http://www.antara.co.id/arc/2007/8/29/presiden-yudhoyono-puji-kinerja-bi-dan-perbankan/


*Presiden Yudhoyono Puji Kinerja BI dan Perbankan*

Jakarta (ANTARA News) - *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* menyampaikan
pujian dan penghargaan atas kerja keras Bank Indonesia (BI) dan kalangan
perbankan dalam mereformasi dan merestrukturisasi perbankan setelah
terjadinya krisis keuangan.

"Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada keluarga besar BI dan
perbankan yang dalam kurun waktu 10 tahun telah berjuang keras melakukan
konsolidasi, reformasi dan restrukturisasi perbankan baik sistem `policy`
maupun langkah dan tindakan yang hasilnya bisa kita rasakan belakangan ini,"
kata Presiden Yudhoyono saat memberikan sambutan pada acara Forum Strategis
(Forstra) Bank Indonesia di Kantor BI Jakarta, Rabu.

Menurut Presiden, jerih payah dunia perbankan yang dimotori Bank Indonesia
dalam proses reformasi dan restrukturisasi berada dalam posisi `on track`
dan telah menghasilkan sejumlah capaian dan kemajuan.

"Ini patut kita syukuri dan berikan apresiasi yang tinggi kepada
saudara-saudara. Di negara ini kadang tidak mudah memberikan terimakasih
pada sesuatu yang kita semua rasakan pencapaiannya. Tetapi kalau berhasil
kadang lupa atau tidak terbiasa untuk memberikan apresiasi dan jerih payah
siapapun termasuk BI seraya memberikan semangat bahwa tantangan masih
banyak," kata Kepala Negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa kinerja perbankan
yang meningkat juga telah membawa ekonomi makro saat ini semakin baik,
stabil, kokoh, dan sehat.

"Hal ini tidak terlepas dari kontribusi dunia perbankan. Inflasi
mudah-mudahan bisa dikelola sekitar 6 persen, suku bunga jauh lebih sehat
dibanding 3-5 tahun lalu, rupiah juga sudah stabil meski kondisi dunia
sedang tidak baik," kata Presiden.

Presiden mengharapkan, perbankan nasional bisa membantu pemerintah dalam
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas (growth with equity) sehingga
pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Tiga triwulan terakhir `growth` sudah mencapai 6 persen mudah-mudahan meski
BI cenderung konservatif, bisa capai 6,3 persen tahun ini," demikian
Presiden Yudhoyono. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke