Perkenankan saya mengajak rekan-rekan mahasiswa indonesia bachelor, master, doktoral, serta para profesional, dan siapa saja untuk bergabung dan meramaikan forum "profesi" indoeropa:
<http://tech.groups.yahoo.com/group/indoeropa/> (*) Saya pernah melihat presentasinya orang indonesia yang S2/S3 nya (UK?) dulu (1999) di bidang Rapid Prototyping. Gunanya untuk prototyping komponen mekanik. Setelah di buad dengan CAD, sebelum difabrikasi secara masal ( misalnya dengan machining tool: bubut, freis, dan CNC lainnya ), dibuat dulu prototypenya dengan bahan yang lunak dan gampang dibentuk ( misalnya polimer ). Caranya di'deposit'kan lapis demi lapis, setiap lapisan ini di potong/machined sesuai dengan file desain. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di sini: <http://www.um.es/eglobal/7/07g03i.html> Pada contoh di atas sekaligus juga bisa dilihat, Teknik/Sarana Rapid Prototyping ini juga bisa digunakan di bidang biomedik/kedokteran untuk pembuatan alat prothesis, atau untuk biolologi/ forensik/paleanthology untuk merekonstruksi bentuk tengkorak/tulang/fosil dsb. jadi tidak selalu mengarah untuk produks massa. (*) Visi ke depan yang sudah terfikir orang adalah trend menuju Revolusi Industri III, sebagai antithesis dari Revolusi Industri I, yaitu mengembalikan kegiatan manufakturing yang dulu nya mrpk industri rumah tangga, lalu sejak Revolusi Industri I (1780) di alihkan menjadi kegiatan terpusat di pabrik ( menimbulkan 'kelas sosial' baru: buruh, dan ideologi baru: komunisme/marxisme ) ==> kembali ke industri rumah tangga. Artinya di 'masa depan' setiap rumah tangga bisa membeli mesin manufaktur 'universal' yang bisa digunakan untuk membuat barang 'apa saja' :) <http://www.3dreplicators.com/index.htm> Yang di atas mirip-2 mesin CNC atau mesin Rapid Prototyping yang telah di uraikan sebelumnya. Artinya mesin seperti ini sudah menjadi kenyataan, sudah ada yang jual. Tapi jenis "mesin manufakturing yang lebih universal adalah yang berbasis "molecular manufacturing", yang (sebenarnya) merupakan inti dari Teknologi Nano. Bisa dilihat di bukunya Drexler, "Engine of Creation" <http://www.e-drexler.com/d/06/00/EOC/EOC_Cover.html> (*) Ciri lain dari masyarakat pasca "Revolusi Industri III" menurut visi di atas adalah terwujudnya apa yang disebut sebagai "Hardware Open Source". Yang saat ini sudah umum baru Softare Open Source. Hardware Open Source, setahu saya saat ini masih terbatas pengertiannya pada sharing "design library" untuk electronic hardware, dan lebih khusus lagi: hanya untuk digital electronic :). Ini dimungkinkan sejak User-Programmable IC, seperti FPGA sudah digunakan secara luas. 'Shared design library' untuk FPGA, atau disebut juga "core" misalnya yang di <http://www.opencores.org/> Tapi menurut sebuah tulisan di majalah Scientific American, di masa depan, makna "Hardware Open Source" itu akan jauh lebih luas, yaitu dikaitkan dengan penggunaan mesin-mesin manufaktur "universal" skala Rumah Tangga seperti yang saya paparkan di atas. (*) Alat "Printer 3 dimensi" atau Rapid Prototyping di Indonesia sudah mulai dijual di Indonesia - artinya berarti sudah mulai ada pasarnya? ( which is interesting men! ), seperti dipaparkan di tulisan di majalah Gatra kemarin, yang saya lampirkan dibawah ini. ----( ihsan hm )-------------------------------------

