sudah dikatakan berulangkali bahwa al kitab itu produk yg bersalahan, dan hasil
created oleh manusia dan bukan wahyu Allah, masih ngeyel, ini lah yg dikatakan
dogma sesat itu.
"Menyamakan DiriNya dengan Allah?"
------------------------------------------------------------
AYAT lain yang diajukan untuk mendukung Tritunggal adalah
Yohanes 5:18. Di sana dikatakan bahwa orang-orang Yahudi
(seperti dalam Yohanes 10:31-36) ingin membunuh Yesus karena
ia "menyamakan diriNya dengan Allah."
Tetapi siapa yang mengatakan bahwa Yesus menyamakan dirinya
dengan Allah? Bukan Yesus. Ia membela diri menghadapi
tuduhan-tuduhan palsu ini langsung dalam ayat berikutnya
(19): "Maka Yesus menjawab mereka, katanya: ... 'Anak tidak
dapat mengerjakan sesuatu dari diriNya sendiri jikalau tidak
Ia melihat Bapa mengerjakannya.'"
Dengan ini Yesus menunjukkan kepada orang-orang Yahudi bahwa
ia tidak sama dengan Allah dan karena itu tidak dapat
bertindak atas prakarsanya sendiri. Dapatkah kita
membayangkan seseorang yang setara dengan Allah Yang
Mahakuasa berkata bahwa ia "tidak dapat mengerjakan sesuatu
dari diriNya sendiri?" (Bandingkan Daniel 4:34, 35.)
Menarik, bahwa ikatan kalimat dari Yohanes 5:18 maupun 10:30
menunjukkan bahwa Yesus membela dirinya terhadap
tuduhan-tuduhan palsu dari orang-orang Yahudi, yang seperti
para penganut Tritunggal, mengambil kesimpulan-kesimpulan
yang salah!
ri2fw
Gabriella Rantau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Spt jelas dikatakan oleh Alkitab, Yesus adalah Tuhan (2nd
manifestation of Tuhan yg ECHAD) yg mengosongkan dirinya dan menjadi manusia.
Sbg manusia dia mengalami segala macam perasaan: kecewa, marah, lapar-haus,
sakit dan mengalami pencobaan. Bedanya Yesus tidak pernah berdosa, tidak
bercacat cela.
Dlm berbagai situasi dia dg jelas menyatakan bhw kalo dia mau, dia bisa
mendatang pasukan malaikat untuk mengalahkan musuh2nya dan menyelamatkan
dirinya, tetapi hal ini tidak dia lakukan. Dia setia dg tugas-misinya:
mengajarkan Hukum Kasih dg memberikan teladan, bahkan sampai dg mati di kayu
salib untuk mengembalikan hubungan baik antara manusia dan Allah Bapa (1st
manifestation of Tuhanyg ECHAD).
Selama masa pelayanannya, Yesus melakukan banyak mujizat tidak untuk
kebaikan/ keselamatan dirinya tetapi untuk menunjukkan kekuasaan Allah Bapa yg
mengutusnya kpd manusia.
Gabriela Rantau
PS Tolong diforward ke Pak Tohari Munawar.
boniek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
SEBUAH LAGI PERTANYAAN
Bagaimanakah penjelasannya bahwa Yesus itu benar-benar Allah
dan sekaligus benar-benar manusia? Dapatkah dua tabiat yang
hakekatnya sama sekali berbeda, menjadi satu? Apakah
percampuran itu tidak menjadikan Yesus "setengah Allah" atau
"setengah manusia," yang berarti pula bukan Allah dan bukan
manusia? (Tohari Musnamar)
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
---------------------------------
Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all
webmail accounts. Find out more.
[Non-text portions of this message have been removed]