*Hizbullah Antara Jihad Dan Bakti Sosial*

Oleh: Peter Phillipp dari *Berlin*

Kaum Syiah di Libanon diwakili oleh Hizbollah yang punya banyak wajah. Aktif
di bidang politik, sebagai milisi melawan Israel dan juga pemerhati
kepentingan rakyat.

Di Libanon agama memainkan peranan penting. Para penganut 18 kelompok agama,
a.l. muslim Syiah dan Sunni, kaum Druz, dan berbagai aliran agama kristen
–berdasarkan konstitusinya– harus berbagi kekuasaan politik. Bila gagal,
mungkin akan timbul lagi perang saudara seperti pada tahun 1975 sampai 1990.
Kelompok terbesar adalah kaum Syiah, mencakup 40 persen jumlah penduduk. Di
dunia politik mereka diwakili oleh Hizbullah yang punya banyak wajah, yakni
sebagai partai politik dan organisasi sosial. Dengan dukungan Iran dan
Suriah mereka bertindak sebagai milisi tempur melawan Israel.

Sehubungan dengan perjuangan bersenjata melawan Israel, di dunia barat
Hizbullah disamakan dengan milisi radikal Islam, bahkan di AS disebut
sebagai kelompok teror.

Di selatan Beirut, Hizbullah memiliki citra yang lain lagi. Sejak dibentuk
tahun 80-an pengaruhnya di kalangan warga Syiah semakin luas, mendominasi
kehidupan umum dan juga populer di kalangan warga, yang menganggap agama
tidak terlalu penting. Selain karena berhasil melawan pendudukan Israel di
Libanon Selatan, juga terkait peranannya di bidang sosial. Karena kurang
dipedulikan oleh pemerintah pusat, wilayah selatan Libanon menjadi ajang
luas bagi kegiatan Hizbullah, demikian kata Judith Harik, pakar AS mengenai
Libanon.

Menurutnya: "Dari segi agama, berdasarkan kitab suci Al Quran, adalah tugas
mereka untuk membantu. Tetapi dapat juga dikatakan dengan sinis, itu
merupakan peluang untuk memperoleh pendukung, karena disana tidak ada yang
membantu."

Dengan bantuan Suriah dan Iran, Hisbollah sudah memiliki infrastruktur
ibaratnya 'sebuah negara dalam negara' di wilayah-wilayah kaum Syiah. Mereka
mengelola sekolah, rumah sakit, rumah yatim piatu dan mengawasi pula
lalulintas.

Di selatan Beirut kerusakan akibat perang masih terlihat. Penduduk yang
kehilangan rumah akibat pemboman Israel, mendapat bantuan langsung seribu
dollar dari Hizbullah. Orang-orang merasa berterima kasih, tetapi juga
menjadi tergantung pada Hizbullah dan Hassan Nasrallah, yang dipuji-puji
sebagai pemimpin yang kuat, dan setia pada tanah air Libanon. Hizbullah juga
bahkan telah mengalami modernisasi sumber daya manusia dan persenjataannya.
Semangat juang dan kekuatan militer Hizbullah juga dikagumi oleh kelompok
non-Syiah, sekaligus menimbulkan pula kekhawatiran. Memang ada partai
Kristen yang bekerjasama dengan Hizbullah, tetapi kelompok kristen lainnya,
banyak kalangan Sunni dan Druz menganggap Hizbullah akan terus menyeret
Libanon ke kancah peperangan dengan Israel, menempatkan negeri itu di bawah
pengaruh Suriah dan Iran, bahkan mungkin dengan tujuan memperkuat dominasi
Syiah di Libanon. Nawaf al Musawi, pejabat urusan hubungan luar negeri
Hizbullah membantahnya:

"Pembentukan negara Islam tidak ada dalam program politik Hizbullah. Kami
lebih mengupayakan konsensus nasional dan sampai sekarang pun mempertahankan
kebijakan ini."

Sejak berakhirnya perang saudara tahun 1990 Hizbullah bukan hanya tetap
mempertahankan senjata mereka, melainkan menyelundupkannya ke pedalaman.
Eksistensi dari persenjataan itu menimbulkan kecurigaan di kalangan penduduk
lainnya. Syekh Mohammad Hussein Fadlallah, pemimpin kaum Syiah di Libanon
berusaha menenangkan: "Soal senjata, Hizbullah sudah menegaskan, tidak akan
menggunakannya ke arah kelompok agama lain di Libanon, melainkan untuk
melawan agresi Israel."

Fadlallah merupakan pemimpin spiritual Hizbullah, tetapi bukan penghasut
terhadap warga non-Muslim. Dalam wawancara dengan DW ia mengemukakan
kesediaan berdialog dengan kaum Sunni dan Kristen, serta mengecam serangan
teror di AS dan Eropa, kecuali terhadap Israel. Hizbullah hanya tidak
menggunakan istilah 'jihad', melainkan menyebutnya sebagai 'perlawanan
nasional'.


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke