http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1822

*KONGA XXIII-A MENEMUI PANGLIMA TENTARA LEBANON*

Menjelang berakhirnya masa penugasan di Unifil, Konga XXIII-A menemui
Panglima LAF (Lebanese Armed Force) untuk berpamitan. Rombongan Konga
XXIII-A dipimpin oleh Dansatgas Kolonel Surawahadi serta didampingi oleh
Duta Besar RI untuk Lebanon, Bagas Hapsoro. Rombongan Indonesia tersebut
terdiri dari Anindita Axioma, Letkol (Tit) Munim, Kapten Ossy dan Lettu
Agus.

Pertemuan yang berlangsung pada hari Kamis (8/11) di Markas Besar LAF di
Beirut berjalan dengan akrab. Dubes RI, Bagas Hapsoro membuka pembicaraan
dengan menyampaikan bahwa kedatangan rombongan pada pertemuan tersebut
adalah untuk mohon diri dari pasukan Indonesia Konga XXIII-A, sehubungan
telah melaksanakan tugas sebagai pasukan Unifil selama setahun. Juga rasa
penghargaan yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh LAF
secara penuh bekerjasama dengan pasukan Indonesia, ujar Dubes RI tersebut.
Pasukan Indonesia berada di sektor selatan yang berhubungan langsung dengan
Brigade 10 dan 11 LAF. Sedangkan pasukan tentara Lebanon memiliki enam
Brigade.

Selanjutnya dalam sambutan, Sulaeman mengungkapkan bahwa laporan yang
diterima, pasukan Indonesia dapat berinteraksi secara sangat baik dengan
masyarakat setempat. Hal ini dibuktikan dengan laporan dari masyarakat yang
diterima oleh pasukan LAF. Jenderal Michel Sulaeman meminta agar kontingen
Indonesia selanjutnya dapat memelihara hubungan tersebut dan bila perlu
meningkatkan. Sambutan hangat dari pucuk pimpinan LAF ditutup dengan
pertukaran cindera mata. Jenderal Sulaeman memberikan cendera mata kepada
Dansatgas dan Letnan Agus. Apresiasi Michel Sulaeman diungkapkan saat
menyerahkan cindera mata kepada Letnan Agus. Dia menyatakan baru pertama
kali selama hidupnya sebagai tentara, bahwa ada negara yang mengirimkan
putra presidennya untuk berkorban dan bergabung dalam pasukan perdamaian.

Karena hal ini pasti ada konsekwensi terutama saat menjaga perdamaian di
Lebanon, ujar lulusan akademi militer Lebanon tahun 1968. Sedangkan dari
Konga XXIII-A memberikan plakat dan patung Rama-Shinta serta buku tentang
Indonesia. Sedangkan pada hari ini (Senin, 12/11) dijadwalkan untuk sejumlah
284 personel XXIII-A akan menuju Indonesia. Dengan menggunakan penerbangan
Orient Thai pada tanggal 13 November pukul 01.00 dini hari, personel
tersebut akan melaksanakan rotasi secara gradual. Sedangkan untuk gelombang
kedua dan ketiga akan berlangsung tanggal 27 dan 29 November.
(Satgasinfo/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke