saling bantah dan saling tuding antar pejabat, sesungguhnya merupakan cermin 
budaya kita yang tidak tahu malu, bandingkan dengan budaya di korea dan di 
jepang, dimana kalo ada pejabat yang dituduh korupsi atau bahkan 
menyalahgunakan wewenang dan kemudian pejabat yang bersangkutan mengundurkan 
diri bahkan tidak sedikit yang bunuh diri, terakhir bagaimana seorang mentri 
mundur gara-gara main golf ketika ada demo buruh, luar biasa !!!
  try sutrisno ketika menjabat wapres pernah berucap kalo budaya mundur bukan 
budaya kita, jadi gak perlu ditiru, yang terakhir kita saksikan adalah 
kepanikan para pemimpin kita soal begitu banyaknya petinggi di negeri ini yang 
menerima dana siluman yang ternyata duit rakyat, lucunya ada pejabat tinggi 
yang 'keukeuh' tidak merasa menerima dana itu, walau anak kecil juga tahu untuk 
posisi setinggi dia mana mungkin dia menerima langsung, paling tidak panitia 
sukses nya yang menerima dana tersebut, jadi saya ingat statement Suharto tempo 
hari kalo dia tidak punya uang sepeser pun, padahal duitnya yang dia colong 
dari negeri ini sudah atasnama anak-anaknya, salahsatunya yang lagi 
diperebutkan di london sana, sebagian sudah dicairkan lewat bantuan Hamid 
Awaludin dan Yusril Ihza Mahendra.
  lantas kita pura-pura bego dan lupa...sialan tak tahu malu, yang laennya 
bungkam pura-pura tidak tau.
  what a country ??????
   
  salam
  iwan 

       
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke