menarik sekali,

saya pribadi masih menyimpan keingintahuan yg besar thd kehidupan
diluar bumi.
untungnya, terbukti dari penemuan orang2 ilmuwan Swiss tahun ini akan
'bumi' baru yg bernama Gliese 581C di konstelasi libra.
disana terlihat adanya lautan dan benua, serta karbondioksida.
hanya saja jaraknya yg luar biasa jauh, masih menjadi hambatan
terbesar utk berkunjung kesana.

tapi apabila disana sudah ada populasi manusia yg lebih cerdas dr
orang bumi, mungkin mereka sudah bisa melihat kita disini.

keberadaan alien adalah manusiawi, dan kemungkinan besar memang mereka
ada diluar sana.

karena smp saat ini, manusia belum pernah mampu utk menemukan batas
galaxy.





--- In [email protected], "mangucup88" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Makhluk Luar Angkasa dalam berbagai macam film lebih dikenal dengan 
> sebutan Alien dan dalam bhs Inggris disebut Extraterrestrial. Dalam 
> tulisan ini „Makhluk Luar Angkasa" akan saya singkat menjadi ET. 
> Apakah terbuktikan bahwa ET itu ada ? Bagaimana rupanya ET itu ? 
> Apakah ET itu sebenarnya illah yang kita sembah ? Kapan kita bisa 
> bertemu dengan ET ? 
> 
> Kata Alien diserap dari bhs Latin = alienus (makhluk luar) begitu 
> juga kata Extraterrestrial = bhs Latin (Extra Terrestri) = diluar 
> bumi. Berdasarkan ramalan dari para ilmuwan yang bekerja di proyek 
> Institut Pencarian Kecerdasan di Luar Bumi - Search for 
> Extraterrestrial Intelligence Institute (SETI), di Mountain View, 
> California, selambat-lambatnya kita sudah akan bisa berkomunikasi 
> dengan ET di th 2025 mendatang ini.
> 
> Maka tidaklah heran apabila Sir Paul Mc Cartney, David Bowie, dan 
> Michael Jackson tengah menyiapkan sebuah konser „Signals to Space 
> Concerts' guna menjalin kontak dengan ET. 
> 
> Konon para ilmuwan University of California, Berkeley telah 
> mendapatkan minimum 150 sinyal yang mungkin berasal dari masyarakat 
> dengan kecerdasan tinggi di luar bumi. Agar bisa menemumkan sinyal 
> yang dipancarkan oleh ET, mereka harus meneliti dan memilah-milah 
> dari sinyal sebagian besar bintang yang berjumlah 100 milyar di 
> galaksi ini. Untuk ini mereka membutuhkan teknologi canggih, seperti 
> teleskop radio Allen Telescope Array seluas satu hektar yang akan 
> dibangun, dan mikrochip amat kuat yang bisa memilah-milah sinyal 
> tersebut. Mereka yakin teknologi itu akan ada dalam dua dekade 
> mendatang.
> 
> Manusia percaya akan adanya ET sudah sejak jaman Mesir Purbakala, 
> Tiongkok, Babylon. Pujangga Yunani Thales sudah menulis hal ini pada 
> abad ketujuh sebelum Masehi. Dalam Kitab Talmud orang Yahudi; 
> tercantum lebih dari 18.000 kata hal yang berkaitan dengan ET. Dalam 
> agama Islam mungkin ET ini sama dengan jin. Dlm Alkitab juga 
> tercantum: Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat 
> sekeliling takhta, makhluk-makhluk (ET) dan tua-tua itu; jumlah 
> mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa..
> 
> Kepercayaan akan adanya ET bukan hanya sekedar bagi para penggemar 
> film Star Trek saja, melainkan didukung oleh para ilmuwan kondang 
> seperti Immanuel Kant, Benyamin Franklin maupun penulis CS Lewis. 
> Kepercayaan akan adanya ET semakin kesini semakin kuat. Berdasarkan 
> penemuan adanya lautan di Yupiter maupun bekas kehidupan di Mars 
> para ilmuwan percaya akan adanya ET, entah di Mars, Venus atau di 
> planet lainnya lagi.
> 
> Hanya perlu diketahui sampai dengan saat ini belum pernah bisa 
> dibuktikan secara ilmiah akan adanya ET yang pernah datang berkujung 
> ke bumi ini. Jadi kita hanya bisa mengira-ngira saja bentuknya 
> rupanya dari ET.
> 
> Bagaimana bentuk rupanya ET tsb, menurut Alexandra Barnett, astronom 
> dan direktur eksekutif Chabot Space and Science Center di Oakland, 
> California: "ET pasti lebih besar daripada tikus, karena tikus hanya 
> memiliki otak kecil. Mengingat semua kehidupan selalu berhubungan 
> dengan cahaya, jadi wajarlah kalau mereka juga punya mata maupun 
> anggota tubuh lainnya seperti kaki maupun tangan. Hanya yang belum 
> bisa diketahui jumlah maupun bentuk dari anggota tubuh badan mereka 
> itu" 
> 
> Banyak aliran agama yang mengharamkan kepercayaan akan adanya ET, 
> tetapi mang Ucup sendiri percaya bahwa ET itu ada. 
> 
> Allah tidak hanya sekedar menciptakan dunia saja, melainkan seluruh 
> alam semesta, jadi kenapa umat manusia tidak boleh percaya akan 
> adanya ET bukankah Tuhan itu maha kuasa, sehingga dengan mana Allah 
> juga mampu dan bisa menciptakan ET. 
> 
> Hanya satu saja yang mang Ucup tidak percaya, dimana banyak orang 
> mulai percaya bahwa illah yang kita sembah itu sebenarnya adalah 
> makhluk ET yg jauh lebih cerdas daripada manusia. Entah makhluk 
> apapun juga namanya dan sebagaimana cerdasnya sekalipun juga; 
> selainnya dari Allah seorang, tidak akan ada yang mampu menciptakan 
> bumi berikut isinya maupun seluruh alam semesta ini.
> 
>  
> Mang Ucup
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.net
>


Kirim email ke