Apabila saya menderita sakit, maka satu hal yg wajar apabila saya 
berusaha dgn cara apapun juga untuk mendapatkan kesembuhan, entah 
ini melalui Dr, Shinshe, penyembuhan alternativ, Reiki, Dukun, Pe-
Kun ato dgn bantuan azimat apapun juga, mulai dari minum air sakti 
s/d minum air kencing, ini bukannya bodor, melainkan kenyataan 
sobatnya mang Ucup karena ia ingin benar2 sembuh mula2 ia minum air 
dari sungai Yordan, tetapi karena tidak berhasil juga akhirnya ia 
minum air kencing dan kenyataannya ia sembuh.

Pada jaman sekarang ini lagi inflasi mujizat, hampir tiap minggu 
kita mendengar kesaksian entah ini di gereja, di TV maupun di 
internet, dimana orang disembuhkan melalui mujizat sehingga banyak 
Pdt yg membusungkan dadanya se-akan2; "Nih lihat hasil karya oweh!" 
dan merasanya dirinya udah jadi nabi tulen, padahal yg membuat 
mujizat bukanlah sang Pdt melainkan Yesus, nama Yesus lah yg 
seharusnya dimuliakan bukan nama Pdt nya. Walaupun bagaimana 
saktinya sang Pdt, tetapi kenyataannya saya belum pernah melihat 
seorang Pdt yg mampu membuat mujizat dimana dompet saya mejadi penuh 
dgn duit Euro bukannya Rp lho, padahal kanker (kantong kering) itu 
juga sebenarnya merupakan penyakit.

Bagaimana kita sebagai orang awan bisa membedakan, antara kesembuhan 
ilahi ato kesembuhan setan ato kesembuhan bodong?

Kesembuhan itu ada tiga macam yg secara natural ato kesembuhan 
biasa, melalui Dr, pengobatan dll-nya. Dan untuk kesembuhan biasa 
itu pasti akan membutuhkan waktu ato proses, mungkin saja dgn 
bantuan doa, sang pasien bisa lebih cepat sembuh, tetapi ini masih 
tetap bisa dikategorikan sebagai kesembuhan biasa, jadi bukannya 
mujizat.

Sedangkan "Kesembuhan Psikologis" orang bisa saja menjadi sembuh 
karena di brain washing melalui pembangkitan emosi menggunakan musik 
yg keras dan lagu2 yg nyanyiannya di-ulang2 mirip mantera, ditambah 
dgn khotbah2 yg menggerakkan emosi seperti bhs lidah dan juga self-
suggestion tentang 'iman' (penyugestian diri sendiri, bahwa dirinya 
akan sembuh / sudah sembuh), dsb. Hal-hal ini memang bisa 
menyebabkan terjadinya kesembuhan secara psikologis terhadap 
penyakit2 ygg memang disebabkan oleh hal2 psikologis! Tetapi, begitu 
emosinya turun (kembali seperti semula), penyakitnya akan kembali / 
kambuh lagi. Karena itu, ini pada hakekatnya bukan suatu kesembuhan. 
Ini hanya kesembuhan semu saja berdasarkan sugesti ato kesembuhan 
efek plasebo . 

Hippocrates (bapak ilmu kedokteran dari abad ke-5 SM) mencatat 12 
kasus yg disebut pseudocyesis. Dia menemukan 12 wanita, karena 
keinginan hamilnya sangat besar, lantas membayangkan dirinya hamil. 
Olala, haid pun langsung terhenti, disusul menggembungnya kandungan. 
Hanya saja, tanpa satu jabang bayi pun yang mengoek.

Kesembuhan ilahi (supranatural) adalah kesembuhan yg terjadi secara 
mujizat tanpa bantuan Dr maupun obat, harus sembuh secara tokcer 
jadi bukannya secara berangsur dan bisa sembuh secara total, kalho 
orang buta bisa melihat tetapi masih harus pakai kacamata minus 30 
ato orang budeg bisa dengar tetapi masih harus menggunakan alat 
bantu seperti hearing aids, ato orang lumpuh bisa jalan tapi harus 
pakai kursi roda, itu namanya bukan kesembuhan ilahi, begitu juga 
kalho udah sampai dirumah ato setelah menjelang beberapa saat 
penyakitnya balik kambuh lagi itu namanya penyembuhan bo'ongan.

Untuk kesembuhan ilahi tidak dibutuhkan azimat ato benda2 tertentu, 
seperti yg dianjurkan oleh para Pe-Kun (Pendeta Dukun) Oral Roberts -
 Penginjil TV dari Amerika, pernah mem-bagi2kan 6 juta kantong 
plastik berisi air kepada semua pengikut-nya di seluruh Amerika, dan 
dalam siaran khotbah TV nya ia mengajak mereka untuk ber-sama2 
memecahkan kantong plastik itu pada bagian tubuh yang sakit untuk 
menyembuhkannya. Sedangkan Pekun lainnya mem-bagi2kan saputangan yg 
telah di doakan yg disebut sebagai 'miracle prayer cloth' (= kain 
doa mujijat), dgn ajuran ambillah sapu tangan tsb dan letakkanlah di 
bawah bantalmu dan tidurlah di atasnya malam ini. Atau letakanlah 
pada tubuhmu atau pada orang yang engkau cintai, maka paling lambat 
esok harinya penyakit pasti akan hilang, jadi mirip koyo bintang 
tujuh begitu. 

Anda bisa membedakan antara Hamba Tuhan benaran dan Pekun (Dukun yg 
pakai jubah Pdt/Romo), apabila ia menyuru Anda untuk melakukan hal2 
seperti, berdoa dlm keadaan telanjang, ato berdoa pada hari ato jam 
tertentu, ato Anda diberikan mantera2 walaupun itu kutipan dari 
Alkitab sekalipun, disuru menempatkan salib/rosario dibawah bantal, 
ato menawarkan minyak cap kampak, walaupun mereka menganjurkan untuk 
menggunakan nama Yesus sekalipun juga.

Karena tidak ada satu ayatpun yg menganjurkan agar kita menggunakan 
azimat atau metoda tertentu untuk mendapatkan kesembuhan ilahi, 
boro2 menuntut menggunakan azimat, tuntutan harus percaya kepada 
Yesus pun sekalipun; tidak diharuskan untuk mendapatkan kesembuhan 
ilahi ini! Lihat saja berapa banyak orang yg telah disembuhkan oleh 
Yesus tanpa mereka harus bertobat sebelumnya maupun sesudahnya! 
Tidak ada satupun ayat dlm Alkitab yg menganjurkan/menyuru ato 
mengijinkan kita untuk menggunakan jimat, maklum pada saat ini sudah 
banyak sekali dukun yg membuka praktek di dlm gereja dimana antara 
lain memberikan saputangan yg sudah di doakan ataupun jimat2 lainnya 
kepada jemaatnya.

Maranatha
Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org

Kirim email ke