*http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=765*<http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=765> ** *SKADRON UDARA 31 LANUD HALIM PERDANAKUSUMA KERAHKAN 4 PESAWAT HERCULES DUKLAT PPRC* **
"Skuadron Udara 31 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma mengerahkan 4 pesawat C-130 Hercules dengan 98 personil awak pesawat dan personil Jumping Master dan Paskhasau ke Tarakan, Kalimantan Timur untuk mengangkut pasukan-pasukan TNI yang akan diterjunkan di daerah operasi", demikian Sambutan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Amirullah Amin pada apel khusus pemberangkatan peserta pada Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) 2007 di Apron Skadron Udara 31 Lanud HaIim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (22/5). PPRC merupakan suatu komando tugas gabungan TNI yang dibentuk khusus dengan tugas pokok melaksanakan tindakan cepat dalam menghadapi ancaman nyata diberbagai daerah tertentu, dalam rangka menangkal, pencegah awal serta untuk menghancurkan musuh yang mengganggu kedaulatan wilayah NKRI. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma mengharapkan kepada para peserta yang terlibat dalam mengikuti latihan PPRC ini untuk harus senantiasa memelihara dan meningkatkan kualitas kesiapan operasional satuannya, baik yang menyangkut kesiapan personil, maupun materiil dengan tingkat profesional dan semangat keprajuritan yang tinggi yang dilandasi oleh integritas, jiwa, karsa dan semangat pengabdian yang mantap serta kekompakan dan soliditas satuan yang utuh. Disamping itu dalam mengikuti latihan ini haruslah diawaki oleh prajurit-prajurit yang tidak pernah diragukan akan profesionalitas dan prajunit-prajurit yang penuh dengan dedikasi dan disiplin yang dilandasi dengan loyalitas yang tidak tergoyahkan. Mencermati perkembangan keamanan nasional kedepan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma mengatakan yang patut diwaspadai adalah masalah disintegrasi bangsa, khususnya yang menyangkut separatisme baik yang masih berbentuk ide atau wacana politik maupun yang telah dimanivestasikan dalam bentuk gerakan bersenjata. Disamping itu masalah lain yang menyangkut integritas dan kedaulatan negara adalah pelanggaran wiIayah nasional yang dilakukan oleh, pihak-pihak asing baik melaluil darat, laut maupun udara yang berindikasi antara lain masalah ekonomi, politik ataupun masalah-masalah lainnya seperti kegiatan intelejen militer dan sebagainya. *Kapentak Lanud Halim Perdanakusuma* [Non-text portions of this message have been removed]

