Cuplikan tulisan dari Nurfarid, Mahasiswa Universitas Islam Al Azhar, New 
Damietta, Mesir. yang dimuat di Opini Republika Jumat, 06 Juli 2007

Masa Depan Islam 

Masa depan Islam adalah tema yang sangat menarik untuk kita bahas pada saat 
ini. Sejak runtuhnya Khilafah Ustmaniyah di Turki, umat Islam menjadi 
kehilangan pengaruh di mata dunia. Pascatumbangnya Uni Soviet dan diperkuat 
oleh serangan 11 September 2001, Islam dianggap sebagai satu-satunya ideologi 
yang menjadi ancaman dunia, khususnya Barat. Hingga hari ini kita saksikan 
nasib umat Islam dirongrong oleh macan-macan dunia seperti AS, Eropa, dan Rusia 
yang satu sama lain saling menancapkan taring pengaruhnya di dunia Islam.
Dari kenyataan ini muncullah suatu pertanyaan, masih adakah harapan bagi umat 
ini untuk menyongsong masa depannya yang cerah dan gemilang yang bebas dari 
intrevensi dan tekanan asing? Masih adakah harapan bagi umat ini untuk memimpin 
dan menjadi guru dunia untuk yang kedua kalinya? Maka, berangkat dari sini, 
penulis merasa tergugah untuk menyampaikan dan meyakinkan pembaca akan suatu 
kenyataan bahwa masa depan hanyalah milik umat Islam. 

Menjawab tantangan
Masa depan Islam sangat di tentukan oleh kemampuan umat Islam untuk menjawab 
semua tantangan yang dihadapinya. Dalam hal ini umat Islam perlu merenungkan 
beberapa poin berikut. Pertama, umat harus kembali kepada Alquran dan Sunnah. 
Kedua, dunia Islam harus mampu berperan sebagai pengendali kebijakan politik 
negaranya, dan berani menolak segala intervensi serta tekanan asing. Politik 
adalah pintu utama yang paling mudah bagi suatu negara untuk bisa melewati 
semua tantangan yang ada.
Ketiga, dari sekarang umat Islam harus mulai menanam agar bisa menuai di masa 
depan. Karena sebagaimana ditulis Ahmad Ar Riswani dalam makalahnya Masa Depan 
Islam dan Islam Masa Depan (Darul Fikr, Bairut, 2003) bahwa apa yang kita 
kerjakan sekarang adalah apa yang akan kita tuai di masa depan. Artinya kita 
harus membangun umat ini, dengan memberikan pendidikan yang sehat dan benar, 
sehingga terwujudlah generasi Muslim yang unggul dan berkualitas.
Keempat, umat Islam harus berdialog dengan peradaban lain khususnya peradaban 
Barat, kemudian menjelaskan kepada mereka bagaimana ajaran Islam yang 
sebenarnya. M Sa'id Ramadhon Al Buthi dalam artikelnya Masa Depan Islam dan 
Tantangan Masa Kini (Darul Fikr, Bairut, 2003) menyarankan agar umat Islam 
meyakinkan Barat bahwa Islamlah yang mampu menjaga mereka dari kehancuran. 
Kelima, umat Islam wajib membebaskan bumi Palestina dari jajahan Zionis Israel 
dan bumi Irak-Afganistan jajahan Amerika.


       
____________________________________________________________________________________
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for 
today's economy) at Yahoo! Games.
http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke