http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/149/Default.aspx
*PANGARMATIM INSPEKSI GELAR PASUKAN LATIHAN G-4 TAHAP II / 2007* Keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AL sepenuhnya ditopang oleh sinergitas empat pilar utama kekuatan TNI AL, yang terintegrasi dalam *Sistem Senjata Armada Terpadu* (SSAT), baik pada masa damai maupun pada masa krisis atau perang. Sifat dasar operasi TNI AL memiliki karakteristik yang berbeda, bukan hanya berbeda pada media yang dialui, namun juga berbeda sifat dasar lingkup tugasnya. Hal itu dikatakan *Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Moekhlas Sidik, MPA* saat menjadi inspektur upacara dan melaksanakan inspeksi pada Gelar Pasukan Latihan Geladi Tugas Tempur Laut Tingkat IV Tahap II Tahun 2007 (Latihan G-4 Tahap II/2007), Kamis (23/8) di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya. Hadir dalam gelar pasukan ini Komandan Gugus Tempur Koarmatim Laksma TNI Arief Rudianto, Komandan Kolatarmatim Laksma TNI Surya Wiranto, Komandan Brigif 1 Marinir, Para Asisten, Komandan Satuan dan Kasatker Koarmatim. Ditambahkannya, dengan tugas yang cukup berat, TNI AL dituntut untuk mampu mempertahankan dan meningkatkan kemampuan dalam menyiapkan personel maupun alut sista yang ada. Dan salah satu usaha yang dilakukan yakni dengan melaksanakan kegiatan latihan, baik skala nasional atau internasional secara berkelanjutan."Guna mengantisipasi berbagai gejolak yang mungkin timbul diperlukan kesiapsiagan satuan TNI AL yang tinggi. Kondisi ini dapat dicapai, apabila seluruh satuan TNI AL mampu memelihara tingkat kesiagaannya, melalui berbagai latihan yang teratur, dinamis, terarah, terpadu serta berorientasi pada konstitusi dan tugas TNI.," kata Pangarmatim. Menurut Pangarmatim latihan G-4 Tahap II ini melibatkan 2473 personel, 680 diantaranya merupakan prajurit Marinir, didukung 15 kapal perang (KRI) yang terdiri dari 12 KRI dari Koarmatim, 2 KRI dari Koarmabar dan 1 KRI dari Kolinlamil. Kemudian ditunjang 2 Pesud Nomad, 2 Helly BO-105, 2 Helly Bell, 4 unit Ranpur PT-76(M), 8 unit BTR 50 P dan 2 Kapa, 12 perahu karet, 12 Mopel, 21 kendaraan truk, 10 kendaraan jeep dan sebuah ambulace. Latihan telah dimulai sejak tanggal 14 Agustus 2007 lalu untuk Latihan Posko, kemudian dilanjutkan dengan Latihan Pemantapan dan Pembekalan berupa Tactical Game serta Tactical Foloor Game yang dilaksanakan di Kolatarmatim dan Kobangdikal, Selanjutnya dilaksanakan Gelar Pasukan dan Embarkasi pada hari ini (23/8), kemudian Latihan Pertahanan Udara, Pertahanan Pangkalan dan Lawan Sabotase Bawah Air dilaksanakan besok (24/8), dan kemudian dilanjutkan dengan Manuver Lapangan pada tanggal 25 Agustus S.d 01 September 2007. "Manuver lapangan dilaksanakan di Pangkalan Surabaya, Alur Perairan barat Surabaya Laut Jawa, Selat Sapudi, serta melaksanakan pendaratan pasukan pendarat Marinir (operasi amfibi) di perairan Tanjung Jangkar Situbondo pada tanggal 27 Agustus 2007," kata Pangarmatim. Materi yang dilatihkan selain berupa Latposko yang meliputi Rencana Operasi, Paparan Rencana Operasi, Tactical Floor Game dan Tactical Game, juga akan dilatihkan kegiatan manuver lapangan yang meliputi penyebaran ranjau, pertahanan pangkalan, tindakan perlawanan ranjau, melewati alur terobos, manuver taktis, komonikasi taktis, peperangan elektronika, pertahanan udara, Akpa, RAS, Jack Stay, DEX/NEX, GKK Lintas Helly, Pendaratan Non Konvensional, pembentukan tumpuan pantai, penyerbuan mekanis, serangan darat, pertahanan darat, penggabungan, penembakan kesenjataan pasukan pendarat, tindakan medis dan evaluasinya, penyusunan dukungan kesehatan dalam operasi amfibi, K3I, kesehatan antara kapal dengan kapal serta fasilitas kesehatan darat, Telemedicine Procedure, evaluasi medis udara, prosedur teknis evaluasi perorangan dan missal, P3K, Bantuan hidup dasar dan lanjut, bedah minor, penanganan kecelakaan hyperbaric dan Transportable Underpressure Platform. Latihan G-4 Tahap II digelar untuk memperoleh gambaran tingkat keberhasilan pembinaan personel dan meterial yang dilaksanakan di Koarmatim sekaligus juga merupakan lanjutan dari Latihan G-4 Tahap I yang telah dilaksanakan bulan April lalu guna mengukur dan membina kemampuan tempur unsur-unsur yang meliputi Kapal Perang, Pesawat Udara, Marinir dan Pangkalan. Kegiatan ini, lanjut Pangarmatim, disamping dapat digunakan sebagai salah satu acuan hasil pembinaan personel dan material di jajaran Koarmatim, juga digelar dalam rangka mendukung kesiapan unsur-unsur yang akan melaksanakan latihan terbesar TNI AL yakni Armada Jaya XXVII / 2007 pada bulan November 2007 mendatang di Provinsi Papua. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

