Awalnya saya tertarik dan bersimpati pada program yang dicanangkan oleh Sony 
Set. Awalnya melambungkan isu pornografi secara umum. Dan itu saya dukung. Tapi 
lama kelamaan kok isunya jadi mengkaitkan pornografi dengan ranah agama dan 
politik ya? Pakai bawa-bawa DPR segala. Wah, lari kemana-mana. 

Satu komentar dari saya: Program ini jadinya mirip dakwah dan sekadar 
penyambung lidah PKS. Tak lebih dan tak kurang.




  ----- Original Message ----- 
  From: sony set 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Monday, October 22, 2007 6:04 AM
  Subject: [mediacare] Paska Ramadhan : Bahaya Penyimpangan Pornografi 
Mengancam!


  Paska Ramadhan : Bahaya Penyimpangan Pornografi Mengancam!

  Ramadhan tahun ini akhirnya bisa dilaksanakan oleh rakyat Indonesia.
  Kalaupun ada kejadian luar biasa seperti bencana alam, kecelakaan,
  tingkat kejahatan hingga pelanggaran etika seksual masih dalam
  batas-batas yang dapat ditolerir dan dikendalikan. Aparat berwenang
  tampaknya sangat bekerja keras menjaga suasana kondusif dan menjadikan
  bulan suci Ramadhan sebagai momentum bagi umat islam di Indonesia
  berlomba-lomba berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Sebagai
  bulan yang suci, Ramadhan ternyata mampu membawa para penganut agama
  islam, kembali menjalani fitrah sebagai manusia dan menurunkan tataran
  nafsu amarah dan kejahatan (animal instinct) dalam diri manusia ke
  titik nadir. Menahan haus dan lapar, menjaga panca indra untuk tidak
  melakukan perbuatan yang dilarang agama dan memendam nafsu berahi yang
  dijalankan dalam norma-norma keagamaan mampu menurunkan indeks
  kejahatan dan penyimpangan seksual selama berlangsungnya ibadah puasa
  Ramadhan tahun ini.

  Salah satu indikator yang dapat dilihat kasat mata tentang keampuhan
  ibadah Ramadhan adalah menurunnya jumlah pelanggaran norma-norma
  kesusilaan (penyimpangan seksual) secara signifikan. Geliat bisnis
  prostitusi dan aktifitas sex bebas tiba-tiba merosot selama sebulan
  penuh. 
  Namun, terjadi fenomena mengejutkan di dunia remaja Indonesia. Menurut
  sebuah buku yang berjudul "500+ Gelombang Video Porno Indonesia, Andi
  Publisher Yogyakarta 2007" ditemukan paling sedikit 2 kasus baru.
  pembuatan video porno dengan handphone yang disebarkan lewat internet.
  Video-video porno tersebut dibuat oleh anak-anak muda Indonesia yang
  mengekspresikan rasa cinta dengan cara kebablasan, yakni dengan cara
  mempraktekkan hubungan seks pra nikah dan merekamnya menjadi film
  porno amatir. Bahkan menurut situs http://www.toptenreviews.com,
  Indonesia tercatat di peringkat ke 7 dunia, sebagai negara yang
  kecanduan mengakses materi pornografi di internet.

  Fakta yang mengemuka di atas adalah sebuah bukti awal bahwa Indonesia
  terbelit masalah penyimpangan pornografi yang cukup kompleks. Di buku
  tersebut, disebutkan lebih dari 500 video porno Indonesia dibuat dalam
  kurun waktu 2004-2007. Sebagian besar pelakunya adalah pelajar dan
  mahasiswa Indonesia yang mempraktekkan pola hidup seks bebas sebelum
  menikah. Celakanya, mereka mengabadikan aktifitas seksualnya menjadi
  ratusan rekaman video porno, disebarluaskan ke setiap situs porno di
  internet, menyebar lewat fasilitas bluetooth pada handphone dan
  ditonton beramai-ramai di mana saja dan kapan saja. Saat ini, kita
  dapat dengan mudah melihat sekumpulan orang menonton video-video porno
  buatan dalam negeri di setiap sudut jalan, di dalam kelas, di kantor
  hingga desa-desa terpencil dengan menggunakan handphone. Mereka
  menikmatinya secara kolektif maupun sembunyi-sembunyi, tetapi kita
  dapat mendengar gelak tawa mereka tatkala menyebutkan judul-judul
  lokal film porno amatir yang diputarnya hampir setiap waktu. Dan yang
  sangat menyedihkan, kini ditemukan beberapa pelaku pembuat dan korban
  video porno adalah anak-anak muda berpendidikan sekolah menengah
  pertama. Sementara para penikmat tayangan porno tersebut kini menular
  hingga anak-anak kecil usia sekolah dasar!
  Hal yang paling mengherankan, sebagai negara yang secara gamblang
  menolak industri seks dan pornografi dengan ditandainya kerja keras
  DPR mengeluarkan RUU APP (Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan
  Pornoaksi) dan pasal-pasal KUHP Departemen Hukum dan HAM yang mengatur
  masalah kesusilaan, Departemen Perindustrian dan Perdagangan malah
  menerbitkan ijin usaha dan penerbitan majalah-majalah franchise yang
  notabene dimiliki oleh industri pornografi kelas dunia seperti
  Playboy, Maxim dan STUFF. Terlepas dari segala isi majalah-majalah
  franchise tersebut, secara legal, lewat perjanjian dagang, industri
  pornografi kelas dunia telah menancapkan kukunya di area negeri ini.
  Masuk melalui publikasi dan penerbitan yang mendapatkan perlindungan
  dari undang-undang pers dan media massa. 

  Ramadhan yang semakin berat, setengah mati kita berusaha menahan hawa
  nafsu dan mengendalikan diri supaya terjauh dari segala jebakan
  pornografi. Sebulan penuh kita disuguhi tayangan-tayangan televisi
  yang membungkus diri erat-erat dengan pakaian tertutup, pola
  simbolisme nuansa keagamaan yang dibawakan artis-artis penghibur layar
  kaca. Sebulan penuh kita melihat wajah-wajah taubat instan kalangan
  selebritis yang berbulan sebelumnya selalu ditampilkan dengan raut
  pertengkaran, perceraian dan perselingkuhan. Wajah-wajah cantik dan
  seksi yang tiba-tiba saja menjadi pemandu acara sahur dan berbuka.
  Kita tiba-tiba saja lupa bahwa beberapa waktu yang lalu, di antara
  mereka pernah menghebohkan dunia hiburan karena keberanian berpose
  setengah telanjang. Kita menjadi manusia pemaaf dan selalu
  berprasangka baik : Bahwa mereka sudah bertaubat?
  Tentunya pelaku penyimpangan kejahatan pornografi dipastikan jumlahnya
  sangat banyak dan berkali lipat dibandingkan tingkat kejahatan
  lainnya. Penjara akan penuh bila para pelaku pembuat film porno
  ditangkap dan dibui, rumah sakit jiwa akan kewalahan menampung para
  pasien yang menjadi gila akibat kecanduan pornografi. Para pemuka
  agama dan pemerintah seharusnya sudah bersiaga satu demi menghadapi
  masalah ini. Bandingkan dengan negara Singapura, pada tahun 2006,
  pemerintah singapura digegerkan kasus video porno Tammy NYP, seorang
  siswa putri dari Nanyang Politeknik. Rekaman video porno tersebut
  menggambarkan aktifitas seksual Tammy dan kekasihnya dan tersebar
  dengan cepat lewat situs-situs di Intenet. Pemerintah Singapura dengan
  didukung pihak berwenang dan rakyatnya bahu membahu berusaha memblok
  dan menghentikan peredaran video porno tersebut. Betapa 1 kasus yang
  tampak `sepele' tersebut, membuat seluruh komponen bangsa Singapura
  turut prihatin dan berbuat untuk menghentikan kegilaan tersebut. 
  Lalu bandingkan dengan negara kita, ratusan video porno mesum buatan
  mahasiswa dan pelajar, ribuan foto-foto porno model-model amatir dalam
  negeri, film mesum buatan beberapa pejabat setingkat DPR dan propinsi,
  menghiasi berita-berita media massa terkini, dan tidak ada satupun
  pernyataan dari para wakil rakyat maupun pimpinan bangsa ini yang
  bergerak untuk menghentikannya? Kita terlalu apatis atau berpura-pura
  bodoh dan takut bercermin ke diri sendiri, Masya Allah?
  Ramadhan yang indah baru saja usai. Bulan tawakal dan pembersihan diri
  telah membuat kita kembali berpikir jernih. Masih ada kesempatan untuk
  berbuat baik dan tetap waspada terhadap tantangan di masa depan.
  Penyimpangan pornografi adalah bahaya yang sudah menghadang di depan
  mata. Saatnya kekuatan fitrah manusia, kita jalankan untuk melawan
  kegilaan pornografi untuk berbelas bulan ke depan. Mari selamatkan
  negeri ini dari kegilaan pornografi, demi masa depan Indonesia yang
  lebih baik. Insya Allah.

  Sony Set
  motivator gerakan nasional "Jangan Bugil di depan Kamera!"
  0818 936 046
  http://tvlab.blogspot.com
  http://www.janganbugildepankamera.org



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.5/1084 - Release Date: 21/10/2007 
15:09


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke