http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1340
*PANGDAM IM SUPIADIN : TMMD 2007 MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN DAERAH* Meulaboh - Komandan Korem-012/Teuku Umar, Kolonel Inf M Nizam, Selasa (21/8) membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat yang dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Cot Punti. Hadir dalam kesempatan itu bupati beserta unsur Muspida, para kepala dinas/badan/kantor, serta pejabat TNI/Polri. Sementara di Simeulue, kegiatan TMMD Tahun 2007 dibuka Dandim 0115/Simeulue, Letkol Zulkifli GT, Selasa (21/8) di Sinabang. Siaran pers Kodim 0115/Simeulue yang diterima Serambi Biro Medan Selasa (21/8) menyebutkan, hadir dalam acara tersebut personil TNI, Polri, PNS, muspida Simeulue dan tokoh masyarakat, dipusatkan di Lapangan Upacara Pemkab Simeulu. *Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Supiadin AS *dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrem 012/TU Kol Inf M Nizam mengemukakan, kegiatan TMMD dilaksanakan sebagai upaya membantu mempercepat akselerasi pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara guna mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman. Program TNI Manunggal Membangun Desa itu diharapkan benar-benar dapat menjawab aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, karena program TMMD itu diawali proses perencanaan dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat serta disusun dengan system "bottom up planning" (perencanaan dari masyarakat) yang mekanismenya dimulai dari hasil musyawarah atau rembug desa, rapat dikecamatan dan kemudian dibicarakan ditingkat kabupaten atau kota. Dan selanjutnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diprogramkan. "Keberhasilan TMMD ini sangat ditentukan oleh kerja sama yang erat dari semua instansi terkait serta partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat," katanya. Di Simeulue Sementara itu, Dandim Zulkifli yang membacakan amanat Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Supiadin AS mengatakan, program TMMD ini dilaksanakan sebagai upaya membantu mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Sasaran kegiatan fisik, kata Pangdam, diarahkan membangun infrastruktur, sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan langsung masyarakat di daerah, terutama membantu isolasi daerah. Kegiatan TMMD 2007 dilaksanakan di dua lokasi. Lokasi pertama Desa Amaiteng sampai ke Desa Ameria Bahagia Simeulue Timur dengan membuka akses jalan baru sejauh 3,5 kilometer, lebar 10 meter dan saluran pembuangan air (parit) lebar 1 meter pada sisi kiri kanan jalan tersebut serta 4 gorong-gorong. Lokasi kedua dipusatkan di Desa Nancawa menembus Desa Busung Kecamatan Simeulue Timur Selatan sejauh 2,8 kilometer, 14 gorong serta membuka dan memperlebar jalan yang sudah ada, melintasi jalur akses pertanian dan perkebunan rakyat setempat. TMMD 2007 dilaksanakan 21 hari, mulai 21 Agustus sampai 10 September mendatang melibatkan 100 personil TNI AD, ditambah Personil TNI AL, Polri, masyarakat. Selain menggunakan tenaga manusia juga melibatkan tiga unit Beco dan puluhan truk. (sumber:www.serambinews.com) [Non-text portions of this message have been removed]

