*http://www.kompas.com/* <http://www.kompas.com/>
**
*Kecerdasan Dapat Dilihat dari Panjang Jari *

*SINGAPURA, JUMAT* - Untuk menilai cepat kecerdasan seseorang, lihatlah
perbandingan panjang jari manis dan jari telunjuknya. Penelitian terbaru
menyebutkan, seorang anak yang memiliki jari manis lebih panjang daripada
jari telunjuk cenderung memiliki kemampuan matematika yang lebih tinggi
daripada kemampuan verbal dan bahasa. Jika perbandingannya sebaliknya, anak
umumnya memiliki kemampuan verbal seperti menulis dan membaca yang lebih
baik dibandingkan matematika.

Menurut Mark Brosnan dari Universitas Bath, panjang jari-jari tangan
merefleksikan perkembangan bagian-bagian di otak. Para ilmuwan telah lama
mengetahui bahwa pertumbuhan jari-jari tangan manusia berbeda-beda
tergantung kadar hormon testosteron dan estrogen di dalam rahim saat bayi
dikandung ibunya.

Kadar testosteron yang tinggi diyakini mendukung perkembangan bagian otak
yang berhubungan dengan kemampuan matematika dan pandang ruang. Hormon itu
pula yang menyebabkan jari manis tumbuh lebih panjang.

Estrogen juga mendorong efek yang sama pada bagian otak namun yang
berhubungan dengan kemampuan verbal. Namun, hormon ini juga mendukung
pertumbuhan jari telunjuk sehingga lebih panjang daripada jari manis.

Untuk menguji hubungan kecerdasan dengan rasio panjang jari tangan, Brosnan
dan koleganya membandingkan hasil tes scholastik (SAT), semacam psikotes di
sini, kepada calon siswa yang mendaftar sekolah dengan panjang cap jari
setiap siswa yang telah diminta sebelumnya. Mereka mengukur panjang
jari-jari secara teliti menggunakan jangka sorong yang memiliki tingkat
ketelitian 0,01 milimeter.

Kemudian, rasio panjang jari dipakai untuk memperkirakan perbandingan kadar
testosteron dan estrogen. Hasil tes siswa laki-laki dan perempuan
dipisahkan.

Mereka menemukan hubungan yang jelas antara tingginya paparan testosteron -
terlihat dari panjang jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk -
dengan nilai uji matematika yang tinggi. Juga tingginya paparan estrogen
dengan kemampuan bahasa dan verbal pada sebagian besar anak perempuan.

"Rasio panjang jari memberitahu kita gambaran mengenai kemampuan pribadi
yang berhubungan dengan kognitif (daya pikir)," ujar Brosnan yang akan
melaporkan temuannya dalam British Journal of Psychology. Pada penelitian
selanjuntya, ia akan mempelajari hubungan antara rasio panjang jari dengan
perilaku seperti teknophobi, karir, dan disleksia.


Sumber: LiveScience.com
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke