Telah terbit dan beredar! "Tuhan dan hal-hal yang tak selesai", buku terbaru karya Goenawan Mohamad Goenawan Mohamad menguras daya pikirnya dan menuliskan naskah untuk dibukukan. Laksmi Pamuntjak menerjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris. Dan KataKita menerbitkannya. TUHAN DAN HAL-HAL YANG TAK SELESAI Penerbit: KataKita, Jakarta, September 2007 Tebal 162 halaman Harga Rp 50.000. Versi Inggris: ON GOD AND OTHER UNFINISHED THINGS terjemahan Laksmi Pamuntjak Tebal 162 halaman Harga Rp 75.000. Buku Goenawan Mohamad terbaru ini berupa 99 esei liris pendek yang berangkat dari aforisme, mengikuti jejak Percikan Permenungan karya Roestam Effendi di tahun 1930-an. Angka "99", dengan berasosiasi kepada 99 nama Tuhan menurut tradisi Islam, juga mengesankan ketidak-selesaian. Isinya pada umumnya merupakan eksplorasi saat-saat religious, pengalaman puitis, juga renungan tentang Tuhan, iman, kematian dan kekuasaan. Dalam mengembangkan pemikirannya Goenawan Mohamad mengolah dan mengritik percikan filsafat Eropa (Heidegger, Levinas, Derrida, Marion, dan Badiou, misalnya), juga Al Ghazzali serta Ibn Rusdh. Ia juga memakai bahan-bahan dari sastra Jawa klasik. Salah satu eseinya menunjukkan persamaan Serat Cabolek (khususnya tentang pertemuan Bima dengan Dewa Ruci) dengan meditasi Cartesian tentang subyek.
e-mail: [EMAIL PROTECTED] blog: http://mediacare.blogspot.com --------------------------------- Don't let your dream ride pass you by. Make it a reality with Yahoo! Autos. [Non-text portions of this message have been removed]

