*http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=138933
Solusi Pelindung Data Digital* COMPUTRADE Technology International (CTI) kembali bermitra dengan vendor peranti lunak. Kali ini CTI menjadi distributor utama Double-Take Software, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang solusi cadangan data digital. Mereka menawarkan produk yang mampu menyederhanakan pembuatan data cadangan sekaligus meminimalisasi terjadinya kegagalan saat proses pemindahan data berlangsung. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan melindungi server berplatform SQL Server yang berfungsi sebagai direktori aktif, pelindung, dan target penyimpan data cadangan. Berikutnya, peranti lunak Double-Take juga memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan sistem back-up berbasis pita. Salah satunya dapat dilihat ketika proses perekaman berlangsung. Sistem berbasis pita akan merekam semua data yang terdapat di dalam server sumber ke server target. Itu berpotensi menciptakan data ganda dan server lebih cepat penuh. Selain itu, boleh jadi tidak semua data terbaru sempat dipindahkan ke server target. Jika kondisi tersebut terjadi, para manajer teknologi informasi akan kesulitan saat akan mengambil data terbaru. Sedangkan, peranti lunak Double-Take mampu mendeteksi setiap perubahan yang ada sehingga data yang masuk ke server target hanyalah data-data baru. Menurut President Director CTI Harry Surjanto, hingga saat ini solusi Double-Take Software telah diaplikasikan lebih dari 10 ribu pelanggan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, harganya mulai dari US$1.000, tergantung sistem operasi yang dipakai. (Noy/S-7) [Non-text portions of this message have been removed]

