Dear all;

Ada yang sudah baca buku "Seni Seks Islami" (Panduan Seks Keluarga 
Muslim). Saya belum. Tapi ini buku termasuk salah satu dalam daftar 
buku laris manis 2007 ini.

Yang menarik dinyatakan bahwa buku yang islami dalam urusan seks ini 
adalah yang terbaik dan paling sempurna. tentulah itu artinya 
dibandingkan dengan buku sejenis lainnya, misalnya 
dengan "Kamasutra" (Hindu, India) dan The Joy of Sex (Ilmiah 
populer, Amerika). Kedua buku yang sudah lama terbit dan beredar itu 
saya sudah pernah membacanya. 

Dari kedua buku yang pernah saya baca itu, saya tidak menemukan apa 
yang saya temukan dalam Biologi, bahwa aktivitas sex yang natural 
itu bersumber dari sela-sela otak di dalam batok kepala kita. Sumber 
itu adalah yang mengatur segala kegiatan kelenjar kita, termasuk 
kelenjar sex tentu saja, disebut Pituitary Gland yang besarnya tidak 
labih dari biji jengkol. 

Aturan waktunya yang alamiah, sesuai dengan yang ada di dalam 
program yang bersifat insting yang ada di Pituitary Gland tadi, 
adalah setelah lewat tengah malam, setelah kita sempat tidur alias 
beristirahat dengan baik. Tidurnya itulah yang terpenting, sebab 
tidur itu berfungsi untuk menyegarkan kembali otak yang selama 
berjam-jam bekerja ketika kita jaga dari pagi sampai petang hari. 
Kalau kurang tidur, maka otak jadi terlalu lelah, akibatnya prilaku 
kita jadi ngaco, tergolong "primitif" menurut ilmuwan di bidang ini.

Maka kalau sudah tiba jam (alami) untuk melakukan hubungan sex, kita 
akan terbangun. Bagi yang sudah berkeluarga tentulah akan menemukan 
pasangan di sebelahnya, bukan? Maka berlangsunglah adegan Eng-ing-
eng... di atas peraduan. (Apanya yang di"adu" ya? Hehehehe...)

Atau mungkin tidak terbangun, melainkan terus pulas, tetapi biasanya 
kalau memang sudah tiba jamnya, maka di dalam tidur pulas itu kita 
akan disajikan mimpi indah alias... mimpi basah!

Karena itu jagalah baik-baik organ-porgan biologis yang ada di dalam 
batok kepala itu, antara lain dengan melakukan tidur yang 
sewajarnya, ditambah juga ointar memilih menu makanan dan minuman. 
Yang bikin kacau isi kepala seperti alkohol dan narkoba... ya 
hindarilah! Juga harus dihindari n onton film blue yang sekarang 
dengan mjudah bisa diakses di internet lho! Kenapa? 

Karena dengan melakukan itu, kita lalu terangsang, tetapi kemudian 
tidak terjadi apa-apa, kan? Anti klimax, gitu lho maksudnya. Kalau 
keseringan mengalami anti-klimax, Pituitary Gland akan tidak normal 
lagi, sebab sinyal yang dikirim ke Otak Neo-cortex itu palsu. Otak 
Neo-cortex akan merasa tertipu, maka tidak akan dicatat di dalam 
khazanah memori kita di sana. Padahal otak ini dibutuhkan oleh 
Limbic System yang ada di dalam Otak Mammalia kita yang berurusan 
dengan sex tadi. Akibatnya, kalau nanti sinyalnya beneran, maka 
Pituitary Gland yang sudah tidak normal lagi itu tidak lagi mendapat 
kontak elektronik dari sel neuron, maka kita akan mengalami 
kesulitan untuk ereksi lho!

Tentang bahayanya nonton film blue itu sudah ada sebuah buku yang 
ditulis yang judulnya kira-kira "Sex Bisa Mencelakakan!" 
terjemahannya, yang saya baca. Judul aselinya saya lupa. Tapi 
informasi yang saya ungkapkan di atas tadi, tidak berasal dari buku 
tersebut. Informasi ini hasil olahan saya dengan menggunakan model 
Triune Brain (Otak Tiga Serangkai) hasil temuan Paul MacLean. 

Informasi biologis seperti ini tidak ada di dalam kedua bhukun yang 
pernah saya baca itu. Nah, apakah di dalam buku "Seni Seks Islami" 
(Panduan Seks Keluarga Muslim) ada? Bagi yang sudah pernah 
membacanya tentulah bisa menjawab pertanyaan ini, bukan? Monggo!


Ikra.-
======



Kirim email ke