Innalillahi wa inailaihi rojiun Semoga arwah Huang Ju diterima disisiNya...
--- In [email protected], "Sandy Dwiyono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > * > http://www.antara.co.id/arc/2007/6/2/rakyat-beijing-terkejut- dengan-meninggalnya-wakil-pm-huang-ju/ > *<http://www.antara.co.id/arc/2007/6/2/rakyat-beijing-terkejut- dengan-meninggalnya-wakil-pm-huang-ju/> > ** > ** > *Rakyat Beijing Terkejut dengan Meninggalnya Wakil PM Huang Ju* > > *Beijing (ANTARA News)* - Sejumlah masyarakat Beijing mengaku terkejut > mendengar khabar meninggalnya Wakil Perdana Menteri China Huang Ju, pada > Sabtu (2/6) pukul 02.03 waktu setempat di Beijing. > > Sejumlah warga China mengaku mendengar kematian tokoh partai Partai Komunis > China (CPC) dari berita di radio dan televisi yang hampir setiap saat > menyiarkan kematiannya, demikian ANTARA melaporkan dari Beijing, Sabtu. > > Wang Zhao, salah seorang warga Beijing, mengatakan dirinya cukup terkejut > mendengar meninggalnya Wakil PM China tersebut walaupun dirinya sudah > mengetahui bahwa negarawan tersebut telah cukup lama menderita sakit. > > "Saya mendengar meninggalnya Huang Ju pagi ini dari televisi dan saya > menyampaikan turut berduka cita," katanya. > > Hu Yong, seorang warga yang tinggal di Distrik Chaoyang, mengatakan dirinya > juga terkejut mendengar kematian Huang Ju setelah pagi ini menyaksikan > berita di salah satu televisi bersama keluarganya. > > Sejumlah televisi di Beijing beberapa kali menyiarkan berita kematian Wakil > PM Huang Ju dan sejumlah media massa "on line" juga tidak ketinggalan > menyiarkan berita tersebut dan menjadikan berita utama. > > Kantor Berita Xinhua melaporkan, Wakil Perdana Menteri China Huang Ju, orang > nomor enam dalam garis komando Partai Komunis, yang berkuasa di China, > meninggal Sabtu pagi dalam usia 69 tahun. > > Berita kematian yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat menyebut Huang > sebagai "anggota luar biasa CPC (Partai Komunis), pejuang lama yang teguh > dan pemimpin kondang partai serta negara". > > Kendati kondisi kesehatan para pemimpin China telah lama menjadi rahasia > negara, pemerintah pada Maret tahun lalu mengumumkan bahwa Huang menerita > sakit dan tak dapat melaksanakan fungsi resminya. > > Menurut laporan yang tersebar luas, Huang menderita kanker pankreas. > > Penampilan terakhirnya di hadapan umum ialah saat Kongres Rakyat Nasional > pada Maret, ketika ia mendesak delegasi dari Shanghai agar mendukung upaya > anti-korupsi Presiden Hu Jintao, yang telah mengakibatkan pemecatan anak > didik Huang, Chen Liangyu. > > Chen, pengganti Huang sebagai orang nomor satu partai di Shanghai, adalah > pejabat tertinggi Partai Komunis yang dipecat karena korupsi di China dalam > lebih dari satu dasawarsa. > > Huang mendapat tugas dalam masalah ekonomi di China ketika ia muncul dalam > jajaran elit Komite Tetap Politbiro pada 2002. > > Obituari yang dikeluarkan secara resmi oleh Sentral Komite CPC, menyebutkan > bahwa Huang Ju, lahir September 1938, di Jiashan, Provinsi Zhejiang, > bergabung dengan CPS Maret 1966 dan lulus menjadi insinyur mesin dari > Universitas Qianghua. > > Sejak 1995 hingga 2002, Huang menduduki anggota Sentral Komite Biro Politik > CPC dan Sekretaris Komite CPC Pemerintahan Shanghai. > > Dalam November 2002, dia terpilih sebagai anggota Komite Tetap di Biro > Politik Sentral Komite CPC dalam Kongres Nasional CPC ke-16. > > Huang diterima sebagai Wakil Perdana Menteri Dewan Negara, dalam sidang > paripurna ke-7 KOngres Rakyat Nasional ke-10, Maret 2003. > > Sejak 1963 hingga 1982, Huang bekerja di dua pabrik di Shanghai dan dalam > periode tersebut di dipromosikan sebagai seorang teknisi permesinan dan > wakil manajer. > > Ia diterima sebagai wakil direktur pada Biro Industri Permesinan dan Listrik > Shanghai antara tahun 1982 dan 1983. > > Sejak 1983 hingga 1984, dia menduduki anggota Komite Tetap pada CPC Komite > Pemerintahan Shanghai dan sekretaris pada Komite Partai Kerja Industri > Pemerintahan Shanghai.(*) > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

