*http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006115126
LOMBA KETANGKASAN WARNAI MINGGU MILITER KODAM JAYA KODAM JAYA (27/7)*- Minggu Militer merupakan program *Angkatan Darat* yang dilaksanakan di seluruh jajaran termasuk Kodam-Kodam, selama satu minggu setiap bulan pada minggu ke empat. *Kodam Jaya* pada kegiatan minggu militer bulan Juli 2007 selain dilaksanakan kegiatan penyegaran terhadap peraturan militer dasar, juga diwarnai dengan lomba bagi seluruh prajurit satuan Badan Pelaksana Kodam bertempat di Makodam Jaya Jln. Mayjen Sutoyo Cililitan Jakarta Timur, Jumat (27/7). Lomba ketangkasan yang dilaksanakan berupa lomba membalikkan drum, lomba mendorong balok, lomba mengangkat karung, lomba membalikkan ban, lomba mengangkat peti munisi, lomba menggiring bola mundur dan lomba jalan memakai bakiak. Lomba ini diikuti 5 SSK yang setiap SSKnya diwakili 2 regu dan setiap regunya 11 orang prajurit. Lomba kali ini dimenangkan oleh SSK VII sebagai juara I, SSK III sebagai juara II dan SSK VI sebagai juara III. Bagi pemenang lomba ini *Pangdam Jaya Mayjen TNI Liliek AS Sumaryo* memberikan hadiah lomba. Di sela-sela kegiatan lomba, Kepala kumdam Jaya selaku koordinator kegiatan minggu militer menyampaikan bahwa, kegiatan lomba ini merupakan variasi kegiatan minggu militer yang diselenggarakan Kodam Jaya dengan tujuan untuk meningkatkan kekompakkan, semangat, kebersamaan, persaingan yang sehat serta melatih keterampilan demikian tegas Kepala Kumdam Jaya. Peserta minggu militer di Makodam Jaya terdiri dari satuan Badan Pelaksana (Balak) yang terbagi menjadi 7 Satuan Setingkat Kompi (SSK), SSK I adalah kelompok Perwira Menengah (Pamen), SSK II kelompok Perwira Pertama (Pama), SSK III kelompok satuan Denma/Kiwal, SSK IV kelompok satuan Staf Umum, Itdam Jaya, Hubdam Jaya dan Pendam Jaya, SSK V kelompok satuan Bekangdam Jaya, Bintaldam Jaya, Babinminvetcaddam Jaya, SSK VI kelompok satuan Zidam Jaya, Paldam Jaya, Ajendam Jaya, SSK VII kelompok satuan Kudam Jaya, Kesdam Jaya, Kumdam Jaya dan Jasdam Jaya. Kegiatan minggu militer diisi dengan berbagai pengetahuan kemiliteran agar setiap prajurit selalu memiliki kemampuan dan keterampilan yang terpelihara sehingga akan selalu menjadi prajurit yang professional dalam tugasnya. [Non-text portions of this message have been removed]

