Setujuuu, Amerika yang mula mula didik dan persenjatai mereka, 
sekarang tembakan jebluk kebelakang ha ha

Dulu dimasa Cold War, umat Islam sedunia adalah konconya AS, melawan 
dunia kiri, melawan semua yang progressive, juga melawan Indonesia 
dibawah bung Karno, konco dalam banjir darah tahun 65an. Sekarang 
kualat! Konco menghantam tuannya sendiri...

Salam

danardono


--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> saya setuju, amerika ikut bertanggungjawab atas meningkatnya 
terorisme,
> tak cuma di indonesia, tapi juga di seluruh dunia.
> 
> teroris itu kebanyakan wahabi, didikan rohani saudi yang dilengkapi
> peralatan militer amerika di afganistan.
> 
> kita juga tahu bagaimana eratnya pertemanan rezim saudi dengan 
amerika.
> 
> 
> 
> At 05:37 PM 6/19/2007, you wrote:
> 
> >ISMAIL YUSANTO : TERORISME ITU DICIPTAKAN
> >
> >Oleh : Nasrul Umam Syafi'i (Syir'ah)
> >
> >Jakarta- Maraknya terjadi peledakan bom yang diduga
> >dilakukan para teroris dinilai tidak ada kecocokan
> >antara motivasi dan aksi. Ini menunjukkan terorisme
> >memang diciptakan untuk membenarkan war of terrorism,
> >perang melawan terorisme.
> >
> >Demikian yang diungkapkan Juru Bicara Hizbut Tahrir
> >Indonesia (HTI) Ismail Yusanto, kepada Syirah, Selasa
> >(12/06/07).
> >
> >Menurutnya semakin banyak bom meladak, berarti semakin
> >aneh. Karena selama ini bom yang meledak sebenarnya
> >tidak sesuai dengan motivasi pelaku, yaitu untuk
> >melawan negara Amerika Serikat.
> >
> >"Mengapa sampai saat ini semenjak bom Bali I, tidak
> >ada satupun instalasi Amerika yang kena," katanya.
> >
> >Bagi Ismail, keadaan ini meniscayaan adanya
> >ketidakcocokan antara motivasi pelaku untuk melawan
> >Amerika Serikat dengan aksi yang mereka lakukan.
> >
> >"Ini tidak cocok antara motivasi dengan fakta yang
> >ada. Enggak cocok," jelas Ismail.
> >
> >Misalnya, papar Ismail, kenapa bom meledak di
> >Denpasar, bukan di Jakarta yang tentunya banyak sekali
> >instalansi kepentingan Amerika Serikat. Ketika yang
> >menjadi sasaran adalah Kedutaan, kenapa malah Kedubes
> >Australia yang dibom. Kembalinya meledak bom Bali II,
> >ternyata juga banyak turis Australia yang menjadi
> >korban, bukan turis asing asal Amerika Serikat.
> >
> >Fenomena ini, tutur Ismail, menunjukkan bahwasannya
> >terorisme itu diciptakan untuk mendukung dan
> >membenarkan war of terrorism yang lagi genjar
> >dikampanyekan.
> >
> >Apakah mungkin Amerika Serikat dalangnya? "Sangat
> >mungkin," jawab Ismail.
> >
> >"Ini ada operasi melakukan penyusupan ke dalam
> >kelompok Islam yang mempunyai semangat melawan
> >Amerika. Setelah masuk melakukan provokasi. Ini
> >gampang sekali. Kemudian proses radikalisasi untuk
> >melakukan aksi. Agar ada stigmatisasi, bahwa Indonesia
> >adalah sarang teroris, berkait dengan pondok
> >pesantren. Kayak gitu," lanjutnya.
> >
> >Ketika ditanya apa yang harus dilakukan umat Islam,
> >Ismail memberikan jawaban, pertama, mewaspadai gerakan
> >penciptaan teroris. Karena secara syar'i, melakukan
> >pembunuhan terhadap orang dengan tanpa alasan yang
> >disyaratkan syar'i hukum haram.
> >
> >Kedua, dengan melakukan jihad dan membentuk khilafah
> >Islamiyah.
> >
> >"Karena hanya dengan khilafah kita bisa menghadapi
> >Amerika secara sepadan. Kalau tidak, kita selamanya
> >akan terus seperti ini," pungkasnya.[ ]
> >
> >SUMBER : <http://www.syirah.>http://www.syirah. com/syirah_ 
ol/online_
> >detail.php? id_kategori_ isi=1768 (Selasa, 12 Juni
> >2007)
> >
> >Satrio Arismunandar
> >Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
> >Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
> >Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627
> >
> 
><http://satrioarismunandar6.blogspot.com>http://satrioarismunandar6.
blogspot.com
> >http://satrioarismunandar.multiply.com
> >
> >"If you know how to die, you know how to live..."
> >
> >__________________________________________________________
> >Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search
> >that gives answers, not web links.
> ><http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?
refer=1ONXIC>http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC
> >
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke