Dear Friends, Berikut sharings dari tiga orang rekan tentang berbagai hal berikut komentar saya di bagian bawahnya. Topik: KATA-KATA DAN EFEK EMOSI; HOW?; dan, NGGA ADA JUDUL. Semoga bermanfaat. (Leo).
+++++++++++++ EMAIL DARI MAS B: KATA-KATA DAN EFEK EMOSI Mas Leo, saya ingin menanyakan tentang hal kata kata dan efek output yang ditimbulkan terhadap pendengar atau yang mengeluarkan kata kata itu sendiri, baik dengan batin sadar atau bawah sadar. Misalnya ada sopir "angkot" yang sedang mengemudi tiba tiba ada mobil yg mendahului "angkot" tersebut secara memotong sehingga sopir angkot tersebut spontan mengucapkan "Bangsat kau, Mata taruh mana, Nyelonong aja macam jalan neneknya" dan sumpah serapah. si sopir angkot ini mengeluar "kata-kata" dengan intonasi tinggi. Yang ingin saya tanyakan: 1.Kenapa karena kata-kata yang keluar dari sopir angkot tersebut mempengaruhi "perasaan" para penumpang lain termasuk "saya" merasa "tidak nyaman" bahkan sampai turun dari angkot tersebut? Teman saya juga menyatakan hal yang sama yaitu merasa "tidak nyaman". 2.Saya perhatikan setelah mengeluarkan kata kata tadi sopir angkot secara fisik dadanya seperti "ngos- ngosan" atau tersengal-sengal, dan efek lainnya dalam mengemudikan mobil tidak senyaman "saat sebelum kejadian tersebut". Kenapa setelah mengeluarkan kata kata tersebut sopir angkot tadi berubah spontan dalam hal mengemudi? Mohon penjelasan hubungan kata dan mental fisik. 3.Kenapa saat ada orang yang mengeluarkan "kata-kata" tentang perihal sesuatu yang kita anggap "tidak pas" dengan diri kita, maka "tubuh fisik" langsung merespon misal kita mendengar seseorang mengatakan "Kamu itu jadi orang jangan "goblok-goblok sekali", reaksinya kita jadi kesal? 4.Yang terakhir Mas ... antara Mata dan Telinga manakah yang lebih cepat memberikan "reaksi" terhadap kata yang terucap atau yang tertulis? 5.Nambah sikitt mas...,bagaimana cara untuk menyeim- bangkan perasaan agar tetap dalam kondisi "tenang dan nyaman" ? Terima kasih Mas. +++++++++++++ JAWABAN SAYA: PLEASE BE "CENTERED" Dear Mas B, Terima kasih untuk pertanyaan anda. Memang apa yang anda tanyakan sangat relevan, kita semua mengalaminya; kita tahu bagaimana orang menciptakan dan mempraktek- kan kata2 makian. Ada juga kata2 pujian; kalau kita ingin mengambil-hati seseorang, maka diucapkanlah kata2 pujian. Ada pula kata2 rayuan; kalau ingin merayu kekasih atau calon kekasih, maka dikeluarkanlah kata2 rayuan. What's the meaning of all these words? Apakah kata2 ini semata-mata GOMBAL thok seperti yang sering dikatakan oleh sebagian orang. Or, these words have real impacts. Jawabannya is, ya keduanya. Menurut aku, kalau digunakan asal saja, tanpa maksud apa2, ya memang kata2 itu adalah GOMBAL thok. Gak ada maknanya. Tetapi, kalau digunakan dengan sepenuh hati. If you really BELIEVE those words. If you really believe with your heart that YOU MEAN IT, maka kata2 itu memang berarti. Kata2 makian adalah MAKIAN. Dan itu adalah SERANGAN berupa ENERGI NEGATIF dari orang yang mengeluarkan kata2 makian terhadap orang yang dituju. Kata2 pujian merupakan ENERGI POSITIF. Kata2 rayuan bisa negatif dan positif, tergantung... karena rayuan could be many things. Biasanya rayuan ada iming-imingnya,... apa yang di-iming-imingi, apa yang dijanjikan atau diancamkan. Itu rayuan, dan itu paling ambivalen, gak jelas, karena rayuan is NEGOSIASI, bargaining. Hasil akhirnya tergantung dari proses tawar menawar dan tarik menarik itu. Kalau kita tidak memiliki "Pusat", memang kita akan mudah sekali terpengaruh oleh segala energi yang gak jelas itu. Orang memaki orang lainnya, dan kita yang ada di sebelahnya bisa merasa mau muntah2. Orang merasa terpesona dan memberikan pujian setinggi langit terhadap si selebritis (be it real or imagined), maka kita bisa merasakan pula emosi2nya itu. EMOSI is REAL, dan itu ENERGI. Bisa positif, bisa negatif, bisa netral,... bisa macam2. Ada sedih, senang, marah, cuek,... perduli, kuatir, dsb. --Dan kalau kita tidak terpusat, memang kita bisa terpengaruh. Seperti berdiri di atas dataran yang diterpa tsunami, kalau kita tidak terpusat (centered), maka kita bisa ikut terseret. Please be centered at the Third Eye all the time,... it might help. (Leo). +++++++++++++ EMAIL DARI MAS V: HOW ? Mas Leo, Seperti yg biasa anda jelaskan, untuk mengaktifkan MK3, cukup dengan "JUST DO IT", secara tidak sadar pertama kali yg dilakukan adalah "NIAT", "NIAT" adalah bentuk lain dari "kepasrahan/ihklas" karena "NIAT" yg dimaksud berhubungan langsung dengan "KESADARAN" maka yg kena imbasnya adalah 'KELENJAR PINEAL" kita, dimana secara bersamaan struktur di DNA kita langsung bereaksi dan langsung bekerja, reaksi dari DNA ini yg biasa menimbulkan perasaan2 tertentu seperti yg banyak dialami oleh teman2 anda di YM, ada yg tegang, lemas, gemetar, nyut2an, dlsb.. tapi ini hanya gejala awal dari bereaksinya DNA ybs. seperti biasa anda akan menyarankan si objek untuk just do it... whatever what do you want.. just do it.. don't be affraid.. ini salah satu cara untuk memprogram ulang struktur DNA ybs. dan ini bersifat temporer.. setelah beberapa hari kemudian, ybs akan bertanya lagi.. kok saya seperti biasa lagi.. tidak merasakan perkembangannya nah lho... mas leo.. tanggung jawab ya... ha ha ha Tapi secara umum anda sdh menjelaskan panjang lebar dengan "benar" agar "Sang Sadar/intuisi" tsb bekerja secara terus2 menerus walaupun tidak dipikirkan.... perbandingan orang2 mengerti dengan yg anda maksud mungkin 1:100 atau 1:1000, anyway.. just do it. Sorry nih mas leo, Correct Me If I'm Wrong.. karena kadang2 kasihan melihat orang2 karena umumnya ingin instant/siap santap.. tanpa mempunyai pengetahun dasar mengenai "Sang Sadar", makanya kadang2 ada yg bertanya: apakah mereka bisa melihat "sang hantu" atau apakah bisa langsung bisa mengobati orang lain ... yaaa just like that lah .. tanpa pernah berpikir apakah saya sudah menyatu dengan "Sang Sadar" ? Kalo sdh sampai masalah ini pasti "just do it" tidak lah cukup.. do it apa... cepe'an, cebanan, gobanan ha ha ha... just kidding.. Begini Mas Leo, MK3/INTUISI = Bukan Hardware ..tapi.. Output/hasil dari kerja sama Hardware dan Software dan operator HARDWARE = Kelenjar Pineal ( berbentuk/dapat diraba) = kumpulan Sel2 SOFTWARE = DNA/blue print/kumpulan script2= kumpulan molekul = kumpulan atom = proton/neutron = dst...dst...tapi belum mempunyai kesadaran. adalah Kumpulan procedure,function, statement2, kondisi2 (if..while..for..case..how..why), semua kondisi ini bisa di kombinasi dengan sangat fleksible.. OPERATOR = SAYA, AKU, DIRI INI, Nah agar operator ini bisa menjalankan software nya harus melalui hardware agar mendapatkan output yg diinginkan..... operator haruslah hidup (bernapas) biarpun belum mengenal "sang sadar.." lalu operator meng Input data..... lalu software memproses data, mengkalkulasi, lalu jika salah perintah blah... blah.. jadilah robot.... mirip dekon nya VL ya... Ahhh pusing - pusing ... Mas Leo, saat ini saya hanya ingin bisa berkomunikasi dengan INTI nya "Sang Sadar" how ? Salam, V +++++++++++++ JAWABAN SAYA: JUST DO IT Dear Mas V, You asked me "how", yet you knew the answer already. The answer was "JUST DO IT". (Leo). +++++++++++++ EMAIL DARI MAS T: ENGGA ADA JUDUL Mas Leo, Terimakasih telah berbagi wawasan dan pengetahuan, khusus tentang osmosis ini saya baru tahu, ada spek keilmuan seperti ini. Bayangan saya jadi kayak di film Heroes TransTV -gitu ya- menyerap ilmu dari sumbernya - tapi kalo di Heroes, speknya horor gitu. Yang saya pernah denger, ada sosok yang bisa menyerap pengetahuan tentang suatu hal, misalnya, dia pingin tahu tentang pohon yang ada di depannya, lalu seketika itu - mengalirlah database tentang pohon tersebut dari A-Z masuk ke pemahaman sosok ini, gitu. Pertanyaan saya: 1.Database yang masuk itu dari "server utama" apa di relay lewat "gate connector" ya...? 2.Itu ada kemungkinan "cpu-receiver" nya mengalami overload dan syntax error nggak ya? soalnya sosok yang saya ceritakan di atas, bisa download, tapi dia cerita waktu "browsing" sempat "hang" berkali2.....heheheheh Terimakasih sekali lagi, salam, +++++++++++++ JAWABAN SAYA: DICOBA AJA Dear Mas T, You knew the mechanism, yet knowing the mechanism is _not_ the way to operate it. Tubuh kita itu memiliki mekanismenya untuk melakukan OSMOSIS walaupun yang di-osmosiskan adalah hal2 yang nir ruang dan waktu. Segala sensasi yang kita rasakan itu, segala memori itu, walaupun tersimpan di otak kita, sebenarnya nir ruang dan waktu kan? Please do it, dicoba aja. (Leo). +++++++++++++ [Leo adalah seorang praktisi PSIKOLOGI TRANSPERSONAL dan bisa dihubungi di nomor HP: 0818-183-615. E-mail: <leonardo_rimba@ yahoo.com>. Untuk bergabung dengan MILIS SPIRITUAL-INDONESIA, please click this link: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/join>]. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

