http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116607
*KODIKAU PERINGATI HARI ULANG TAHUN KE-62 * Sejak awal perintis TNI Angkatan Udara telah menempatkan pentingnya Pendidikan sebagai proses penyiapan kekuatan udara dan kondisi kekuatan TNI Angkatan Udara saat ini merupakan hasil didik dari masa yang lalu dan pendidikan yang dilaksanakan saat ini akan menentukan kualitas kekuatan TNI Angkatan Udara pada masa depan. Hal itu dikatakan *Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Herman Prayitno*, dalam sambutannya yang dibacakan Komandan Komando Pendidikan Angkatan Udara (Kodikau) Marsekal Muda TNI Wardjoko saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun Kodikau ke-62 di lapangan Makodikau Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (15/11). Hadir dalam acara itu, Wadan Kodikau Marsma TNI Dradjad Rahardjo, para pejabat teras Kodikau dan para Komandan Satuan jajaran Kodikau. Pendidikan di lingkungan TNI Angkatan Udara, merupakan investasi pembangunan kekuatan Angkatan Udara dan memberikan kontribusi kualitas sumber daya manusia (SDM) pada masa yang akan datang. Meskipun kekuatan udara bercirikan padat material dan teknologi tinggi, akan tetapi SDM yang mengawaki alat utama sistem senjata dan sebagai penentu kebijakan organisasi pendidikan tetap merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. "Untuk itu, kita harus selalu waspada dan berwawasan jauh ke depan untuk menyiapkan SDM yang berkualitas, profesional dan andal," lanjut Kasau. "Peringatan HUT Kodikau ke-62 kali ini mengangkat tema "Melalui peringatan ulang tahun Kodikau ke-62, kita pelihara kebersamaan dan peningkatan profesionalisme personel serta satuan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk meningkatkan kualitas hasil didik guna mendukung tugas TNI AU" adalah tepat sekali karena sampai saat ini Kodikau tetap konsisten dalam melaksanakan tugas pokok menyelenggarakan berbagai pendidikan, guna menyediakan sumber daya manusia TNI AU yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan teknologi dirgantara yang selalu bergerak maju serta siap pakai bagi satuan- satuan pengguna," tambah Kasau. HUT Kodikau ke-62 ini, dilaksanakan secara sederhana dan diisi dengan pemberian surat penghargaan kepada enam orang tenaga pendidik (Gadik) teladan oleh Dankodikau dari masing-masing satuan jajaran Kodikau, yaitu, Mayor Pnb Witjaksana, Kadisops Skadik 101 Wingdik Terbang dari Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Mayor Kes Ali Muhammad S.Pd Kasi Opsjar dari Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau Jakarta), Mayor Kes Lita Kristiani Kadisops Skadik 502 Wingdikum, Kapten Kes Sidik Purnomo Dan Flight B Skadik 403, Lanud Adi Soemarmo, Surakarta, Kapten Tek Heri Heryadi S.TInstruktur Gol VII dari Skadik 301 Wingdiktekkal, Subang, Letda Lek Odi Heru Perwira Instruktur Gol VIII dari Skadik 203 Lanud Sulaiman, Bandung, dan kepada 7 prajurit teladan Serma Drs Gofir dari anggota Disops Lanud Sulaiman, Serma Sukoso anggota Sarban Denma Kodikau, Sertu Prasetiyo anggota Skadik 503 Wingdikum, Serda Johny anggota Skadik 401 Lanud Adi Soemarmo, Pratu Ismanto Ari S anggota Skadik 101 Windikterbang Lanud Adisutjipto dan Pratu Romandon anggota Sekkau. "Oleh karena itu bagi anggota yang saat ini mendapat penghargaan saya ucapkan "Selamat", dan dengan penghargaan itu hendaknya menjadi pendorong warga jajaran Kodikau untuk lebih berprestasi lagi di bidang tugas masing-masing," harap Kasau. Latar belakang peringatan HUT Kodikau, yakni didirikannya Sekolah Penerbang (Sekbang) pertama yang dipimpin oleh Marsda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto di Pangkalan Udara Maguwo, Yogyakarta, tepatnya pada tanggal 15 Nopember 1945, (hanya tiga bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI) yang kemudian dijadikan cikal bakal Kodikau karena ketika didirikan memang belum ada lembaga pendidikan lain. Oleh karena itu tanggal 15 Nopember ditetapkan sebagai hari jadi Kodikau, dan beberapa waktu kemudian didirikan berbagai macam pendidikan di luar Sekbang antara lain Sekolah Pasukan Pertahanan Pangkalan (nama lama Paskhasau) tahun 1946 di Pangkalan Bugis (Abdul Rahman Saleh) Malang, Sekolah Teknik Udara pada 30 September 1946 di Pangkalan Iswahyudi, Madiun, Sekolah Polisi Angkatan Udara pada 1 Nopember 1946 dan Sekolah Pasukan Payung di Pangkalan Maguwo, kini Adisutjipto, Yogyakarta dan lain- lainnya. [Non-text portions of this message have been removed]

