Judul Buku : Princess
Sub Judul : Kisah Tragis Putri Kerajaan Arab Saudi
Penulis : Jean P. Sasson
Ukuran: 12.5 X 19 cm, SC
Harga: Rp. 40.000,-
Halaman: 388
ISBN: 979-1238-36-7
KISAH NYATA
Putri Sultana benar-benar seorang Putri Saudi yang sangat dekat hubungannya
dengan Raja. Ia menjalani hidup yang kontradiktif: dikelilingi perhiasan dan
dayang-dayang, namun tak memiliki kebebasan sama sekali.
Ia adalah seorang tawanan dalam sangkar emas tanpa hak suara, tanpa kuasa untuk
mengendalikan hidupnya sendiri. Takdirnya benar-benar bergantung pada belas
kasihan laki-laki dalam keluarganya—ayah, saudara laki-laki, dan suaminya.
Untuk pertama kalinya, perempuan Saudi dari keluarga kerajaan membeberkan kisah
nyata yang ada dalam sebuah masyarakat yang tertutup. “Putri Sultana” membuka
tabir yang mengejutkan, tentang kawin paksa, perbudakan seks, dan kebiadaban
laki-laki terhadap kaum Hawa.
Inilah sebuah kisah nyata yang tak akan pernah Anda lupakan.
Surat dari Putri Sultana
Yang Saya cintai, para pembaca Princess
Ketika saya menulis kata-kata ini, saya tersenyum puas karena anda membaca
cerita tentang masa kecil sampai awal perkawinan saya. Semenjak saya masih
seorang gadis kecil yang tak dicintai ayah, dan menderita karena kakak
laki-laki yang jahat, saya sangat ingin menceritakan pada seluruh dunia betapa
banyaknya gadis-gadis muda Saudi yang hidup dirundung kesedihan atau marah
karena saudara laki-laki mereka sangat dicintai sementara mereka, sebagai anak
perempuan, diabaikan.
Saya hidup sebagai seorang Putri, meskipun begitu saya tidak punya banyak
pilihan. Ayah saya hanya mencintai anak laki-lakinya. Saya sangat ingin
dicintai ayah, namun apa pun yang saya rasakan dan katakan sama sekali tak
mengubah ketakacuhannya pada saya.
Meskipun tak terpelajar, orangtua saya adalah keluarga kerajaan, sehingga
semua kebutuhan saya terlengkapi, seperti pendidikan, makanan, pakaian dan
perhiasan yang indah. Saya dikeliling oleh kakak perempuan yang penuh kasih.
Dan ibu yang sangat baik selalu berusaha melindungiku dari laki-laki dalam
keluarga kami. Saya sangat beruntung dibanding kebanyakan gadis kecil lain.
Saya hampir tidak bisa membayangkan bagaimana gadis-gadis muda Saudi lain
bertahan dalam hidup mereka. Saya mengenal gadis-gadis muda yang dipaksa
menjadi istri ketiga atau keempat seorang laki-laki tua. Saya mengenal
perempuan muda yang langsung dicerai ketika didiagnosa memiliki penyakit
serius. Beberapa dari perempuan ini adalah para ibu, dan anak-anak mereka
diambil dari pangkuannya dan dibesarkan oleh perempuan lain. Saya mengenal
gadis muda yang dibunuh oleh anggota keluarganya tak lain hanya karena
merasakan adanya kelakuan yang tak senonoh.
Saya juga mengetahui begitu banyak cerita tragis. Anda akan mengetahui
cerita-cerita ini dalam ketiga buku yang membahas tentang kehidupan saya, dan
kehidupan perempuan-perempuan yang saya kenal.
Anda mungkin bertanya: bagaimana kekejaman seperti itu bisa terus terjadi di
negara kaya minyak di mana setiap warga negara menjadi terpelajar dan
tercerahkan? Saya percaya bahwa sebagian besar laki-laki di negara saya ingin
mengatur semua orang di sekeliling mereka. Tindakan-tindakan seperti itu
didukung oleh ulama yang dengan sengaja membelokkan kata-kata Nabi tercinta
kami, Nabi Muhammad, (semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan padanya)
untuk satu-satunya tujuan, membuat perempuan tetap tak berdaya dan patuh.
Hanya sedikit kemungkinan bagi kami untuk dapat melakukan perubahan. Kami
perempuan Saudi membutuhkan pertolongan Anda. Karena Sebagian besar dari kalian
hidup di negara-negara di mana anda bisa meminta dengan tegas agar pemerintahan
di negri anda menuntut perubahan pada salah satu patner politik dan ekonomi
negara kalian, yaitu Arab Saudi
Namun kami perempuan Saudi bukanlah satu-satunya masyarakat yang membutuhkan
pertolongan kalian. Ketika saya mengetahui tentang status perempuan di seluruh
dunia, saya terkejut mengetahui bahwa banyak perempuan di negara-negara lain
juga mendapat perlakuan buruk dari laki-laki. Gadis muda dari Laos dan Kamboja
serta Thailand dipaksa masuk dalam perdagangan budak seks. Bayi-bayi perempuan
di Cina yang hidup di lereng bukit menderita kelaparan. Bidan-bidan di India
dibayar untuk mematahkan tulang belakang bayi perempuan, karena keluarga hanya
menginginkan anak laki-laki. Perempuan Amerika sering dibunuh oleh kekasih atau
suami yang cemburu. Saya sangat terluka mengetahui semua itu, karena mengetahui
semua itu membuat saya sakit dan sedih.
Kita semua harus bekerja sama untuk menciptakan perubahan pada bumi ini. Kita
harus terus melakukannya sampai setiap anak perempuan diterima dengan baik
sebagaimana anak laki-laki.
Saya berdoa semoga Allah mengabulkannya.
Putri Sultana Al Saud
_________________________
“Kebenaran yang mengejutkan di balik kehidupan terselubung perempuan Saudi
Arabia.
Sebuah pengungkapan yang jujur tanpa tedeng aling-aling.”—Sunday Express
“Princess adalah sebuah buku yang mengejutkan.”—People Magazine
“Sangat menarik, padat, berani, kaya akan detail ...”—Publishers Weekly‘
Siapa pun yang tak begitu peduli pada hak-hak asasi manusia akan merasa buku
ini sangat meremukkan hati.”—Betty Mohmoody, Penulis Not Without My Daughter
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]