Kalau diniatkan sungguh-sungguh sebenarnya negara kita juga 
bisa menggratiskan, tapi kenapa malah sebaliknya.
  -------------------------------------------------------------
   
  http://www.republika.co.id/Online_detail.asp?id=293169&kat_id=23
   
   
        Senin, 14 Mei 2007  14:45:00
Banyuasin Sumsel Gratiskan Biaya Pendidikan SD, SMP dan SMA Sejak 2002

  Yogyakarta-RoL-- Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan sejak 2002 
menggratiskan biaya pendidikan di SD, SMP dan SMA negeri bagi seluruh siswa, 
dan sejak 2006 sekolah swasta semua tingkatan dan madrasah juga gratis dari 
biaya pendidikan.

Pendidikan gratis tersebut dikatakan Bupati Banyuasin H Alex Noerdin di sela 
seminar 'Pendidikan untuk Semua' di Yogyakarta, Senin (14/5).

Ia mengatakan, selain digratiskan dari biaya pendidikan, siswa juga memperoleh 
buku tulis dan buku pelajaran sekolah secara cuma-cuma.

Menurut dia, penggratisan tersebut bukan karena kabupatennya kaya atau memiliki 
dana anggaran berlebih, tetapi semata-mata karena komitmen pemerintah daerah 
pada dunia pendidikan dengan menanggung seluruh biaya pendidikan yang ada di 
daerah setempat. 

"Bukan karena kaya atau miskin sebagai pertimbangan suatu daerah menggratiskan 
atau tidak menggratiskan biaya pendidikan, tetapi tergantung pada komitmen 
pemerintah daerahnya terhadap dunia pendidikan," katanya. 

Kata Noerdin, pendidikan gratis itu juga tidak lantas menurunkan mutu 
pendidikan, karena terbukti pada 2006 dari 104 siswa kelas III SMA di Banyuasin 
semuanya lulus ujian akhir nasional (UAN), dan 64 persen di antaranya diterima 
di sejumlah perguruan tinggi negeri seperti di Universitas Sriwijaya (Unsri) 
Palembang dan bahkan sebagian diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) 
Yogyakarta. 

"Ini membuktikan bahwa pendidikan gratis tidak menurunkan mutu, dan para 
lulusannya mampu meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," kata dia.

Ia menyebutkan di Kabupaten Banyuasin ada sekitar 119.000 siswa SD, SMP dan 
SMA/SMK. Jumlah sekolah untuk SD ada 450 sekolah, SMP 98 sekolah, dan 36 
SMA/SMK, semuanya tersebar di 11 kecamatan. 

Menurut dia, pada 2002 Pemkab Banyuasin menganggarkan dana untuk sektor 
pendidikan sebesar 20,01 persen atau Rp131,1 miliar dari total APBD sebesar 
Rp655,3 miliar. 

Kemudian pada 2007 untuk sektor pendidikan dianggarkan 21,74 persen atau 
Rp345,6 miliar dari total APBD Rp1,5 triliun lebih. 

"Dari anggaran sektor pendidikan sebesar itu dana yang digunakan untuk 
menggratiskan biaya pendidikan seluruh siswa dari tingkat SD hingga SMA sebesar 
25 persen," katanya. 

Alex Noerdin juga mengatakan pemkab dalam waktu dekat akan mendirikan 
politeknik yang biaya pendidikannya juga gratis bagi seluruh mahasiswanya. 

Kata dia, untuk tahap awal akan dibuka dua jurusan yaitu akuntansi dan 
teknologi informasi. "Politeknik ini didirikan bekerjasama dengan Institut 
Teknologi Bandung, Universitas Sriwijaya dan Nanyang University Singapura," 
katanya. antara
  

abi 

                               BERITA LAIN         •   Penundaan Pengumuman 
Cagub PDIP Sumut Miliki Dua Indikasi

         •   Seleksi Kompetisi Matematika Antarbangsa Wilayah III Dipusatkan di 
IPB

         •   Orang Nomor Dua di Kehakiman AS Mundur

         •   Diknas Banten: Perusahaan Wajib Ikutsertakan Karyawan Wajar 
Sembilan Tahun

         •   Yonarmed dan Yonkaf Perkuat Kekuatan TNI di NTT

         •   47 Mahasiswa Bersaing Rebut Tiket Olimpiade Matematika

         •   Jelang Masa Libur Harga Tiket Pesawat Naik 50 Persen

         •   Empat Prajutit AS Tewas dalam Serangan di Irak

         •   Dadullah Digantikan Oleh Adik Laki-lakinya, Mullah Bakht Mohammad

         •   Cheney Lihat Dukungan Arab Guna Stabilkan Irak

                        •        Edisi Kemarin                 -->         
           function load() {    lebar = (window.screen.availWidth / 2) - 250;   
 tinggi = (window.screen.availHeight / 2) - 200;    window.open('cahaya.htm', 
"", 
"toolbar=0,location=0,menubar=0,scrollbars=1,resizable=0,width=500,height=286,left="
 + lebar + ",top=" + tinggi);       }       -->   -->           


Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
pustaka tani
 prohumasi
 nuraulia

       
---------------------------------
Give spam the boot. Take control with tough spam protection
in the all-new Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke