Masya Allah!


  ----- Original Message ----- 
  From: agungeddy 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Monday, October 08, 2007 11:14 AM
  Subject: [betaufo] Fenomena UFO di Arab???


  Lailatul Qadar "Sudah Turun" di Saudi Cetak halaman ini 
  Kirim halaman ini melalui E-mail
  Senin, 08 Oktober 2007

  Sebuah sinar memancar dari langit hingga membuat malam mirip siang.
  Warga Riyadh meyakini itu "Lailatul Qadar. Namun yang lain menganggap
  meteor lewat

  ImageHidayatullah.com--Sebuah cahaya putih memancar dari langit
  menerangi sebuah desa di Riyadh, Arab Saudi. Sinar itu, menjadikan
  suasana gelap mirip siang hari. Para saksi mata yang bermukim di
  sebuah desa itu mengatakan bahwa mereka menyaksikan tanda-tanda
  lailatul qadar, yang berupa cahaya dari langit yang menerangi desa
  mereka pada Jumat malam 23 Ramadhan.

  Al Muthiri, salah satu pejabat lokal di desa Hujrah Masylah, yang
  berada sekitar 330 km dari Riyadh menyatakan, bahwa ketika ia keluar
  dari rumahnya pada Jumat malam ia melihat ada cahaya dari langit yang
  menyinari permukaan bumi, sehingga tempat-tempat di sekelilingnya
  menjadi terang-benderang seperti saat siang hari.

  Ia pun memberitahu penduduk atas peristiwa yang baru ia saksikan,
  sehingga banyak pula penduduk yang menyaksikan hal yang sama, hingga
  ia berkesimpulan bahwa malam itu adalah malam lailatul qadar, yang
  memang berada di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, yang telah
  dihidupkan oleh para penduduk desa itu.

  Bandar bin Dhoif, saksi mata lain atas peristiwa itu mengatakan bahwa
  ia menyaksikan sebuah cahaya yang menerangi wilayah itu, yaitu sekitar
  pukul 12 malam di saat itu mengendarai mobilnya, anak-anaknya pun
  keluar dari mobil untuk menyaksikannya, seakan mereka berada di siang
  hari, ia amat yakin bahwa cahaya itu bukanlah kilat, karena langit
  saat itu bersih.

  Abdullah Khanaya penduduk desa itu juga mengakui adanya peristiwa itu,
  dan amat benyak yang telah menyaksikannya, mereka menilai bahwa
  peristiwa itu adalah salah satu tanda turunnya malam lailatul qadar.

  Akan tetapi Amru Abu Hani punya penilaian lain, ia mengatakan,"saya
  telah melihat sebuah cahaya dari kota Riyadh, cahaya yang berwarna
  amat putih, jatuh dari langit menuju bumi, dan saya berkeyakinan bahwa
  itu adalah sebuah meteor yang sedang mendekati bumi dan menabrak
  lapisan atmosfir, lalu terbakar, Allahu A'lam".

  Syaikh Abdul Muhsin Al Ubaikan, anggota Majlis Syura, menyatakan bahwa
  cahaya langit yang datang tanpa disebabkan karena petir atau meteor
  menunjukkan tanda datangnya lailatul qadar, sebagaimana penjelasannya
  di koran Al Wathan (7/10).

  Adapun ketua Jurusan Astronomi di Akademi Madinah Malik bin Abdul
  Aziz, Dr. Zaki Musthofa, ketika diminta untuk menanggapi, menyatakan
  bahwa ia tidak ada penjelasan tentang kejadian itu dalam disiplin
  ilmu. Sehingga ia belum bisa menentukan apa sebenarnya fenomena itu. 

  Sumber:
  
http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=5527&Itemid=1



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.14.4/1056 - Release Date: 07/10/2007 
18:12


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke