*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0707/23/091123.htm



Teleskop Hubble Petakan Mineral di Bulan*

Untuk mengukur kandungan oksigen yang mungkin dapat diekstrak dari tanah di
permukaan Bulan, para ilmuwan akan memetakannya menggunakan teleskop ruang
angkasa Hubble. Data yang dihasilkan mungkin berguna saat pembangunan koloni
mulai dilakukan di sana tahun 2012 nanti.

"Para ilmuwan ruang angkasa berusaha memetakan konsentrasi mineral kaya
titanium dioksida yang terdapat di permukaan Bulan," ujar Jim Garvin dari
Pusat Penerbangan Ruang Angkasa Goddard NASA di Maryland, AS. Oksigen yang
dapat diekstrak darinya mungkin dapat dihirup untuk bernapas atau sebagai
komponen bahan bakar roket.

Mereka dapat menggunakan citra ultraviolet permukaan BUlan yang dibuat
Hubble untuk memetakan distribusi titanium dioksida. Sebab, citra
ultraviolet menunjukkan pola yang mirip dengan konsentrasi titanium dioksida
yang terukur dari sampel yang diambil awak misi Apollo beberapa tahun lalu.

Saat tim membandingkan data ultraviolet dengan kadar titanium dioksida dari
sampel Apollo, mereka menemukan kandungan di dataran rendah antara 6 hingga
8 persen. Sedangkan di dataran tinggi sekitar 2 persen.

Pengukuran langsung dari Bumi tidak dapat dilakukan karena atmosfer
mengganggu pembacaan citra ultraviolet. Karena itu digunakan Hubble yang
berada di orbit. Tim peneliti akan memetakan sebagian area yang dekat dengan
titik pendaratan Apollo 15 dan 17.

"Citra ultraviolet kami dengan tingkat kalibrasi yang tinggi akan menjadi
panduan untuk pemetaan yang akan dilakukan wahana LUnar Reconnaissance
Orbiter milik NASA pada 2008," ujar Garvin.


Sumber: Newscientist
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke