http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0711/14/195004.htm
*Perkembangbiakan Enau Bisa Direkayasa* PADANG, KOMPAS - Tanaman enau bisa dikembangbiakan secara buatan, baik rekayasa genetika atau kultur jaringan, menyusul ditemukan cara untuk menghilangkan senyawa fenolik yang membuat biji enau berada dalam masa dorman yang lama. Teknik menghilangkan senyawa fenolik ini ditemukan oleh Puti Reno Raudha Thaib, dalam disertasi doktoral berjudul Regenerasi In Vitro Tanaman Enau (Arenge pinnata Merr.) melalui Embriogenesisi Somatik. Dengan ditemukan teknik tersebut, perkembangbiakan enau bisa dilakukan lebih cepat lagi. "Secara alami, yakni lewat perkembangbiakan biji, enau membutuhkan waktu antara 1-2 tahun sebelum mulai berkecambah. Namun, dengan pengolahan di laboratorium, tanaman baru mulai tumbuh dalam waktu sekitar 141,07 hari," tutur Raudha, saat mempertahankan disertasi di hadapan tim penguji, Rabu (14/11) di Universitas Andalas, Padang. Bila perkembangbiakan alami dengan biji hanya menghasilkan satu tanaman enau baru, maka pengembangan tanaman secara rekayasa ini bisa menghasilkan tanaman baru antara 6-21 buah. Dengan demikian, perbanyakan tanaman enau ini bisa semakin cepat dilakukan. (ART) [Non-text portions of this message have been removed]

