Kok pengecut. Justru sebaliknya. Tindakan berani. Berani tidak benar dan berani cari masalah...
Jadi hanya orang-orang yang ngengkel dan super mokong sajalah yang berani berpoligami. Seperti, contoh mutakhir, adalah Zaenal Maarif. Super nekat dan di sisi lain juga super guoblok. Apa kira-kira dengan menggugat SBY bisa jadi anggota DPR lagi. Bukan bersimpati malah mangkel orang dibuatnya. Hanya orang stress yang bisa begini. Kasihan juga nasibnya pasca dipecat. Kira-kira pernikahan keduanya bisa bertahan berapa lama. Saya menduga paling lama 6 bulan. Nikah politik biasanya ngak awet. Kita lihat saja. Mudah-mudahan ngak sampai bunuh diri yang bersangkutan.... Salam, --- In [email protected], "mangucup88" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh David C. Smith dari > Bradley University terhadap 16.000 mahasiswa yang berasal dari 52 > negara, ternyata lebih dari setengahnya mahasiswa pria menyatakan > keinginan untuk berpoligami. > > Banyak orang yang menilai bahwa pria yang berpoligami itu adalah > pria Macho yang gagah berani, hanya kenyataannya tidaklah demikian. > Kebanyakan pria yang berpoligami adalah pria pengecut. Berdasarkan > hukum Islam pria boleh menikah lagi apabila ada ijin dari istri > pertama, tetapi dalam praktiknya jarang yang memiliki ijin tersebut. > > Boro-boro memberikan ijin, tahu juga tidak, bahwa suaminya sudah > menikah lagi. Pada umumnya mereka menikah dahulu setelah bertahun- > tahun menikah, baru minta ijin dari istri pertama. Misalnya Bambang > Trihatmodjo, ia baru ketahuan berpoligami dengan Mayangsari oleh > istri pertama, setelah tujuh tahun menikah. > > Maklum istri pertama mana yang mau menyedekahkan suaminya kepada > istri muda. Jadi pria yang berpoligami itu dapat ijin dari istri > pertama, karena sang istri pertama sudah tidak ada pilihan lainnya, > wong sang suami sudah menikah bertahun-tahun. Setelah ketahuan bahwa > berpoligami baru ia minta ijin. > > Bahkan beberapa kelompok radikal menilai apabila istri pertama tidak > memberi ijin suaminya menikah lagi, ini sudah dapat dinilai sebagai > pendurhakaan, karena menentang hukum Allah. Oleh sebab itulah > daripada disebut durhaka, lebih baik meng-ikhlaskannya saja. > > Pada umumnya pria melakukan poligami, karena ingin memberikan status > untuk istri mudanya, sehingga dengan mana sang istri muda tidak > perlu dipermalukan orang ataupun jadi omongan orang sekampung. Hanya > kenyataannya disatu pihak ingin berjasa terhadap istri muda, tetapi > dilain pihak merendahkan dan mempermalukan istri pertamanya. > > Dalam agama Islam sendiri wacana poligami ini masih tidak jelas, > disatu pihak berdasarkan surah An Nisa ayat 3, seakan-akan poligami > ini dihalalkan asal kita bisa berlaku adil terhadap masing-masing > istri. Tetapi di surah yang sama ayat 129 Allah s.w.t sendiri > berfirman dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil > diantara istri-istrimu, walaupun kamu sangat ingin berbuat > demikian. Hanya sayangnya ayat ini terkesan disembunyikan oleh > kalangan yang mendukung wacana pro poligami. Maka dari itu tidak > semua negara Islam mengijinkan Poligami, misalnya Tunisia maupun > Turki melarang poligami. > > Bagaimana kita bisa mengasihi beberapa istri dengan perasaan yang > sama, apabila istri-istri tersebut dari segi usia, rupa maupun > karakternya sudah berbeda. Boro-bro mengasihi istri dengan perasaan > yang sama, mengasihi anak kandung yang dari darah daging sendiri pun > sudah tidak mungkin bisa memberikan kasih sayang yang sama. Pada > umumnya si bungsu akan jauh lebih disayang, karena sedang lucu2nya > dan juga masih kecil. Jadi wajarlah kalau suami yang berpoligami > lebih menyayangi istri mudanya yang lebih cantik dan lebih muda > daripada istri pertamanya. > > Kita dengan mudah bisa membagi harta maupun jatah waktu yang kita > miliki, tetapi apakah mungkin kita bisa membagi perasaan kita dengan > adil secara sama rata? Bagaimana kalau sang istri sedang kebelet > ingin melakukan esek2 pada saat yang bersamaan, apakah suaminya > mampu memenuhinya pada saat yang bersamaan?? Jadi menurut segi > pandang mang Ucup keadilan bagi mereka yang berpoligami itu tidak > ada alias hanya sekedar khayalan saja, sebab tidak mungkin > > Tidak semua umat Nasrani dilarang melakukan poligami, misalnya > penganut aliran Mormonisme, hingga sekarang masih mempraktikkann, > bahkan hampir mewajibkan jemaatnnya untuk berpoligami. Maklum salah > satu dari pendiri dari aliran Mormon itu sendiri memiliki 16 istri. > > Dalam Alkitab perjanjian lama saja tercantum lebih dari 40 tokoh > yang mempraktikkan poligami, termasuk Abraham, Musa, Jakub, Esau > maupun Daud. Disamping itu ada beberapa ayat yang menopang bahwa > poligami itu dihalalkan misalnya: Keluaran 21:10; Ulangan 21:15. > > Martin Luther sang reformator sendiri atau mbahnya kaum Evangelist, > dalam bukunya "Der Beichrat" (The Confessional Advice) - > mengijinkan Pangeran Philipp von Hesse melakukan poligami. Menurut > Martin Luther dalam suratnya kepada kanselerir Saxon Gregor Brueck > poligami itu tidak bertentangan dengan Alkitab. - "Ego sane fateor, > me non posse prohibere, si quis plures velit uxores ducere, nec > repugnat sacris literis." > > Sang Pencipta hanya menciptakan satu Hawa untuk Adam. Disamping itu > pria diciptakan dengan keterbatasan tubuh sehingga tidak bisa selalu > ON all the time. Boro2 untuk memenuhi kebutuhan dari beberapa istri > untuk memenuhi kebutuhan satu istri pun terkadang sudah sulit. maka > kita akan diberikan kekuatan maupun kemampuan seperti mottonya dari > Coca Cola, kapan saja, dimana saja selalu bisa dan selalu siap > tempur. > > Ada satu hukum alam yang sudah di pateri di dalam diri kita ialah > hati nurani kita. Setiap cowok yang berselingkuh maupun yang > berpoligami pasti sudah merasakan dan mengetahuinya bahwa ada > sesuatu yang tidak beres. Dan apa yang ia lakukan itu tidak benar, > sehingga timbul dengan sendirinya rasa bersalah. Jadi kesimpulannya > poligami itu sudah dari sononya salah atau kagak bener begitu ! > > Mang Ucup The Drunken Priest > Email: [EMAIL PROTECTED] > Homepage: www.mangucup.net >

