The Acesia Newsletter No. 70 28 Oktober 2007 Enligthening People for Better Life
Our Vision : Becoming THE ACE OF ASIA for people development ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* *** PERSONAL DEVELOPMENT TIPS G A G A L , S I A P A T A K U T ? "Success is going from failure to failure, without lost of enthusiasm" Winston Churchill" "Ayo Iwan, bangkit lagi donk sayang .." kata seorang ibu yang sedang mengajarkan berjalan kepada putranya yang berusia satu tahun. Anda pun, saya yakin pernah mengalami proses belajar berjalan tersebut, hingga hari ini anda bisa berjalan, berlari, melompat-lompat, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Ingatlah kembali proses belajar berjalan tersebut, berapa kalikah anda terguling ? Pasti, puluhan, hingga ratusan kali mungkin. Anda pada waktu masih kecil, walau otak sadar anda belum bisa berpikir secara logis, tapi otak bawah sadar anda terus belajar dan belajar, bagaimanakah proses mulai dari merangkak, berdiri, berjalan langkah demi langkah dari satu tempat ke tempat lain. Setiap kali anda terguling, otak bawah sadar anda akan merekam, bahwa terguling itu adalah proses dari cara berdiri yang salah, sehingga tanpa sadar anda akan mencoba dengan cara yang lain. Dan, bantuan dari pihak ketiga seperti orang tua anda, akan semakin mempercepat proses belajar tersebut. Dari kepolosan kita sebagai seorang anak, dimana kita belum mengerti apa itu gagal dan sukses, setiap kegagalan akan dianggap sebagai suatu proses untuk belajar mencari mana yang terbaik. Saat anda mulai beranjak dewasa, andapun sering mengalami proses belajar dari kegagalan dalam bentuk yang lain. Ingat pada waktu anda belajar berenang, atau belajar naik sepeda ? Jarang sekali orang yang saat belajar berenang tidak pernah kemasukan air di hidungnya, atau mungkin terjatuh pada waktu belajar naik sepeda pertama kali. Tapi karena tekad anda begitu besar, akhirnya melalui berbagai proses jatuh bangun dan sebagainya, anda bisa menjadi seorang yang cukup mahir berenang atau bersepeda. Jika melihat dari contoh-contoh yang mungkin pernah kita alami tadi, sebenarnya kita sudah pernah berkali-kali belajar dari kegagalan mulai dari kita kecil. Pertanyaannya adalah, bagaimana dengan hidup anda saat ini ? Apakah anda masih tetap mempertahankan prinsip belajar dari kegagalan tersebut dalam setiap bidang kehidupan, ataukah mungkin kini anda seringkali menyerah, dan anda akan mengeluarkan berbagai alasan untuk menunjukkan bagaimana hambatan yang ada menghimpit hidup anda ? John Maxwell, salah seorang motivator dan filosofis terkenal dari Amerika, mengatakan dalam bukunya "FALLING FORWARD" bahwa kegagalan yang terjadi dalam sisi apapun dalam kehidupan manusia, seringkali dilihat dari sisi yang salah. Padahal jika kita mencoba melihat dari sisi yang lain, kita bisa mendapatkan banyak manfaat yang luar biasa. Kesalahan-kesalahan tentang persepsi kegagalan itu menurut John Maxwell adalah sebagai berikut : 1.Orang menyangka kegagalan itu dapat dihindarkan, padahal tidak Jarang sekali ada orang yang bisa langsung sempurna melakukan sesuatu pada kesempatan pertama. Jika anda berharap bisa langsung sempurna dalam melakukan sesuatu tanpa kegagalan, mungkin anda justru tidak akan pernah melakukannya. Jadi hadapilah kegagalan itu, dan pelajarilah untuk lebih baik pada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya 2.Orang menyangka kegagalan itu suatu peristiwa, padahal bukan Kegagalan bukan suatu peristiwa, tapi HASIL dari tindakan-tindakan yang sudah kita lakukan sebelumnya. Ambil sebuah contoh, anda melakukan suatu presentasi kepada klien, tapi ternyata presentasi anda ditolak. Bukan berarti anda gagal di presentasinya, tapi mungkin karena persiapan yang kurang lama, materi yang tidak lengkap, dan sebagainya. 3.Orang menyangka kegagalan itu obyektif, padahal tidak Kegagalan itu sifatnya sangat subyektif, bukan obyektif. Bisa saja menurut anda gagal, tapi tidak menurut orang lain. Respons anda sendirilah yang bisa menentukan apakah suatu tindakan gagal atau berhasil. 4.Orang menyangka kegagalan itu sebagai musuh, padahal bukan Jangan menghindari kegagalan, tapi belajarlah dari kegagalan itu untuk memperbaiki diri. Herbert V. Brocknow bahkan mengatakan bahwa "Orang yang tak pernah membuat kegagalan, akan diperintah oleh orang yang pernah membuat kegagalan". Anda akan belajar lebih banyak dari yang pernah anda pelajari jika mau menganggap kegagalan sebagai `teman' untuk menjadi lebih baik 5.Orang menyangka kegagalan itu sifatnya final, padahal kegagalan hanyalah suatu proses menuju sukses Jika kita pada waktu sekolah tidak naik kelas ..kita merasa dunia seolah runtuh. Semua nampak kelam dimata kita. Tapi, apakah semuanya akan habis begitu saja ? Semua tentu tergantung persepsi kita saat memandangnya. Kita masih punya kesempatan untuk mengulang, untuk belajar lebih rajin dan tekun. Tidak naik kelas bukan final sifatnya, tapi suatu peringatan agar kita mau memperbaiki proses belajar kita lagi. Jadi, bagaimanakah anda sekarang mempersepsikan suatu kegagalan ? Beranikah anda kini mencoba untuk siap menerima suatu kegagalan, dan belajar daripadanya ? Selama kita masih terkungkung ketakutan akan kegagalan, kita akan terus berada dalam level yang sama. Tapi saat anda berani menerima kegagalan, memperbaiki diri dan berusaha terus, anda akan menciptakan pertumbuhan untuk meningkatkan level kehidupan anda. Sukses selalu ! SONNY VINN __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

