*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0708/03/092331.htm


Program Jahat Memburu dan Menghapus File MP3*

Program jahat jenis worm diketahui mencari dan mehapus file-file MP3 di
komputer korban. Bagi para pelaku industri rekaman yang masih merasa sering
dirugikan dengan distribusi file berformat MP3 mungkin hal tersebut menjadi
kabar baik. Namun, bagi kolektor MP3, ancaman ini patut diwaspadai.

Worm tersebut menyebar melalui flash disk, seperti pola penyebaran virus
sejak puluhan tahun lalu yang banyak tersebar melalui disket. Hal tersebut
mungkin sengaja dilakukan para pembuatnya untuk menghindari penyaring email
dan gerbang web yang menahan program-program asing yang dianggap berbahaya.

Namun, sejumlah pakar security menyatakan risiko bahaya yang ditimbulkan
program jahat ini termasuk ringan. Meski akan membuat para kolektor file MP3
tercengang jika diserang, motivasi utama hacker yang menyebarkannya belum
dipastikan.

"Pembuat worm ini kemungkinan besar anak-anak muda yang iseng bukan kelompok
kriminal maya yang sering saya amati melakukannya dengan motif finansial,"
ujar Graham Cluley, konsultan teknologi senior untuk security Sophos PLC.
Karenany, ia menyarankan kepada para pengguna komputer untuk mewaspadai
sekecil mungkin kemungkinan penyebaran.

Symantec Corp. yang memberi nama worm tersebut W32.Deletemusic. Program
jahat tersebut meyebar ke komputer dengan cara menggandakan diri ke seluruh
ruang pentimpan di komputer. Ia juga menghasilkan file autorun yang akan
menjalanakn program setiap kali pengguan mengakses hardisk-nya.

Worm W32.Deletemusic menyerang komputer yang berjalan dengan sistem operasi
Windows 2000, 95, 98, NT, Server 2003, XP, dan Vista. Symantec Corp.
menyatakan program tersebut dapat menghindari program yang telah menginfeksi
dnegan cara menjalankan komputer melalui CD atau flash disk dan menghapusnya
dengan update antivirus terbaru.

Ancaman malware yang merusak file musik seperti ini bukanlah kal perama
terjadi. Dua tahun lalu, para peneliti menemukan worm Nopir-B yang
memalsukan dirinya seolah-olah sebagai pengganda file DVD. Saat masuk ke
komputer, program jahat tersebut akan menampilkan penyataan antipembajakan
dan mencoba menghapus file-file MP3 dan file lainnya. Tahun lalu, program
jahat jenis trojan yang dinamai Erazer bahkan tidak hanya menghapus file MP3
tapi juga file-file video.


Sumber: PC World
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke