http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0710/22/123721.htm



*Kepiting Purba Tak Berkaki*

Entah bagaimana cara kepiting purba berjalan karena dari bukti-bukti fosil
yang ada, hewan yang satu bangsa dengan udang itu tak memiliki kaki. Mungkin
saja kepiting-kepiting tersebut menjadi santapan lezat hewan purba lainnya
yang hidup di zaman Jurassic.

Tak ditemukan tanda-tanda tumbuhnya kaki di karapas atau atau cangkang
kerasnya. Sedangkan kepiting modern yang hidup saat ini memiliki delapan
kaki. Namun, dengan bentuk tubuh yang pipih dan panjang hanya 6 milimeter,
kepiting primitif tentu dapat bergerak pelan di antara celah-celah gua di
dasar laut.

"Mereka mungkin keluar masuk di rekahan dan celah-celah langit-langit gua,"
ujar Carrie Schweitzer, seorang geolog di Kent State University, Ohio, AS.
Celah-celah batuan mungkin juga menjadi lokasi perlindungan yang paling mana
untuk menghindar dari predator.

Para peneliti menemukan fosilnya di dalam rongga batuan spons setinggi 30
meter yang dulunya digenangi laut. Spesies yang diberi nama Cycloproson
dobrogea itu termasuk salah satu di antara jenis kepiting tertua yang telah
hidup sejak 150 juta tahun lalu. Kepiting-kepiting ini hidup di dasar laut
yang dalam namun bukan berarti ichthyosaurus yang dianggap sebagai nenek
moyang ikan atau reptil-reptil purba tidak dapat menangkapnya.

"Ichthyosaurus atau plesiosaurus mungkin makan kepiting saat itu," ujar
Schweitzer.


Sumber: LiveScience.com
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke