Bagus koq ceritanya..
KOq jd RASIS? emangnya kebohongan itu didomonasi suku bangsa tertentu 
yaa..





radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
09/14/2007 10:50 AM
Please respond to
[email protected]


To
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
cc

Subject
[ppiindia] Re: Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di 
Amerika.






Ini mah artikel sampah, hasil daur ulang....
Banyak orang Arab memang suka berbohong...




ri2 cute <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika. Ada seorang 
pemuda arab yang baru saja me-nyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. 
Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa 
pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. 

Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di 
Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka 
semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk 
Islam. 

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di 
Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung 
tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. 
Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda 
itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di 
salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika 
pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghor-matan 
lantas kembali duduk. 

Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika meli-hat kepada para hadirin 
dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari 
sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. 
Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap 
tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku 
minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya." Barulah pemuda 
ini beranjak keluar. 

Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pen-deta, "Bagaimana anda tahu 
bahwa saya seorang mus-lim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang 
terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang 
pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan 
beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan 
sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan 
debat tersebut. 

Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan 
anda harus menja-wabnya dengan tepat." Si pemuda tersenyum dan berkata, 
"Silahkan!"

Sang pendeta pun mulai bertanya, 
1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya,
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya,
7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya, 
13. tiga belas yang tiada em-pat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? 
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan 
siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu dan 

siapakah yang terpelihara dari batu?
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! 
22. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 

daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah 

sinaran matahari?"

Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman 
mengandung keyakinan kepada Allah.

Setelah membaca basmalah ia berkata,

1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman,

"Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)."

(Al-Isra': 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa 
ketika 

Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika 

me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an. 
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT 
menciptakan 

makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT 

berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.

Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah 

sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. 

Allah SWT berfirman,"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru 
langit.

Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas 

kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada 
Nabi 

Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, 


darah, kutu dan belalang dan ****
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.
Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya

sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudaraYusu f 
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi Musa yang 
terdapat 

dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk 

kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu 

memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf 
ditambah 

dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu 

Shubuh.
Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai 
menying-sing." 

(At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara 


Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami,

sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di 

dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan 

terungkap, Yusuf berkata kepada mereka," tak ada cercaaan ter-hadap 

kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun 

bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi 

Maha Penyayang."
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara 
keledai. 
Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara 

keledai." (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, 

malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api 
ialah 

Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT 

berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (AlAnbiya': )
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab 
dengan 

batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah 
Ash-habul 

Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu 
daya 

wanita, sebagaimana firman Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum 

wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 
daun, 

setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran 

matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah 

hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam 

hari dan dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mende-ngar jawaban pemuda muslim 
tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia 
mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu 
pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta. 

Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"

Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya 
diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha 
menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. 

Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab 
pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.

Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan 
semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda 
tidak mampu menjawabnya!" 

Pendeta tersebut berkata,
"Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut 
kalian marah.

" Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda."

Sang pendeta pun berkata,
"Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa Asyhadu anna Muhammadar 
Rasulullah."

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama 
Islam.
Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan 
Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa. 

* Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
** Kisah nyata ini di ambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah melalui 
internet, www.gesah.net

Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah mengetahui bahwa 
Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan akan 
menjaga manusia dalam kesejahteraan baik di dunia dan di akherat. 
Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih tertutup bahkan 
cenderung mereka sendiri yang menutup rapat jiwanya.

Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau berpikir.
amien

-- 
Disebutkan di dalam kitab "Syadzrat ad-Dzahab fi Akhbar man Dzahab" karya 
Ibnu 'Imad al-Hanbali juz 1/336 dalam tarjamah (biografi) Khalifah Harun 
al-Rasyid rahimahullah, beliau menuliskan, "Ibnu Samak datang kepada 
ar-Rasyid, maka ar-Rasyid menyediakan untuk beliau air minum, lalu Ibnu 
Samak berkata, "Demi Allah wahai Amirul Mukminin, seandainya engkau 
terhalang tidak dapat meminum air maka berapa anda akan menebusnya? 
Ar-Rasyid menjawab, "Dengan kerajaanku." Ibnu Samak lalu bertanya lagi, 
Andaikan anda tidak dapat mengeluarkannya (membuangnya) dengan apa anda 
menebusanya? Dia menjawab, "Dengan kerajaanku." Maka berkata Ibnu Samak, 
"Sesungguhnya kekuasaan hanyalah senilai tegukan air, maka selayaknya dia 
tidak diperebutkan." 

e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
blog: http://mediacare.blogspot.com 


---------------------------------
Don't let your dream ride pass you by. Make it a reality with Yahoo! 
Autos. 

[Non-text portions of this message have been removed]

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke