Mantan Perdana Menteri dan negarawan Singapura, Lee Kuan Yew, direncanakan akan hadir pada acara Indonesia Towards the Big Five, yang diselenggarakan pada Kamis, 26 Juli 2007, di Auditorium Menara Bank Mega, Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A, Jakarta selatan. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Forum. Ini adalah acara yang sangat langka. Para pimpinan News Trans TV dan Trans-7 (Trans Corp) akan hadir di acara itu. Sungguh suatu keberuntungan. Lee Kuan Yew, yang kini menjabat Minister Mentor Republic of Singapore, bersedia meluangkan waktu berbicara di depan anggota Yayasan Indonesia Forum serta dengan jajaran karyawan grup Para, yang mencakup Trans Corp. Meskipun resminya tidak lagi menjabat PM, Lee Kuan Yew adalah tokoh yang sangat berpengaruh. Ucapan dan masukannya tetap menjadi pegangan para pemimpin Singapura sekarang, sehingga kunjungan informalnya ke Indonesia kali ini kerap ditafsirkan macam-macam. Termasuk, dugaan bahwa ia ingin mempengaruhi proses penuntasan kesepakatan kerjasama pertahanan Indonesia-Singapura, yang kini mandeg dan terkatung-katung. Yang pasti, kita bisa belajar banyak pada kepemimpinan Lee Kuan Yew, yang sukses membawa Singapura dari sebuah negara kecil,yang semula sama tidak majunya dengan Indonesia, tetapi lalu berhasil masuk ke deretan Negara industri baru dengan tingkat penghasilan per kapita yang sangat tinggi. Salah satu penyebab kegagalan Indonesia, saya pikir, adalah soal leadership atau kepemimpinan. Sejak era Bung Karno, Indonesia tak punya pemimpin yang punya visi jauh ke depan, determinasi, dan konsistensi, sehingga kita pun ambruk dalam krisis multi dimensi. Lebih gawat lagi, ketika negeri-negeri tetangga kita di Asia Tenggara mulai bangkit, kita masih terpuruk di lumpur yang sama. Lee Kuan Yew, seperti juga Mahathir Mohamad di Malaysia, adalah pemimpin yang otoriter. Bisa dibilang tak ada kebebasan pers di Singapura dan Malaysia, misalnya. Soeharto di Indonesia juga otoriter. Tetapi keotoriteran Lee dan Mahathir dimbangi visi jauh ke depan, yang dilaksanakan secara konsisten, tekun, dan serius. Sedangkan keotoriteran Soeharto tidak diimbangi visi jauh ke depan, kecuali sekadar mendukung misi jangka pendek (membesarkan bisnis anak-cucu dan kroni). Mungkin itu sebabnya, Singapura dan Malaysia kini maju di depan kita, yang dulu pernah menjadi gurunya. Petronas Malaysia dulu belajar ke Pertamina. Tapi coba sekarang bandingkan, prestasi Petronas dengan Pertamina! Lee Kuan Yew bukannya tanpa kelemahan dan kekurangan. Tapi urusan kita sekarang bukan membahas kelemahan Lee atau Mahathir, tetapi hal-hal positif yang bisa kita pelajari dari mereka, yang bisa mendorong kita maju! ***
Satrio Arismunandar Producer - News Division, Trans TV, Floor 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com http://satrioarismunandar.multiply.com "If you know how to die, you know how to live..." ____________________________________________________________________________________ Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469 [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

