Dear Friends, Berikut percakapan antara saya dengan Nicholas dan Asrul di Yahoo Messenger dengan topik MATA KETIGA, dan hubungannya dengan KEPASRAHAN, dan ENERGI ALAM SEMESTA. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan lainnya. (Leo).
+++++++++++++ MATA KETIGA DAN KEPASRAHAN N = Nicholas L = Leo N: Siang Bang Leo! L: Siang Mas Nicholas! N: Mas, lihatkan sy dong? L: Ok aja, PD dunk! N: Kemarin habis kemasukan sy bang, bikin lemes gitu. L: Kemasukan what? N: Nggak tahu apa, mungkin sumber energi baru. Sering, hampir setiap minggu pasti dapet yang baru gitu. L: Sumber energi kok bikin lemes? N: Ya nggak tahu, setelah masuk baru deh semangat lagi. Tapi ketika sebelumnya lemes, ya nggak kerasa apa2 sih setelahnya, cuma energi terasa bertambah saja. Lihatkan dong pak, emangnya ada apa sih kok bisa begitu? L: Hm, kayaknya anda harus bertambah pasrah. Kalau gak mau semakin pasrah, akibatnya akan semakin lemes. Ini ada hubungannya dengan koneksitas antara ruh Illahi dan ruh kita yang terbuka bersamaan dengan Mata Ketiga. Kalau Mata Ketiga terbuka, semakin kita bertahan untuk menjadi "Diri" kita, maka justru akan semakin "jatuh". Jatuh habis-habisan sampai akhirnya kita mau "menyerah" dan terangkat "naik" kembali. Dijalani saja mas, memang seperti itu jalannya. Jadi, jangan berpikir bahwa Mata Ketiga itu adalah jalan emas penuh dengan bunga mawar dan melati. Gak geetuh kok. Mata Ketiga adalah jalan Ikhlas dan Pasrah. Dan itu bukan cuma di bibir saja. Kalau cuma di bibir saja akibatnya akan lemes. Tanpa tenaga. Tanpa daya. Sampai akhirnya kita mau "menyerah total". Ketika penyerahan total itu terjadi, kita bahkan tak akan perduli lagi "Diri" kita yang sejati itu yang mana. We won't care about ourselves anymore. Gak akan mencari-cari lagi. Bahkan, kita akan bisa sampai pada kesimpulan bahwa "Diri" kita itu tidak ada. Nothing. And Nothing means Everything. Could you follow what I mean? N: Oh ya pak, terima kasih. Pak, sy ada rapat dulu, sy mohon ijin pak, terima kasih atas petunjuknya. Bye! +++++++++++++ MATA KETIGA DAN ENERGI ALAM SEMESTA A = Asrul L = Leo A: Selamat siang, sibuk nggak nih pak? L: Lumayan, dengan siapa ini? A: Asrul, Cilegon. Boleh tanya sedikit, pak? L: Silahkan Mas! A: Kalau pertanyaan berat, sudah banyak terjawab lewat tanya jawab yang diposting bapak dalam percakapan di YM dengan beberapa murid baru. L: Terus? A: Saya yang ringan saja, pak. Kalau menurut perasaan saya, saya dominan di unsur tanah, betul apa tidak ya pak? Saya sudah pernah belajar tenaga dalam, reiki, kundalini tapi rasanya kok lain ya dengan mata ketiga dari bapak, setiap hari saya baca postingan pak Leo selalu tegang di jidat. Kenapa ya pak?, Apakah frekwensi mata ketiga saya masih kurang selaras dengan punya Pak Leo? atau penyamaan frekwensi masih terus berlangsung? L: Well, ya anda memang kuat di unsur tanah. Kalau jidat yang kenyut2 itu, ignore aja deh. Aku sendiri seperti itu all the time, so what? Yang penting Mata Ketiganya itu jalan terus kan? Rasa di titik antara kedua alis itu cuma bonus saja kok. Ada yang seperti itu, ada juga yang tidak. Tapi memang kalau sedang "ON" sekali, rasanya seperti ditarik di titik itu. Keras sekali rasa ditariknya itu. Aku seh udah biasa, so it won't be a problem. Cuma, aku juga mau share sama temen2 lain bahwa sebaiknya rasa kenyut2 itu gak usah dipandang too special. Itu cuma semacam indikator saja. Tapi gak mutlak also. A: Tapi fenomenon itu muncul setiap hari, dan bahkan ketika saat saya intip YM, Pak leo sedang on line... walau sebentar menampakkan on line, juga saat membaca postingan2 Pak Leo. Sekarang saya sudah agak lama nggak berlatih. Dengan macam macam energi, kira kira akan ada pertentangan atau benturan di dalam nggak antara berbagai macam energi tersebut? L: Hm, patokannya begini. Kalau berbenturan, biarkan saja, nanti energi yang gak keruan yang akan rontok sendiri. Kalau anda memiliki Energi dari Mata Ketiga yang lebih halus itu, otomatis segala energi gak keruan yang asalnya cuma dari Bumi itu akan rontok sendiri. Segala jimat, pengasihan, kanuragan,... dsb itu akan rontok sendiri. So what? A: Begitu.. L: Ya, memangnya kenapa? A: Bukannya kundalini, energi ilahi ataupun mata ketiga berasal dari sumber yang sama? L: Hm... semuanya memang energi alam semesta. Tapi ada energi alam semesta "tingkat bawah", dan ada energi alam semesta "tingkat tinggi". Energi yang berasal dari Mata Ketiga adalah energi alam semesta yang tingkatnya paling tinggi. Aku cuma bisa bilang begitu saja. It was as simple as I could state it. A: Pak, kalau someday saya minta rekon mata ketiga, tapi tempatnya yang dekat jalan tol, bisa nggak pak? Yang mudah dijangkau dari cilegon? L: Hm, ketemu aja di PIM. Bisa juga di Plaza Senayan atau Senayan City. Bisa juga di CHITOS atau di Plaza Indonesia. Well, many places are possible actually, cuma paling sering memang di PIM... Dari Cilegon, masuk tol keluar di Trisakti. Dari situ masuk tol dalam kota, keluar di Plaza Semanggi. You know Plaza Semanggi, yang letaknya persis di pinggir Bundaran Semanggi? That's yang paling gampang kalau dari Cilegon. Habis dari situ langsung masuk tol lagi,.. dan bisa langsung keluar di Cilegon. A: Tidak dalam waktu dekat ini, sesudah musim sekolah atau sesudah lebaran nanti. L: It's ok for me.. So, if you have no more question, I'll have other things to do now. Bye! A: OK, terima kasih. +++++++++++++ [Leo adalah alumnus UI dan PennState, seorang praktisi PSIKOLOGI TRANSPERSONAL. Untuk membuat appointment, please contact him at HP number: 0818-183-615. E-mail: <leonardo_rimba@ yahoo.com>. Tentang REKON MATA KETIGA, please see these link: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1046>. Tentang PROFILE Leo, please see this link: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/992>. Tulisan2 Leo dengan TOPIK MATA KETIGA bisa ditemukan di milis SPIRITUAL-INDONESIA; untuk bergabung, please click this link: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/join>]. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

