Diskusi SEJARAH POLITIK BAHASA INDONESIA
   
  Teater Utan Kayu (TUK), Jakarta
   
  Rabu 31 Oktober 2007, 19.30 
   
   
  Sejarah politik bahasa nasional kita dimulai ketika pemerintah kolonial
Belanda membatasi penggunaan bahasa Belanda oleh pribumi—masyarakat 
Hindia-Belanda. Hal inilah yang kemudian kian mendorong penggunaan bahasa 
Melayu sebagai lingua franca dalam pergerakan kemerdekaan. 
   
  Pada perkembangannya, bahasa Indonesia yang bermula dari bahasa Melayu itu 
tidak bisa lepas dari persoalan bagaimana ia menjadi bahasa nasional, bagaimana 
hubungannya dengan bahasa daerah dan bahasa asing, serta bagaimana sebuah 
kebijakan politik ikut membentuk bahasa nasional tersebut. 
   
  Berangkat dari sebuah risalah yang ditulis oleh H.M.J. Maier, From 
Heteroglossia to Polyglossia: The Creation of Malay and Dutch in The Indies, 
dalam bulan bahasa ini Komunitas Utan Kayu akan menggelar diskusi tentang 
sejarah politik bahasa Indonesia dengan pembicara Harimurti Kridalaksana 
(Direktur Pusat Leksikologi dan Leksikografi Fakultas Sastra UI) dan Bambang 
Kaswanti Purwo (Guru Besar Studi Linguistik Universitas Katolik Atma Jaya 
Jakarta). 



blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com 
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke