Diplomasi Howard menyebut: "kesopanan yang sepatutnya", bahasa Belandanya 
adalah Fatsoen, atau Etika, Tata-krama dan aturan Protokoler, yang dalam 
bahasa sehari-hari disebut "kurang ajar"!

Karena arogansi sudah menihilkan segala nilai-nilai kesopanan, maka insiden
"jebakan" terhadap Sutiyoso akhirnya back fired ...


http://www.detik.com/indexberita/indexfr.php


31/05/2007 11:06 WIB
Howard Berusaha Redakan Ketegangan Soal Insiden Sutiyoso
Rita Uli Hutapea - detikcom

Sydney - Ribut-ribu mengenai insiden yang dialami Sutiyoso saat berada di
Sydney mendapat tanggapan dari Perdana Menteri (PM) Australia John Howard.
Pemimpin negeri Kangguru itu berusaha meredakan ketegangan diplomatik atas
masalah tersebut.

Howard mengatakan, tim koroner Australia yang melakukan pemeriksaan
bertindak secara independen, terlepas dari pemerintah.

Namun ditegaskan Howard, kesopanan yang sepatutnya harus dilakukan saat
mereka menjalankan tugas. Demikian disampaikan Howard kepada para wartawan
Australia, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (31/5/2007).

Diingatkan Howard, Sutiyoso datang sebagai tamu pemerintah New South Wales
(NSW). Karena itu premier NSW akan menyampaikan pernyataannya di parlemen
mengenai isu tersebut pada Kamis 31 Mei ini.

"Apakah proses yang semestinya telah dijalankan dalam kesempatan itu
merupakan tugas pemerintah New South Wales untuk menjelaskannya," tandas
Howard.

Gubernur Sutiyoso digerebek oleh polisi Australia saat sedang beristirahat
di kamar tempatnya menginap di Hotel Shangri-La, Sydney. Sutiyoso diminta
untuk hadir sebagai saksi dalam sidang kasus Balibo, Timor Timur. (ita/nrl)


Baca juga:
Boikot Produk & Sweeping Gentayangi Warga Aussie di RI
Pemerintah New South Wales Tak Akan Minta Maaf pada Sutiyoso
Water Canon & Ratusan Polisi Sambut Pendemo di Kedubes Aussie


Kirim email ke