http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0709/13/104342.htm


*Asal Jejak Kaki Tertua Akhirnya Terkuak*

Hewan yang membuat jejak kaki tertua akhirnya diketahui. Jejak dua makhluk
sejenis reptil itu berusia sekitar 290 juta tahun.

Mereka adalah spesies Diadectes absitus dan Orobates pabsti yang fosilnya
ditemukan fosilnya di Formasi Tambach di Jerman bagian tengah. Fosil
tersebut ditemukan para ilmuwan di dekat lokasi penemuan fosil jejak kaki
pada lapisan endapan yang sama. Hal tersebut dapat dilakukan karena fosil
tulang belulang kedua jenis hewan bisa dikatakan utuh sehingga para peneliti
dapat mencocokkannya dengan jejak kakinya.

"Fosil biasanya jarang ditemukan bersama bagian kaki yang utuh. Ini termasuk
langka karena kami menemukan tulang kaki berikut jempol, jari, dan
sendinya," ujar David Berman, salah satu peneliti dari Museum Sejarah
Nasional Carnegie di Pittsburgh, AS.

Kedua makhluk menurut perkiraan para ilmuwan mungkin meninggalkan jejaknya
di lapisan lunak jutaan tahun lalu. Bentuk jejak kaki cocok dengan fosil
tulang-belulang kedua makhluk hidup.

Temuan yang dilaporkan dalam edisi terbaru Journal of Vertebrate
Paleontology ini merupakan bukti pertama jejak tertua di Era Paleozoikum
yang berlangsung antara 540 juta tahun hingga 240 juta tahun lalu. Dari
jejak ini, para peneliti berharap dapat mempelajari pola pergerakan makhluk
di zaman tersebut dan mempelajari bagiamana kaki makhluk darat mulai
berkembang.

Sebelumnya diyakini bahwa mamalia cenderung memiliki kaki yang memanjang
vertikal dari tulang panggul ke tanah. Sedangkan pada reptil, perkembangan
kaki cenderung dimulai dari perpanjangan tubuh sebelum berkembang vertikal.
Namun, makhluk yang baru ditemukan memiliki ciri kaki seperti mamalia.

"Kami tahu dari jalur pergerakannya bahwa hewan-hewan ini memiliki kai yang
tumbuh di bawah badannya," ujar Berman. Padahal di buku-buku teks tidak
demikian, jadi kemungkinan harus direvisi. Berman menjelaskan jika dilihat
dari gaya berjalannya, dengan jelas terlihat bahwa kaki-kakinya sangat dekat
dari bagian tengah tubuhnya.


Sumber: LiveScience.com
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke