http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1794


*MAYOR JENDERAL TNI SUROYO GINO MENJABAT PANGDAM III/SILIWANGI*


*Kepala Staf TNI Angkatan Darat *(Kasad) Jenderal TNI Djoko
*Santoso*memimpin upacara serah terima jabatan
*Panglima Kodam III/Siliwangi dari Mayor Jenderal TNI George
Toisutta*kepada penggantinya
*Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino* di lapangan Brigif 15 Kujang, Bandung, Rabu
(7/11). Mayor Jenderal TNI George Toisutta selanjutnya mendapat promosi
jabatan sebagai Panglima Kostrad, sedangkan Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino
sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Kasad dalam amanatnya mengatakan, Kodam III/Siliwangi sebagai Komando
kewilayahan yang telah banyak mengukir prestasi gemilang dalam setiap
penugasannya, Kodam III/Siliwangi memiliki peran sangat strategis dalam
mengamankan wilayah penyangga Ibu Kota Negara ini. Peran fungsi dan tugas
yang strategis itu tentu membawa konsekuensi adanya tuntutan akan tingkat
profesionalitas yang tinggi pada setiap prajurit yang mengawasi
satuan-satuan di jajaran Kodam III/Siliwangi. Profesionalitas dari aparat
kewilayah itu mencakup penguasaan yang utuh terhadap wilayah
tanggungjawabnya hal itu merupakan pekerjaan yang tidak mudah karena erat
kaitannya dengan berbagai instansi yang terkait.

Namun harus diingat bahwa peran tugas dan pekerjaan itu merupakan amanat
konstitusional yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, Lembaga Dewan
Perwakilan Rakyat RI dalam kesimpulan rapat kerja dengan Departemen
Pertahanan RI dan TNI beberapa waktu lalu, meminta agar satuan-satuan
kewilayahan lebih meningkatkan intensitas bantuannya kepada pemerintah
daerah dalam menangani masalah-masalah krusial di daerah.

Kasad menegaskan, keberhasilan prajurit Kodam III/Siliwangi dalam
pelaksanaan tugas tidak terlepas dari keberhasilan pembinaan satuan dan
upaya pemberdayaan potensi pertahanan darat di daerah ini melalui kegiatan
pembinaan teritorial yang terkoordinasi, baik dipangkalan maupun yang telah
dilaksanakan di daerah penugasan. Sebagai bagian integral dari TNI Angkatan
Darat dan TNI, prajurit Kodam III/Siliwangi dibina dengan standar doktrin
yang berlaku dilingkungan TNI, ditempa dengan latihan sebagai usaha
pembinaan kemampuan dan kekuatan serta dipersatukan oleh sejarah dan
pengalaman dalam penugasan serta tekad menjadi alat pertahanan negara yang
handal.

Kasad mengharapkan, agar prajurit Siliwangi bijak menempatkan diri
ditengah-tengah masyarakat dan pandai membaca perkembangan serta mengetahui
apa yang perlu dilakukan dan menjauhi apa yang tidak perlu dilakukan.
"Siliwangi adalah Rakyat Jawa Barat dan Banten, Rakyat Jawa Barat dan Banten
adalah Siliwangi", bukan hanya slogan, tetapi secara empirik telah menjadi
unsur penting dalam pembinaan kekuatan Siliwangi dalam menghadapi berbagai
ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara. *(Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke