Rabu, 26 September 2007  23:44:00
PDIP akan Beli Helikopter

Jakarta-RoL- -DPP PDIP akan membahas kemungkinan membeli helikopter khusus 
untuk mendukung kegiatan pengurus PDIP, termasuk Ketua Umum DPP PDIP Megawati 
Soekarnoputri menemui kadernya di daerah. 

Hal itu diakui Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDIP Taufiq Kiemas 
di sela-sela buka puasa di Pejompongan Jakarta Pusat, Rabu malam. 

Sejumlah tokoh PDIP tampak hadir, antara lain Sekjen DPP PDIP Pramono Anung, 
Ketua DPP PDIP Daryatmo Mardiyanto, Ketua Fraksi PDIP DPR Tjahjo Kumolo dan 
Ketua DPP PDIP Panda Nababan. 

Taufiq Kiemas menjelaskan, pihaknya kecewa dengan pembatalan penggunaan 
helikopter untuk kunjungan Megawati ke Mentawai pada Minggu (23/9). "Pembatalan 
ini yang kedua kali. Pertama waktu tsunami di Aceh," kata Taufiq. 

Karena itu, untuk menghindari terulangnya kejadian seperti itu, pihaknya akan 
membahas kemungkinan membeli helikopter. Jika rencana itu akan diwujudkan, maka 
biaya pembeliannya kemungkinan akan dilakukan secara gotong royong seluruh 
kader dan seluruh pengurus partai. 

"Kalau 40 juta pemilih Mbak Mega pada Pilpres 2004 iuran Rp1.000,-/orang saja, 
sudah berapa jumlahnya? Kalau masih kurang, kurangnya berapa?," kata Taufiq. 

Tjahjo Kumolo mengemukakan, anggota Komisi I dari Fraksi PDIP DPR RI akan 
mempertanyakan pembatalan penggunaan helikopter dalam Raker dengan Menko 
Polhukam. Kita sudah perintahkan agar kejadian itu dipertanyakan, " katanya. 

Tjahjo menjelaskan bahwa sebagai mantan Presiden, Megawati masih berhak 
mendapatkan protokoler dan rencana menggunakan helikopter sudah jauh hari 
dikoordinsikan dengan aparat terkait. Karena itu, kecewa dengan pembatalan itu. 

Dia menduga ada intervensi dari pihak tertentu sehingga terjadi pembatalan 
penggunaan helikopter secara mendadak. "Tiga hari sebelumnya, Mensos Bachtiar 
Chamzah juga sudah mengizinkan, tak perlu sewa, kecuali sekadar mengganti bahan 
bakar. Kalau tahu akan dibatalkan, kami akan menyewa helikopter lain," katanya. 

Waktu itu, kata Tjahjo, Danrem sudah mempersilahkan Megawati naik helikopter, 
tetapi tiba-tiba rencana itu dibatalkan dengan alasan ada kerusakan. Kemudian 
rencana itu betul-betul dibatalkan dengan alasan helikopter hanya untuk 
mengangkut bantuan kemanusiaan. 

"Kalau alasannya bahwa helikopter itu untuk mengangkut bantuan kemanusiaan, Ibu 
Mega ke Mentawai juga untuk kegiatan kemanusiaan sekaligus membawa bantuan 
kemanusiaan, " katanya yang menambahkan, meski kecewa, namun kejadian itu tidak 
akan mengganggu hubungan PDIP dengan pihak terkait. antara/pur


      
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke