Kepada Yang Terhormat :
  Praktisi Pendidikan, Pemerhati Pendidikan, Komunitas Home Schooling, dll
  
Program KITAB GURU bulan Agustus 2007 adalah untuk kelompok 
"Kelembagaan Riset, Teknologi, dan Rekayasa Industri" dan tema yang 
dipilih adalah "Pembangunan Masa Depan Bangsa Melalui Pendidikan Teknologi". 
Telah diagendakan 6 kelembagaan sebagai subyek anjangsana 
(2 lembaga masih membutuhkan konfirmasi akhir) masing-masing: 
Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Masyarakat Telematika Indonesia 
(MASTEL), Badan Meteorologi dan Geofisika(BMG), PT. TELKOM Divre 2 Jakarta, 
Lembaga Ilmu 
  Pengetahuan Indonesia (LIPI), serta PUSTEKKOM Depdiknas. 
  Alasan dan relevansi dari masing-masing kelembagaan tersebut adalah seperti 
yang tersebutkan dalam TOR KITAB GURU bulan Agustus 2007.

Berikut kami sampaikan pula informasi yang terkait dengannya:

1) JADWAL PELAKSANAAN. Anjangsana: Selasa-Rabu, 28-29 Agustus 2007; 
Lokakarya SWOT: Sabtu, 8 September 2007.

2) TOR BULAN AGUSTUS 2007: sebagaimana terlampir

3) BIAYA KESERTAAN: Rp 185.000 untuk keseluruhan kegiatan (2 hari 
kegiatan anjangsana serta 1 hari kegiatan Lokakarya SWOT).

4) LAIN-LAIN: Enam (6) dari 20 tempat peserta adalah untuk
peminat guru dari luar Jakarta dan Jawa Barat, serta untuk orangtua 
siswa, pengelola rumah sekolah, dan representasi komite sekolah.

5) Informasi dan Pendaftaran:

  Sekretariat Program KITAB GURU
LMPI- Education Resource Center
Sekretariat Program KITAB GURU
Jl. Utan Kayu 20 A, Jakarta Timur
Telp. 021-8516129, 021-93635021, Faks. 021-8583536
Email: kitabguru_lmpi@ yahoo.com; [EMAIL PROTECTED] com
http: www//groups. yahoo.com/ group/infopelati hanguru

6) Sebanyak 30 lembaga/program yang telah menjadi subyek anjangsana 
dalam empat bulan penyelenggaraan Program KITAB GURU (Maret–Juli 
2007) adalah:
--> Maret 2007: Kementerian Negara Lingkungan Hidup; Bakosurtanal;
Kebun Raya Bogor; Proyek Banjir Kanal Jakarta; Pintu Air manggarai;
dan greenpeace Indonesia;
--> April 2007: Yayasan Bung Karno; The Habibie Center; The Wahid
Instituite; The Japan Foundation; LP3ES; dan Program `3 Jam
Mendengarkan Suara Remaja'
--> Mei 2007: PDS HB Jassin; Komisi Penyiaran Indonesia; JIFFEST;
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata; Setu Babakan; dan Harian Umum
REPUBLIKA.
--> Juni 2007: Yayasan Bina Swadaya; JAY'S Prime Sell Pasar Pagi; 
Museum Bank Mandiri; Kementerian Koperasi dan UKM; Komisi 
Pemberantasan Korupsi; serta Prestasi Junior Indonesia.
  --> Juli 2007: Kementerian Pemberdayaan Perempuan; Federasi Serikat Pekerja 
Tekstil, Sandang dan Kulit; KOMNAS Perempuan; Women Research Institute; Unit 
Ruang Pelayanan Khusus POLDA METRO JAYA; serta Subdit. Pendiidkan Perempuan 
Depdiknas.

Demikian pemberitahuan kami. Atas perhatian dan segala bentuk
masukannya lebih lanjut, diucapkan banyak terima kasih.

