Cintailah Kekasihku
Oleh : Mochammad Moealliem
http://www.muallimku.com
Pernahkah kiranya para pembaca berkata seperti judul yang saya tulis diatas?
Kalau boleh penulis tebak, jarang sekali diantara pembaca berkata demikian,
atau bahkan tidak ada yang akan berkata seperti itu kepada penulis, malahan
bisa jadi pembaca akan berkata "Awas! kalau kau cintai kekasihku". Padahal
kalau toh diantara pembaca bilang begitu kepada penulis, belum tentu penulis
akan mencintainya, maklum penulis orangnya agak suka sedikit pilih-pilih.he he
he.
Disisi lain seorang ibu akan berkata seperti judul diatas, bukan berarti
menyuruh suaminya menikah lagi, akan tetapi cintailah kekasihku yang menjadi
buah hatiku (anak) seorang ibu akan bangga jika anaknya dicintai orang banyak,
entah karena cerdasnya, cantiknya, atau hal yang lain. Siapa saja yang
mencintai anaknya, sang ibu akan mempermudah urusan mereka, misalkan jika butuh
bantuan seorang ibu itu akan dengan cepat membantu orang-orang yang mencintai
kekasihnya.
Cinta tak harus memiliki, begitulah kata banyak orang, dan memang cinta tak
boleh memiliki, tetapi siap untuk dimiliki. Jika kamu mencintai seseorang
bersiaplah untuk dimilikinya, maka kamu harus siap menjadi budaknya, contoh
kecilnya seorang ayah yang mencintai anaknya yang sedang lucu-lucunya, maka tak
ayal sang ayah bisa menjadi kuda yang akan ditungganginya. Huch menarik sekali
kalau mau tersenyum sebab cinta. Kata pepatah arab man ahabba syaian fahuwa
abduhu. Barang siapa mencinai sesuatu maka dia adalah budaknya.
Begitu pula cinta kepada Allah, orang-orang yang mencintai Allah akan sangat
bahagia berkata "cintailah kekasihku" dan perlu diingat bahwa cinta adalah siap
untuk dimiliki, bukanlah tepat seseorang mengaku mencintai Allah jika masih
merasa memiliki, orang-orang yang mencintai Allah adalah mereka yang siap
menjadi hamba-hambanya, seorang hamba adalah mereka yang melakukan tugas dengan
ikhlas tanpa upah, namun akan bersyukur dengan apa saja yang diberikan Sang
Tuan tanpa sebuah protes.
Orang-orang yang mencintai Allah tak ada bagi mereka rasa takut terhadap
apapun, bahkan matipun tak takut, apalagi cuma kelaparan dan kemiskinan, karena
bagi mereka, seperti itulah bukti cinta dan mereka tak punya apa-apa bahkan
mereka milik Tuannya, hartanya adalah harta Tuannya.
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.( Yaitu) orang-orang yang beriman
dan mereka selalu bertaqwa. " (QS.10:62-63)
Apa sih wali Allah itu? Wali adalah para kekasih Allah, bisa juga berarti
wakil Allah[1], sebab kata wali adalah kata yang multi makna, namun akan bisa
difahami jika kita tahu mufrod-jamaknya, dalam hal ini jamaknya kata wali
adalah auliya'.
Siapa sih wali Allah itu? "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu
bertaqwa. "(QS.10:63)
Siapakah orang-orang yang beriman itu? "Sesungguhnya orang-orang yang beriman
dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan
ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya,
sedang mereka tidak menyombongkan diri. (QS. 32:15)Lambung mereka jauh dari
tempat tidurnya, sedang mereka berdo'a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan
harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada
mereka. (QS. 32:16)Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk
mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai
balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (QS. 32:17)
6021- ÍóÏøóËóäöí ãõÍóãøóÏõ Èúäõ ÚõËúãóÇäó Èúäö ßóÑóÇãóÉó ÍóÏøóËóäóÇ ÎóÇáöÏõ
Èúäõ ãóÎúáóÏò ÍóÏøóËóäóÇ ÓõáóíúãóÇäõ Èúäõ ÈöáóÇáò ÍóÏøóËóäöí ÔóÑöíßõ Èúäõ
ÚóÈúÏö Çááøóåö Èúäö ÃóÈöí äóãöÑò Úóäú ÚóØóÇÁò Úóäú ÃóÈöí åõÑóíúÑóÉó ÞóÇáó ÞóÇáó
ÑóÓõæáõ Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó Åöäøó Çááøóåó ÞóÇáó ãóäú
ÚóÇÏóì áöí æóáöíøðÇ ÝóÞóÏú ÂÐóäúÊõåõ ÈöÇáúÍóÑúÈö æóãóÇ ÊóÞóÑøóÈó Åöáóíøó
ÚóÈúÏöí ÈöÔóíúÁò ÃóÍóÈøó Åöáóíøó ãöãøóÇ ÇÝúÊóÑóÖúÊõ Úóáóíúåö æóãóÇ íóÒóÇáõ
ÚóÈúÏöí íóÊóÞóÑøóÈõ Åöáóíøó ÈöÇáäøóæóÇÝöáö ÍóÊøóì ÃõÍöÈøóåõ ÝóÅöÐóÇ
ÃóÍúÈóÈúÊõåõ ßõäúÊõ ÓóãúÚóåõ ÇáøóÐöí íóÓúãóÚõ Èöåö æóÈóÕóÑóåõ ÇáøóÐöí íõÈúÕöÑõ
Èöåö æóíóÏóåõ ÇáøóÊöí íóÈúØöÔõ ÈöåóÇ æóÑöÌúáóåõ ÇáøóÊöí íóãúÔöí ÈöåóÇ æóÅöäú
ÓóÃóáóäöí áóÃõÚúØöíóäøóåõ æóáóÆöäú ÇÓúÊóÚóÇÐóäöí áóÃõÚöíÐóäøóåõ æóãóÇ
ÊóÑóÏøóÏúÊõ Úóäú ÔóíúÁò ÃóäóÇ ÝóÇÚöáõåõ ÊóÑóÏøõÏöí Úóäú äóÝúÓö ÇáúãõÄúãöäö
íóßúÑóåõ ÇáúãóæúÊó æóÃóäóÇ ÃóßúÑóåõ ãóÓóÇÁóÊóåõ
(HR.Bukhari 6021)
Itulah fasilitas para kekasih Allah, barang siapa memusuhinya, sama saja
memusuhi Allah. Seorang ibu pun akan memusuhi orang-orang yang memusuhi kekasih
hatinya (anaknya), Seorang presiden akan memusuhi orang-orang yang memusuhi
anak buahnya. Apalagi kita yang masih muda, tentu saja akan memusuhi
orang-orang yang memusuhi kekasih kita.
Maka jika hendaknya kita ingin menjadi kekasihNya, kita harus mengambil media
agar bisa dekat denganNya, diantaranya melakukan segala yang telah diwajibkan
bagi kita, serta melakukan aktifitas tambahan, serta mencintai orang-orang yang
mencintaiNya, dan yang pasti mencintaiNya melebihi cinta kita pada selainNya.
Orang-orang yang telah dibuat cinta kepada Allah (maaf karena manusia takkan
bisa cinta kepada Allah tanpa izinNYA) maka dia akan menjadi wayang, ucapannya,
pendengarannya, gerak tangannya, gerak kakinya, dan pandangan matanya adalah
dari Sang Dalang. Mereka hanyalah media Sang Dalang, menyalahkannya sama saja
menyalahkan sang dalang.
Kalau dijadiin lagu mungkin jadi begini:
Aku ini adalah diriMu
Cinta ini adalah cintaMu
Jiwa ini adalah jiwaMu
Rindu ini adalah rinduMu
Darah ini adalah darahMu
Tak ada yang lain selain DiriMu
Yang selalu ku puja
Ku sebut namaMu
Di setiap hembusan nafasku
Dengan tanganMu aku menyentuh
Dengan kakiMu aku berjalan
Dengan mataMu ku memandang
Dengan telingaMu aku mendengar
Dengan lidahMu aku bicara
Dengan HatiMu aku merasa
Begitulah sifat para kekasih Allah, tak ada yang dia suka kecuali Allah
semata. Dan ketika Allah telah mencintainya maka dia akan menjadi milikNYA,
seperti yang saya tulis diawal bahwa cinta adalah siap untuk dimiliki bukan
memiliki. Allah bukanlah miliknya, tapi dialah milikNYA.
Alliem
Cairo, Rabu 11 Juli 2007
Jadikan aku milikMu
---------------------------------
[1] Lihat kamus kontemporer Arab-Indonesia (al 'asri)h.2040.
Mochammad Moealliem
http://www.muallimku.com or http://www.muallimku.tk
Bergabunglah! di Komunitas Sahabat Lintas Batas, http://www.kangguru.tk/
[Non-text portions of this message have been removed]