http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/301/Default.aspx
*JELANG SERTIJAB KASAL,TNI ANGKATAN LAUT GELAR ADMIRAL INSPECTION* Sehari menjelang serah terima jabatan (sertijab) *Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dari Laksamana TNI Slamet Soebijanto* kepada *Laksamana Madya TNI Sumardjono*, TNI AL menggelar admiral inspection (inspeksi laut) di sekitar Perairan Koarmatim, Ujung, Surabaya, Minggu (11/11). Hal tersebut dilakukan guna memeriksa kesiapan unsur-unsur TNI AL untuk yang terakhir kalinya, sebelum tongkat estafet kepemimpinan TNI AL diserahterimakan. Kegiatan Inspeksi Laut itu merupakan sebuah tradisi di lingkungan TNI AL yang biasa dilakukan TNI AL menjelang pergantian jabatan Kasal maupun pada saat pergantian Panglima Armada. Kegiatan tersebut, selain sebagai ajang salam perpisahan dengan para prajuritnya, juga merupakan kesempatan untuk memperkenalkan pemimpin baru TNI AL. Dalam Inspeksi Laut itu, Kasal Laksamana TNI Slamet Soebijanto didampingi penggantinya Laksdya TNI Sumardjono, serta para Pangkotama TNI AL seperti Pangarmatim Laksda TNI Adi Prabawa, S.Ip., MM, Pangarmabar Laksda TNI Agus Suhartono, Pangkolinlamil Laksda TNI Lili Supramono dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Yudistira. Inspeksi laut diawali dengan berlayarnya KAL Yudistira yang dikomandani oleh Lettu Laut Agung Nugroho Kusumaji dari Dermaga 'A' Koarmatim, bergerak ke arah selatan dengan menginspeksi jajaran KRI dari berbagai jenis yang tengah sandar di dermaga-dermaga Koarmatim, kemudian berputar menuju unsur-unsur KRI yang sandar di Dermaga Penjelajah serta puluhan kapal perang yang tengah lego jangkar di Alur Perairan Barat Surabaya (APBS), di antaranya KRI Diponegoro-365, KRI Makassar-590, KRI Surabaya-591, KRI dr. Suharso-990, dan KRI Karel Satsuitubun-356. Setidaknya ada 30 kapal perang yang lego jangkar memenuhi perairan utara pangkalan Koarmatim. Kapal tersebut sebagian besar merupakan unsur Koarmatim, namun ada pula kapal dari Koarmabar, Kolinlamil dan kapal Survey Hidros. Gelar unsur yang turut dalam Inspeksi Laut kali ini melibatkan sekitar 9.000orang prajurit ABK kapal perang dari berbagai tipe dan jenis yang tengah berada di Pangkalan Koarmatim. Saat KAL Yudistira yang ditumpangi Kasal dan penggantinya melewati setiap kapal perang, terdengar bunyi pluit diiringi dengan penghormatan para ABK yang melakukan penghormatan lambung dengan berbaris di reling kapal sambil serentak meneriakkan 'Jalesveva Jayamahe' secara berulang-ulang. Dengan sikap sempurna Kasal segera membalas penghormatan tersebut. Setelah melaksanakan inspeksi laut, Kasal yang masih berada di atas KAL Yudistira yang merapat di Dermaga Madura, Koarmatim, menyampaikan pesan-pesan (amanat) terakhirnya yang disiarkan secara langsung melalui Radio High Frekuensi yang dikumandangkan ke seluruh unsur-unsur TNI AL yang pada saat bersamaan sedang melaksanakan tugas di lapangan. Dalam amanatnya itu, Kasal Laksamana TNI Slamet Soebijanto mengatakan bahwa tugas TNI AL sebagai pengawal samudera mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mempertahankan keutuhan wilayah serta melindungi keselamatan bangsa. Oleh karena itu, Kasal berharap para prajuritnya harus mampu melaksanakan tugas negara itu dengan baik dan profesional. Sebagai negara kepulauan yang dua pertiga luas wilayahnya merupakan lautan, sudah seharusnya negara ini mempunyai TNI AL yang besar, kuat dan profesional. "Adalah pantas negara yang besar ini mempunyai TNI AL sekelas Green Water Navy, suatu kekuatan angkatan laut yang mampu menahan agresi, mampu membantu pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri dan mampu mempertahankan stabilitas di dalam negeri," ujarnya. Pada bagian akhir amanatnya, Laksamana bintang empat kelahiran Mojokerto tersebut menyampaikan komitmennya untuk tetap membangun TNI AL. "Saya adalah bagian dari kalian semua dan saya komit sampai ujung usia saya untuk membangun TNI AL," ungkapnya. (Dispen Koarmatim) [Non-text portions of this message have been removed]

