ups.. yg bener neh, om? jadi pengen ngelamar buruh ke sono neh... :)
salam, ananto On 5/1/07, RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, aris > solikhah <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > Tulisan ini dibuat dalam rangka memperingati hari Buruh, 1 Mei > tentan bagaimana syariat Islam mengatur tentang pekerja atau buruh > dan semisalnya. Alhamdulillah. > > ---------------------------------------------------------- > --------------------------------------- > > Hak Pekerja > > > > > > > > > > ''Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah > menentukan antara penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami > telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa > derajat, agar sebagian mereka mempergunakan sebagian yang lain...'' > (QS Az-Zukhruf [43]: 32). ---- dibusek---- > > Wah mbak Aris, kok repot repot to? memperbaiki nasib buruh kok > menunggu petunjuk dari langit pakai syariat syariatan.. > > Di Jerman, yang tak pernah kenal syariat, buruh sangat makmur dan > terlindung. Upah minimun Euro 800. Teransuransi full, terhadap > risiko sakit, kecelakaan, pengangguran. Juga mendapat pensiun yang > cukup. Libur satu tahun 4 minggu. hari Buruh 1 Mei libur (walau > lebih kapitalis dari Indonesia yang Muslim ini). > > Rata rata mereka memiliki kendaraan bermotor, tak sedikit yang mampu > membeli Mercedes. Buruh dalam kategori skilled worker seperti > tehnisi tehnisi, meraih upah sampai Euro 2000 sebulan atau lebih. > > Jangan lupa: upah dibayarkan 14x setahun: extra dibulan Juni > (santunan libur) dan bulan desember (santunan Hari natal).. > > Gimana mbak? Beranikah buruh Muslim sedunia menyaingi? kalau perlu > ikuti petunjuk langit yang mbak tulis... > > salam > > danardono > > PS Ini lebih hebat lagi di Austria, Denmark, Swiss dan negara negara > Skandinavia. Sipembuat perundang undangan perburuhan 100% memakai > otak sekular, tak menunggu wahyu langit.. > > Tanyakan mas imuchtarom itu yang hidup di Duisburg, sentra industri > berat Jerman.. > > > [Non-text portions of this message have been removed]

