http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/191/Default.aspx



*DANKOLATARMATIM : "BRAVO ZULU" UNTUK SEMUA PESERTA LATIHAN G-4*

*Komandan Komando Latihan Armada RI Kawasan Timur (Dankolat Armatim) Laksma
TNI Surya Wiranto* menyampaikan "Bravo Zulu" kepada seluruh personel yang
terlibat dalam Latihan G-4 Tahap II Koarmatim, karena latihan berjalan
lancar dan sukses.

Ucapan yang mengandung arti pujian dengan hasil yang baik sekali itu
disampaikan saat dilaksanakan Kaji Ulang Latihan G-4 Tahap II di ASTT
Kolatarmatim, Ujung, Surabaya, Senin (3/9).

Berdasarkan hasil penilaian dari Tim penilai yang diketuai oleh Kolonel Laut
(P) Ibnu Parna, latihan G-4 tahap II kali ini mendapat nilai 74,96 atau
lebih baik dari penyelenggaraan latihan G-4 tahap I yang diselenggarakan di
Sangata, Kalimantan Timur bulan Maret lalu yang mendapat nilai 74,32. Angka
tersebut merupakan nilai rata-rata dari beberapa sesi latihan, seperti
latihan pertahanan pangkalan, manuver taktis, lintas laut, penembakan
artileri, anti kapal selam dan sebagainya.

Kagiatan latihan yang mendapat penilaian paling tinggi adalah Latihan
Penembakan Artileri yang mendapat nilai 78, sedangkan yang mendapat nilai
terendah adalah LSBA yang mendapat nilai 69, hal ini disebabkan karena saat
latihan berlangsung banyak KRI yang bersandar di pangkalan 'kecolongan' oleh
aksi sabotase pihak musuh.

Dankolat berharap, agar hasil penilaian Latihan G-4 tersebut betul-betul
objektif, sehingga diharapkan untuk Latihan Armada Jaya bulan November nanti
dapat semakin meningkat.

Sementara itu, dari Tim Litbang lebih menyoroti masalah kurangnya
sosialisasi penyelenggara terhadap masyarakat di sekitar daerah pendaratan
tentang latihan G-4, sehingga pada saat pelaksanaan latihan banyak
kapal-kapal nelayan yang melintas di dekat daerah pendaratan, Hal ini sangat
membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pada saat tank-tank mulai
bergerak.

Walaupun secara umum latihan dinilai baik, bukan berarti tidak ada
kekurangan, Asops Pangarmatim Kolonel Laut (P) Agung Pramono, SH menilai
latihan kali ini kurang maksimal, namun masih ada peningkatan dari latihan
yang digelar di Sangata, Kaltim, bulan Maret lalu. Untuk menyempurnakan
kekurangan tersebut, Asops mengharapkan dalam sisa waktu menjelang latihan
Armada jaya nanti, diadakan latihan-latihan kecil di tingkat satuan. (Dinas
Penerangan Koarmatim)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke