Revolusi Bersama Rakyat Miskin Venezuela Bagaimana Presiden Hugo Chavez membangun basis kekuatan politik dan merealisasikan kebijakan kirinya di Venezuela?
Seorang pria berbaju loreng mengenakan baret merah dengan berapi-api berpidato di atas podium. Tubuhnya gempal. Ribuan hadirin meneriakkan yel-yel dukungan pada dirinya. Pria di podium itu sepertinya tak kenal lelah membakar semangat hadirin. Pria itu Hugo Chavez, presiden Venezuela. Chavez saat ini bisa jadi presiden paling populer di seluruh dunia. Dia amat dekat dengan rakyatnya yang 80 persen miskin. Chavez lahir dari keluarga guru. Sejak awal 90an, Chavez sudah mulai melakukan gerakan politik guna menggulingkan pemerintah Presiden Carlos Andrés Pérez yang korup. Tahun 1992 dirinya memimpin kudeta. Di banyak daerah, kudeta memang berhasil. Namun di ibukota Caracaz mengalami kekalahan. Akibatnya kudeta itu gagal. Chavez menyatakan bertanggungjawab dan masuk penjara. Setelah keluar penjara, sekitar 1996, dirinya lantas berkeliling ke daerah-daerah. Orang-orang miskin yang tinggal di permukiman kumuh dia datangi. Chavez bertanya kepada mereka seputar masalah yang mereka hadapi sehari-hari. Perjalanannya ini digunakan Chavez sebagai dasar untuk mengukur kekuatan pendukungnya. Dia menjanjikan Majelis Konstituante sebagai salah satu solusi perubahan bila ia terpilih. Dan benar, pada pemilu 1998 dirinya maju ke pemilihan presiden dan berhasil memenangkannya dengan suara mutlak. Majelis Konstituante yang ia janjikan segera direalisasikan untuk mengamandemen konstitusi lama yang pro neoliberal. Secara bertahap pemerintahannya melakukan program-program populis. Melakukan redistribusi lahan, menyediakan sekolah gratis bagi rakyat miskin, membuat perumahan layak, memfasilitasi rakyat untuk berobat gratis di Kubamengingat tarif dokter di Venezuela yang tak terjangkau oleh orang miskin. Sebagai presiden yang dicintai rakyatnya, Chavez selalu memberi semangat bagi rakyat miskin agar terus mengorganisir dan aktif berpartisipasi dalam revolusi. Dirinya selalu menggunakan semangat revolusi Bolivarian sebagai pemersatu. Massa merupakan modal politik penting Chavez guna menghadapi kelompok oligarki yang selama ini mendominasi kekuasaan di Venezuela. Kaum oligarki ini pro Washington. Demikian gambaran singkat film `Revolusi Bersama Rakyat Miskin Dunia'. Lebih jelasnya kami undang Anda hadir dalam diskusi dan pemutaran film berdurasi 58 menit ini di perpustakaan Daniel Lev pada Jumat 28 September 2007 pukul 15.00. Salam, Daniel S. Lev Law Library Puri Imperium Office Plaza UG 17 Jl. Kuningan Madya Kav. 5-6 Jakarta 12980 Tel. 8370-1809 CP. Wiwid, Farli, Herni