ARDI SIREGAR
Program Officer KITAB GURU
------------ --------- -----
   
  TOR PROGRAM KITAB GURU BULAN AGUSTUS 2007
  (Kelas  InspiraTif  dan  Anjangsana  Belajar  GURU)
  Kelompok KITAB GURU: Kelembagaan Riset, Teknologi, dan Rekayasa Industri
  TEMA:  “Pembangunan Masa Depan Bangsa Melalui Pendidikan Teknologi”
   
  TUJUAN UMUM
  1.       Pengenalan sekaligus melangsungkan proses dialogis (factual-thematic 
dialogue) langsung ke sumber-sumber belajar (information by first hand) yang 
diidentifikasi sebagai representasi tematik “Pembangunan Masa Depan Bangsa 
Melalui Pendidikan Teknologi” 
  2.       Sebagai sarana tersedianya kelompok guru dan komponen pendidikan 
lainnya yang memiliki kesamaan minat pada pendalaman kajian tematik 
‘Kelembagaan Riset, Teknologi, dan Rekayasa Industri”. 
  3.       Teridentifikasinya peluang-peluang yang dapat diakses oleh profesi 
guru/ pendidikan  (penulisan, penjajakan studi banding, fellowship, penelitian, 
dll.) yang tersedia sebagai program pengembangan diri pada subyek-subyek 
anjangsana. 
   
  TUJUAN KHUSUS
  1.       Untuk mengetahui visi dan misi utama serta perubahan penting yang 
terjadi pada masing-masing kelembagaan (jika ada), dari awal  hingga saat ini.
  2.       Mengetahui “muatan pendidikan teknologi” yang melekat pada 
program-program operasional/aplikaitif masing-masing, yang dapat dijadikan 
bahan pembanding bahkan sebagai bahan rujukan bagi muatan tematik untuk 
kurikulum operasional di sekolah.
  3.       Kemungkinan kerjasama program lanjutan antara subyek anjangsana 
dengan institusi pendidikan masing-masing (sekolah peserta program KITAB GURU) 
atau dengan program KITAB GURU.
   
  TUJUAN SPESIFIK
  1. Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT)
  à Merupakan lembaga pemerintah dengan tugas utama merumuskan kebijakan dan 
koordinasi kebijakan di bidang riset, ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui 
visi iptek 2005 yakni ”Iptek sebagai kekuatan utama peningkatan kesejahteraan 
yang berkelanjutan dan peradaban bangsa”, secara kelambagaan KNRT antara lain 
menetapkan misi sekaligus kerangka tujuannya. Dalam hal ini salah satu misi 
termaksud adalah: Mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas dan kreatif dalam 
suatu peradaban masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge based society).
  à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar dalam hal: penjelasan mengenai 
perjalanan kebijakan ristek di Indonesia sejak kemerdekaan 1945 hingga 
sekarang,  posisi Indonesia dalam konstelasi kompetitif ristek internasional, 
implementasi kebijakan untuk fokus program teknologi informasi dan komunikasi 
khususnya bagi dunia pendidikan, dll.
   
  2. Badan Meteorologi dan Geofisika 
  à Merupakan lembaga pemerintah non departemen melaksanakan tugas pemerintahan 
di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika; baik dalam 
hal pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional, koordinasi kegiatan 
fungsional, penetapan sistem informasi, pengaturan sistem jaringan pengamatan, 
serta penyelenggaraan pengamatan, pengumpulan, penyebaran, analisis dan 
pelayanan informasi/hasil.
   à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar yang amat memadai berdasarkan 
pendekatan sains untuk hal-hal yang terkait dengan fenomena dan kehidupan alam 
dalam cakupan: geofisika, meteorology, klimatologi, serta kualitas udara (yang 
wujud fenomena alamnya dikenal awam dalam bentuk gempa, badai, gunung berapi, 
banjir, kekeringan, tsunami, dll).
   
  3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 
  à Merupakan lembaga pemerintah yang mempunyai tugas melaksanakan tugas 
pemerintahan di bidang penelitian ilmu pengetahuan, dengan kerangka visi 
terwujudnya kehidupan bangsa yang adil, cerdas, kreatif, integratif dan dinamis 
yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik. Menguasai 
ilmu pengetahuan dan teknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam 
meningkatkan kemajuan dan persatuan bangsa, memperkuat daya saing masyarakat. 
  à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar dalam hal: kesempatan sekaligus 
akses informasi yang dapat diperoleh masyarakat terkait misi institusi untuk 
pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi menyangkut skema 
program institusi yang terkait dengan ‘pemotivasian ilmiah dan meneliti untuk 
kalangan guru dan siswa’, dialog dengan profesi peneliti, dll.
   
  4. PUSTEKKOM DEPDIKNAS 
  à Merupakan salah satu pusat pembelajaran di lingkungan Departemen Pendidikan 
Nasional dengan visi membentuk model lembaga unggulan (Center of Excellence) di 
bidang peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui pengembangan dan 
pendayagunaan teknologi komunikasi dan informasi dalam rangka mencapai tujuan 
pendidikan nasional.
  à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar dalam hal: rujukan sekaligus 
telaah berbagai dokumentasi pendidikan (sebagai produk Pustekkom) yang 
menggunakan pendekatan teknologi komunikasi dan informasi, manajemen program 
dari sanggar-sanggar yang menjadi unit pelaksana teknis tekkom, dll.
   
  5. PT. TELKOM (Divre 2 Jakarta)
  à Merupakan Badan Usaha Milik Negara di bidang perusahaan informasi dan 
komunikasi (InfoCom) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara 
lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. Dalam 
pengelolaan bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan 
sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta 
membangun kemitraan yang saling mendukung secara sinergis, Telkom juga memberi 
perhatian pada pengembangan dunia pendidikan baik melalui produknya maupun 
melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
  à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar dalam hal: telaah dan dialog 
langsung untuk produk Internet Go to School, program school-net, pelatihan 
untuk kalangan pendidikan, ataupun penjajakan bentuk-bentuk baru program 
e-learning dll. 
   
     
  6. Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL)  
  à Merupakan lembaga nirlaba yang berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah 
dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) di bidang telematika, 
dengan tujuan mempromosikan dan ikut mengembangkan telekomunikasi Indonesia 
yang handal dan merata. Juga sebagai lembaga yang keanggotaannya berbasis pada 
berbagai spesifikasi lapangan telematika, memposisikan MASTEL sebagai salah 
satu lembaga paling representatif dalam hal proyeksi perkembangan telematika 
Indonesia di masa mendatang.
  à Memiliki relevansi sebagai sumber belajar dalam hal: konsep dan agenda 
‘telematika dan sistem pendidikan nasional’, aplikasi pengembangan dan 
implementasi mengenai distance learning serta e-learning, masukan mengenai 
pendidikan entrepreneurship di bidang telematika, dan lainnya.
    

  --------------------------------------------------
   
  DAFTAR SUBYEK ANJANGSANA YANG TELAH DIKUNJUNGI MARET-JULI 2007
   
  Maret 2007: Kementerian Negara Lingkungan Hidup; Bakosurtanal; Kebun Raya 
Bogor; Proyek Banjir Kanal Jakarta; Pintu Air manggarai; serta Greenpeace 
Indonesia.  
  April 2007: Yayasan Bung Karno; The Habibie Center; The Wahid Instituite; The 
Japan Foundation; LP3ES; serta Program ‘3 Jam Mendengarkan Suara Remaja’.
  Mei 2007: Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin; Komisi Penyiaran Indonesia; 
Jakarta International Film Festival (JIFFEST); Departemen Kebudayaan dan 
Pariwisata RI; Setu Babakan (Cagar Budaya Betawi); serta Harian Umum Republika.
  Juni 2007: Yayasan Bina Swadaya; JAY’S Prime Sell Pasar Pagi; Museum Bank 
Mandiri;
Kementerian Koperasi dan UKM; Komisi Pemberantasan Korupsi; serta Prestasi 
Junior Indonesia.
  Juli 2007: Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan; Komisi Nasional 
Perempuan; Unit Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Polda Metro Jaya; Women Research 
Institute; Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit; serta Subdit 
Pendidikan Perempuan, Ditjen PLS Depdiknas.
  


   


 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke