MASYARAKAT MEDAN YANG SELALU DINAMIS DALAM BERTINDAK SECARA POSITIF.
MOHON SECARA JELI DICERMATI GAYA PEMBANGUNAN SOEHARTO DENGAN MANAJEMENT ASAL
INGAT, TIDAK MEMPUNYAI PLANNING KECUALI UNTUK KEPENTINGAN KELUARGA, KONCO DAN
KELOMPOKNYA. KEMBANGKAN PEMBANGUNAN KOTA MEDAN KELUAR KOTA DAN BERPIKIRLAH
SERIBU KALI MENGHANCURKAN BANGUNAN YANG SUDAH ADA DAN JANGAN MENGORBANKAN
MASYARAKAT ATAU BANGUNAN TUA YANG SUDAH DIBANGUN NENEK MOYANG KITA DULU. TANAH
KOSONG MASIH BANYAK DI LUAR KOTA MEDAN UNTUK DIKEMBANG-TUMBUHKAN, JANGAN
PEMBANGUNAN TUMPLEK HANYA DI KOTA MEDAN TETAPI BANGUNLAH WILAYAH DI LUAR MEDAN
ATAU DIPINGGIR KOTA MEDAN SEHINGGA JUGA MEMBANTU PEMERINTAH MERATAKAN
PEMBANGUNAN EKONOMI, BERIKAN GANTI RUGI TANAH YANG SESUAI DENGAN HARGA
PROPERTI, JANGAN BELI TANAH RAKYAT MURAH DAN DIJUAL DENGAN HARGA ADUHAI.
PEMBANGUNAN YANG DILAKUKAN OLEH PENGUSAHA PROPERTI SUDAH SEHARUSNYA BERTUJUAN
UNTUK MEMAKMURKAN RAKYAT DAN BUKAN UNTUK MEMAKMURKAN SEKELOMPOK ORANG SEPERTI
PEMBANGUNAN SOEHARTO. HALO KOTA MEDAN CEPAT KAU SADAR DAN BERBENAH DIRI JANGAN
TERLENA PEMBANGUNAN YANG MEMBODOHI RAKYAT.
A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/27/time/162647/idnews/810396/idkanal/10
27/07/2007 16:26 WIB
Demo Menentang Penghancuran Mesjid di Medan
Khairul Ikhwan - detikcom
Jakarta - Sekitar 300 anggota Forum Umat Islam
Sumatera Utara (FUI-Sumut) berdemo ke Kantor Walikota
Medan, Jumat (27/7/2007).
Mereka menuntut agar pemerintah mengambil sikap atas
tindakan perusahaan pengembang yang menghancurkan
sebuah mesjid dalam upaya mengambil lahan untuk areal
propertinya.
Massa sebelumnya berkumpul di Mesjid Agung di Jalan
Diponegoro, Medan, usai salat Jumat. Seterusnya
melakukan longmarch sekitar satu kilometer ke Kantor
Walikota yang berada di Jalan Kapten Maulana, Medan.
Massa mengusung tuntutan utama mengenai penghancuran
Masjid Thayyibah di Jalan Multatuli yang dilakukan
perusahaan pengembang milik Beny Basri. Tindakan itu
dinilai merupakan penghinaan terhadap umat Islam dan
pemerintah diminta mengambil sikap untuk menghindari
hal-hal yang tidak diinginkan.
"Penghancuran masjid pada 10 Mei 2007 lalu itu
merupakan penistaan dan penghinaan terhadap harkat dan
martabat agama Islam," kata Timsar Zubil, Ketua Umum
FUI Sumut, dalam aksi yang dikawal sekitar 100 polisi
dari Poltabes Medan tersebut.
Selain itu massa juga meminta pemerintah kota untuk
memperhatikan nasib warga yang teraniaya karena
pelebaran Sungai Deli. Proyek pelebaran dengan dalih
mengantisipasi banjir itu ternyata hanya kedok, sebab
yang dilakukan saat ini adalah melakukan penggusuran
untuk membangun perumahan. (rul/nrl)
"(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung
halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena
mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah." Dan
sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian
manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah
dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja,
rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid,
yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.
Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong
(agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat
lagi Maha Perkasa" [Al Hajj:40]
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
__________________________________________________________
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545433
---------------------------------
Why delete messages? Unlimited storage is just a click away.
[Non-text portions of this message have been removed]