Amazing! in england! The topic of dicussion is  The Struggle for Unity and 
Authority in Islam Reviving the Caliphate. Anybody knows what's it result? 
  
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=291871&kat_id=23
   
  Ketua Muhammadiyah Jadi ‘’Think Thank‘’ Islam di Inggris


  London--RoL-- Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin menjadi salah satu 
tokoh pemikir atau think thank dalam acara diskusi meja bundar (round table 
discussion) yang bertemakan ?The Struggle for Unity and Authority in Islam 
Reviving the Caliphate yang berlangsung selama dua hari 3-5 Mei bertempat di 
Wilton Park Steyning, West Sussex, Inggris. 
   
  Diskusi meja bundar yang diikuti 30 peserta dari berbagai negara seperti 
Inggris, Amerika Serikat , Saudi Arabia, Perancis, Nigeria, Irak itu digelar 
Wilton Park Conference yang merupakan lembaga think thank Inggris bekerja sama 
dengan Centre for Naval Analyses, Vrginia AS. "Saya tadi berbicara mengenai 
perspektif Islam tentang Khilafah "Perspectives on the Caliphate Today," sistem 
kekuasaan pemerintah Islam sebagai satu alternatif yang tengah berkembang," 
ujar Din Syamsuddin kepada ANTARA London, kamis malam melalui telepon dari 
tempat konperensi. 
   
  Dikatakannya, diskusi meja bundar itu mengangkat tema aktual dalam wacana 
global serta juga isu yang berkembang dalam kelompok Islam tertentu. Masyarakat 
internasional, khususnya di Dunia Barat, ingin sekali mengetahui tentang 
lembaga kepemimpinan politik Islam sehubungan dengan maraknya wacana dan ide 
perlunya khilafah di era moderen dewasa ini, ujarnya.
   
  Dalam diskusi meja bundar itu juga tampil sebagai pembicara Abdelwahab El 
Affendi , peneliti senior Pusat studi Demokrasi di Universitas Wesminster, yang 
menulis buku "Who needs an islam State," London. Wilton Park Conperence 
merupakan lembaga pemikiran yang pertama kali diperkenalkan oleh Winston 
Churchill 60 tahun lalu itu aktif menyelenggarakan berbagai forum dalam 
membangun demokrasi dan dialog internasional dan rekonsilasi paska konflik.
   
  Didaerah pedesaan yang dikelilingi dengan pemandangan yang indah dengan 
bangunan gedung tua yang telah dimodernisasi , setiap konperensi yang diadakan 
dibatasi antara 50 sampai 70 peserta dengan tujuan para peserta aktif dalam 
diskusi. Menurut Din Syamsuddin, kehadirannya memang tidak ada kaitannya dengan 
Forum Indonesia-UK Islamic Advisory Group yang dibentuk antara pemerintah 
Indonesia dan Inggris dimana ia menjadi salah satu anggotanya.
   
  Akan tetapi ia resmi datang sebagai ketua umum dari organisasi kemasyarakat 
Islam di Indonesia dan juga sebagai guru besar Universitas Islam Negeri 
Jakarta. Berbicara tentang Islam di Inggris, guru besar UIN Jakarta mengakui 
bahwa perkembangan Islam di Britania Raya sangat pesat banyak kreativitas yang 
muncul seperti adanya Bank Islam, lembaga sosial dan kemasyarakatan Islam dan 
juga mulai adanya pejabat yang beragama Islam didalam pemerintahan.
   
  "Perkembangan Islam di Inggris ini akan menjadi model bagi negara negara di 
Eropa," ujar Din Syamsuddin lagi menambahkan bahwa Islam bisa menjadi jembatan 
dalam prkembangan peradaban di Barat. Diakuinya sayangnya Islam di Inggris 
masih sulit dilepaskan dari identitas masing masing- negara yang membawanya dan 
bahkan warna Islam yang konservatif dinilai tidak sejalan dengan peradaban 
Barat.
  Diharapkannya , Indonesia dengan penduduk Islam terbesar di dunia bisa 
menjadi jembatan , apalagi dengan dibentuknya Forum Indonesia-UK Advisory Group 
oleh pemerintah kedua negara hasil dari kunjungan PM Tony Blair saat bertemu 
dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2006 . Antara
  yto 

   


Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
pustaka tani
 prohumasi
 nuraulia

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke