dasar Indonesia bangsa SOK PREMAN...dimana2 yang bemain adalah aksi dan akting 
"gua gitu loh..!"
  di dalam negeri sesama rakyat yang udah sama2 miskin mau aja diadu domba pake 
adegan lempar apa yang bisa dilempar..
  di mata luar negeri pingin terlihat hebat lewat rencana ekonomi yang 
amburadul atau lips anggota DK-PBB, ato tuan rumah piala asia ditengan rakyat 
yang harus antri minyak tanah..
  piuhhh..sampah!!
   
  

RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Kita tak usah me-maki maki Malaysia biadab selama kita sendiri tak 
bedab..

SUARA PEMBARUAN DAILY
----------------------------------------------------------
-----------

Diserbu Massa

Tujuh Jemaat Gereja HKBP Terluka

[JAKARTA] Tujuh dari 50 jemaat Gereja HKBP Rajeg, Kota Bumi, 
Tangerang, Banten mengalami luka serius akibat terkena lemparan batu 
dan benda keras lainnya setelah gereja tersebut diserbu oleh massa 
yang berjumlah puluhan orang, Minggu (2/9) siang.

Peristiwa perusakan disertai penyerangan Jemaat HKBP itu berlangsung 
sekitar pukul 13.00 WIB. Penyerbu lokasi ibadah tersebut datang 
secara tiba-tiba. Mereka tidak saja melempari jemaat dengan batu, 
tetapi juga mengeluarkan dan merusakkan kursi gereja dengan alasan 
tempat ibadah itu belum ada izinnya.

Rinsen Sitohang (38), salah satu anggota Jemaat HKBP Rajeg yang 
dikonfirmasi SP Senin pagi membenarkan, puluhan warga menyerbu 
Gereja HKBP Rajeg saat kebaktian, Minggu siang.

"Saya adalah pemain musik di gereja itu. Kami tidak menduga mendapat 
serangan warga. Padahal, saat kebaktian terlihat tiga anggota polisi 
termasuk mobil patroli berada di sekitar lokasi. Pengurus gereja 
telah menyerahkan persoalan ini kepada petugas keamanan setempat," 
ujar Rinsen.

Akibat penyerangan ini, sejumlah anggota Jemaat HKBP Rajeg yang 
terdiri dari pria dewasa, wanita, dan anak-anak menderita luka-luka. 

Sebelum kejadian ini, tidak ada peringatan yang diterima pihak 
gereja terkait izin membangun lokasi ibadah di tempat tersebut.

Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP Toni Hermanto yang dikonfirmasi 
terpisah Senin pagi membenarkan, adanya pengaduan perusakan rumah 
ibadah di Rajeg tersebut. 

Pernyataan PGI

Sementara itu, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Persekutuan 
Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) Pdt Dr Richard M Daulay dalam 
keterangan tertulis yang diterima SP, Senin siang meminta pemerintah 
menjamin kebebasan dan kerukunan antarumat beragama sehingga setiap 
umat dapat beribadah dengan rasa tenteram. 

Richard juga meminta Gubernur Provinsi Banten dan Kapolri Jenderal 
Polisi Soetanto untuk segera mengusut dan menindak tegas tindakan 
anarkis para pelaku. 

Dikatakan, MPH PGI juga menyesalkan dan mengecam terjadinya 
penyerangan yang menyebabkan Pdt JAU Doloksaribu beserta beberapa 
jemaatnya terluka. 

Ia meminta permasalahan tersebut segera diselesaikan melalui jalur 
hukum yang berlaku agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di 
masa mendatang. 

Selain itu, ia juga berharap agar semua komponen bangsa menjamin dan 
memelihara kebebasan dan kerukunan antarumat beragama, sehingga 
setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman. [MDM/G-5]

----------------------------------------------------------
-----------
Last modified: 3/9/07 



                         

       
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke