*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0707/23/071807.htm
Indonesia Bawa Pulang Satu Medali Emas Olimpiade Fisika JAKARTA, KOMPAS*- Meski harus melalui persaingan yang sangat ketat dengan 73 negara peserta Olimpiade Fisika Internasional atau IPhO Ke-38 di Isfahan, Iran,* Tim Olimpiade Fisika Indonesia* atau TOFI tetap mampu membawa pulang medali emas ke Tanah Air. Kelima pelajar Indonesia yang ikut dalam IPhO tanggal 13-21 Juli lalu berhasil mempersembahkan satu medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu. Pada IPhO Ke-37 di Singapura tahun lalu, Indonesia berhasil menyabet empat medali emas dan satu medali perak. Bahkan, predikat peraih nilai tertinggi atau absolute winner yang sangat bergengsi juga disabet TOFI. Srisetiowati Seiful, Direktur Humas Yayasan TOFI, di Jakarta, Minggu (22/7), mengatakan, meskipun harus puas membawa pulang satu medali emas, Indonesia merupakan satu dari 22 negara lain yang berhasil merebut 37 medali emas dalam IPhO kali ini. "Persaingan kali ini memang sangat ketat. Persiapan negara-negara lain juga terus meningkat. Meskipun demikian, TOFI tetap bisa mempertahankan tradisi emas," jelas Sri. Medali emas untuk Indonesia dipersembahkan M Firmansyah Kasim (SMA Athirah Makassar) yang meraih 45,7 poin dan berhasil duduk di peringkat 16. Adapun perak diperoleh Rudi Handoko Tanin (SMA Sutomo 1 Medan), Musawwadah Muhktar (SMA Negeri 78 DKI Jakarta), dan Yosua Michael Maranatha (SMA Negeri 3 Yogyakarta). Perunggu diraih David Halim (SMA Xaverius Bandar Lampung). Peraih Absolute Winner kali ini Youngjoon Choi dari Korea dengan nilai 48,8 poin. Peraih medali emas terbanyak adalah China dengan empat emas, disusul Rusia dengan 3 emas. (ELN) Sumber: Kompas [Non-text portions of this message have been removed]

