sebab hukum Allah swt sudah ditetapkan semenjak 
  > proses penciptaan alam semesta dimulai. Seluruh alam semesta 
  tunduk 
  > patuh sukarela atau terpaksa kepada hukum tersebut (ber-Islam). 
  > Sebagian besar manusia masih membantah dan menolak adanya hukum 
  > tersebut dan membuat tandingan hukum sendiri yang berupa paganisme 
  > dan isme-isme lainnya. Benar dan tidaknya isme-isme ini masih 
  terus 
  > diuji oleh hukum-hukum yang sudah dibakukan di dalam proses 
  > penciptaan yang hingga kini masih berlangsung dan mengalir ke masa 
  > datang (al-ahirat) dan Socrates bilang "Pantharhe".
  > > 
  > > Jika ingin tinggal di "jannah" maka kuasai ilmu pengetahuan dan 
  > seluruh aplikasinya dalam kehidupan dan pergunakan untuk 
  > mengenal "wajah" Allah swt. Itulah sebabnya wahyu pertama kepada 
  > Muhammad adalah "Bacalah!!!"
  > > 
  > > Wassalam,
  >



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.5.10/774 - Release Date: 4/23/2007 
5:26 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke